BNPB Kirim 2 Helikopter Distribusikan Bantuan Logistik Korban Banjir

Yohannes AbimanyuYohannes Abimanyu - Selasa, 18 Juli 2017
BNPB Kirim 2 Helikopter Distribusikan Bantuan Logistik Korban Banjir

Kondisi banjir besar yang terjadi di Belitung semua akses jalan terputus. (Foto: Humas BNPB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penanganan banjir yang melanda Kabupaten Belitung dan Belitung Timur terus dilakukan. Beberapa wilayah masih terendam banjir. Evakuasi dan distribusi bantuan terus dilakukan oleh tim gabungan.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan selain beberapa ruas jalan putus. Kondisi tersebut menyebabkan evakuasi dan distribusi logistik terhambat.

"Untuk mengatasi kendala ini BNPB mengirimkan dua helikopter jenis MI-17 dan Bolco untuk distribusi bantuan. Selain itu BNPB juga mengirimkan bantuan logistik senilai Rp567,4 juta rupiah. Bantuan berupa barang meliputi makanan siap saji, lauk pauk, sandang, selimut, karung pasir, kidware, family kit, peralatan dapur, tenda gulung dan lainnya. Bantuan dikirim melalui pesawat cargo," kata Sutopo, Senin (17/7).

Sutopo menjelaskan helikopter MI-17 berkapasitas besar yang mampu mengangkut personil dan logistik.

"Sedangkan helikopter Bolco juga dapat digunakan untuk kaji cepat, angkut personil dan logistik menjangkau lokasi-lokasi yang sulit dijangkau," tuturnya.

Sementara Kepala BNPB, Willem Rampangilei menjelaskan saat ini telah berada di lokasi banjir di Belitung Timur bersama Wakil Gubernur Bangka Belitung, Bupati Belitung dan Bupati Belitung Timur dan lainnya.

"Kami memberikan arahan agar aktivasi posko darurat. Belum adanya BPBD di Belitung Timur menyebabkan kendala dalam koordinasi dan komando penanganan darurat. BPBD Provinsi Bangka Belitung agar terus membantu pemda dan akan dibantu penuh BNPB," tuturnya.

Hingga saat ini ribuan jiwa mengungsi. Data sementara terdapat 3.737 jiwa mengungsi di Belitung Timur. Pendataan masih dilakukan.

Penyebab banjir disebabkan oleh kombinasi antara faktor antropogenik dan alami menyebabkan banjir besar. Hujan yang turun di wilayah Belitung tergolong ekstrem sehingga menimbulkan banjir besar. Berdasarkan data BMKG terukur curah hujan pada 15/7/2017 di stasiun Kelapa Kampit sebesar 306 mm/hari, Air Asam 290 mm/hari, Membalong 302 mm/hari, Perawas 128 mm/hari, dan Sijuk 82 mm/hari. Selain itu kerusakan DAS akibat pertambangan dan konversi lahan menjadi perkebunan makin meningkatkan kerentanan. Perlu adanya pengaturan dan penataan ulang.

Beberapa wilayah di enam kecamatan di Kabupaten Belitung Timur terlanda banjir sejak Minggu (16/7/2017) yang meliputi Kecamatan Simpang Renggiang (Desa Renggiang, Kecamatan Simpang Pesak (Desa Pesak), Kecamatan Gantung (Desa Selingsing, Batu Penyu, Aik Ruah), Kecamatan Manggar, Kecamata Damar (Desa Aik Kelik, Mempayak, Sukamandi, Balok), dan Kecamata Kelapa Kampit (Desa Mayang). Hujan ekstrem dan kerusakan lingkungan menjadi faktor utama penyebab banjir.

Distribusi bantuan terkendala putusnya jalan dan jembatan. 7 jembatan mengalami rusak parah atau putus yaitu:
-Jembatan Air Madu di Sampang Renggiang (rusak berat).
-Jembatan Bentaian di Manggar (rusak berat).
-Jembatan Air Asam di Dendang (rusak berat).
-Jembatan Batu Penyuk di Gantung (putus).
-Jembatan Selumar di Gantung (putus).
-Jembatan Buding di Kelapa Kampit (rusak berat).
-Jembatan Penirokan di Kelapa Kampit (putus).

