BNPT Serahkan Dana Kerahuman Bagi Korban Terorisme di Poso dan Sigi
Kepala BNPT Boy Rafli Amar (kedua kanan) menemui Kardinal Ignatius Suharyo (kanan), di Katedral, Jakarta Pusat, Selasa (22/12). (Foto: MP/Kanugrahan)
Merahputih.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT) menggelar bakti sosial dengan menyerahkan bantuan berupa sembako dan dana kerahiman bagi korban tindak pidana terorisme di dua desa di wilayah Kabupaten Sigi dan Kabupaten Poso.
Dua Desa tersebut yakni Desa Kalimago, Kabupaten Poso, dan Desa Lemban Tongoa, Kabupaten Sigi. Bantuan diserahkan langsung kepada keluarga korban atau ahli waris, serta sejumlah warga yang menjadi korban materil terhadap aksi terorisme di wilayah tersebut.
Baca Juga:
BNPT: Ideologi Terorisme Tak Kenal Batas Teritorial dan Usia
"Memberikan perlindungan dan pemulihan, yang mana dalam hal ini wajib. Apalagi termasuk psikososial agar korban dapat diperhatikan dengan baik," ujar Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar dalam keterangannya, Kamis (29/7).
BNPT akan bekerjasama dengan seluruh pihak, baik itu pemerintah daerah maupun Kementerian dan lembaga yang ada di pusat untuk memberikan perhatian lebih kepada warga yang menjadi korban kekerasan terorisme.
Sementara itu Kepala Desa Kalimago, Januar, mengaku sangat berterimakasih kepada BNPT yang sejak pasca-kejadian hadir membantu warga yang menjadi korban aksi terorisme tersebut.
"Ini hari lagi mereka dibantu, terimakasih kepada BNPT yang selalu memperhatikan kami di Desa Kalimago" ucapnya
Desa Lemban Tongoa dan Desa Kalimago, merupakan dua desa yang warganya menjadi korban kekerasan yang diduga dilakukan oleh Kelompok Daftar Pencarian Orang (DPO) Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso.
Baca Juga:
BPIP-BNPT Tekan Radikalisme dan Ekstremisme di Dunia Maya
Kejadian pertama di Desa Lemban Tongoa, Kabupaten Sigi yang menyebabkan sejumlah rumah terbakar dan empat orang meninggal dunia, terjadi pada bulan November 2020.
Sementara kejadian kedua pada bulan Mei 2021, yang menyebabkan empat orang petani meninggal dunia di Desa Kalimagi, Kabuapten Poso. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina
BNPT Sampaikan Rilis Akhir Tahun dan Perkembangan Tren Terorisme Indonesia 2025
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Naveed Akram, Pelaku Penembakan di Pantai Bondi, Australia, Didakwa atas 15 Pembunuhan
12 Orang Meninggal Akibat Penembakan di Pantai Bondi Australia
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Polisi Dalami Pola Perekrutan Anak di Game Online Buat Aksi Terorisme