#BNPB
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Yohannes Abimanyu

Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia dan pesona gw adalah satu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
3 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga, BNPB Minta Warga Hindari Zona Bahaya
BNPB mengingatkan bahaya Gunung Anak Krakatau, Merapi, dan Semeru yang berstatus Level III atau Siaga. Simak radius larangan aktivitasnya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
3 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga, BNPB Minta Warga Hindari Zona Bahaya
Indonesia
Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Indonesia, BNPB Petakan Wilayah Siaga dan Waspada
BNPB mengimbau masyarakat waspada banjir, angin kencang, dan longsor. Simak daftar wilayah berstatus siaga dan waspada cuaca ekstrem.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Indonesia, BNPB Petakan Wilayah Siaga dan Waspada
Indonesia
BNPB Peringatkan Hujan Lebat hingga 31 Oktober 2026, 7 Provinsi Diminta Waspada
Hujan lebat mengancam tujuh provinsi di Indonesia. BNPB memperingatkan hujan lebat terjadi hingga 31 Oktober 2026.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
BNPB Peringatkan Hujan Lebat hingga 31 Oktober 2026, 7 Provinsi Diminta Waspada
Indonesia
Bibit Siklon Tropis 91B Ancam Sumatera, Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Perlu Diwaspadai
Bibit siklon tropis 91B kini muncul di Laut Andaman, yakni dekat perairan utara Aceh. Fenomena ini berpotensi memicu hujan sedang hingga lebat.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
Bibit Siklon Tropis 91B Ancam Sumatera, Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Perlu Diwaspadai
Indonesia
Bibit Siklon Muncul, Waspadai Cuaca Ekstrem di Beberapa Provinsi Ini
Bibit siklon tropis 91B mulai terbentuk di Laut Andaman, dekat perairan utara Aceh, Kamis (29/10) dini hari.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Bibit Siklon Muncul, Waspadai Cuaca Ekstrem di Beberapa Provinsi Ini
Indonesia
KPK Periksa Sestama BNPB Rustian sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi
Ia menjalani pemeriksaan selama kurang lebih tujuh jam sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi di lingkungan BNPB.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
KPK Periksa Sestama BNPB Rustian sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi
Indonesia
Dilepas Pasca-OTT, Sestama BNPB Rustian Kembali Diperiksa KPK Lagi Hari Ini
Sestama BNPB Rustian kembali diperiksa KPK terkait dugaan korupsi dana siap pakai penanganan bencana usai sempat dilepas saat OTT. Cek faktanya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Oktober 2026
Dilepas Pasca-OTT, Sestama BNPB Rustian Kembali Diperiksa KPK Lagi Hari Ini
Indonesia
Waspada, Aceh dan Sumut Terancam ‘Kiriman’ Bibit Siklon dari India
Bibit siklon tersebut berpotensi menimbulkan hujan deras, petir, hingga angin kencang. Hal tersebut dapat terjadi di siang ataupun malam hari.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Waspada, Aceh dan Sumut Terancam ‘Kiriman’ Bibit Siklon dari India
Indonesia
Padamkan Karhutla di Gunung Bromo hingga Ijen, BNPB Tambah Water Bombing dan OMC
emerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menambah dukungan armada udara untuk mempercepat pemadaman di sejumlah kawasan gunung.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Padamkan Karhutla di Gunung Bromo hingga Ijen, BNPB Tambah Water Bombing dan OMC
Indonesia
Awal Musim Hujan Mundur Hingga Awal 2027, BNPB Siapkan Mitigasi Bencana
Selain penanganan karhutla, BNPB bersama pemerintah daerah dan organisasi atau lembaga nirlaba menyalurkan bantuan air bersih untuk mengatasi dampak kekeringan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Awal Musim Hujan Mundur Hingga Awal 2027, BNPB Siapkan Mitigasi Bencana
Bagikan