Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

BMKG Sebut Tasikmalaya Berpotensi Diterjang Tsunami 23 Meter

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 22 Maret 2022
BMKG Sebut Tasikmalaya Berpotensi Diterjang Tsunami 23 Meter

Pengamat Meterolologi dan Geofisika (PMG) Stasiun Geofisika Bandung Sandy Nur Eko menunjukkan peta ancaman tsunami Pantai Cipatujah, Tasikmalaya, aat webinar di Bandung, Jawa Barat, Senin (21/3). ANTA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wilayah Kabupaten Tasikmalaya terancam terkena gelombang tsunami paling tinggi akibat megathrust atau zona subduksi di pantai selatan Jawa Barat. Hal itu dikatakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Stasiun Geofisika Bandung Sandy Nur Eko menyebut ada ancaman gelombang tsunami setinggi 23 meter jika gempa megathrust terjadi, khususnya di Pantai Cipatujah.

Baca Juga

Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Banten, Tak Berpotensi Tsunami

"Pantai Cipatujah, Tasikmalaya, ketinggian maksimum tsunami yang akan melanda jika terjadi gempa di zona megathrust adalah 23 meter, dengan waktu tiba sekitar 15 menit," ucap Sandy di Bandung, Jawa Barat, Senin (21/3)

Sandy menyebutkan kekuatan gempa yang telah dipetakan diprediksi dengan magnitudo 8,7 baik di zona subduksi Selat Sunda atau selatan Jawa Barat.

Adapun pemetaan yang telah dilakukannya, yakni untuk lima kabupaten yang memiliki pesisir selatan yakni mulai dari Kabupaten Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, dan Pangandaran.

Selain Tasikmalaya, menurut dia Kecamatan Pamengpeuk, Garut, juga terancam terkena tsunami setinggi 18 meter jika gempa megathrust terjadi. Kurang lebih, kata dia, tsunami tersebut bakal sampai 15 menit ke bibir pantai sejak terjadinya gempa.

Baca Juga

Tsunami Tonga: 4 WNI Hilang Kontak, KBRI Wellington Buka Hotline

Kemudian Pantai Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, terancam terkena gelombang setinggi 18 meter dengan waktu sekitar 18 menit sampai ke pesisir setelah gempa.

Sedangkan Pantai Pangandaran diprediksi bakal terkena gelombang tsunami dalam waktu 36 menit usai terjadi gempa megathrust dengan ancaman gelombang setinggi 15 meter.

Dengan begitu, menurut dia pesisir selatan Jawa Barat memiliki waktu berkisar 10 hingga 30 menit untuk merespon dengan cepat mitigasi masyarakat guna menghindari dampaknya.

Perhitungan waktu itu pun menurut dia perlu diasumsikan dengan prediksi waktu gelombang tiba dikurangi waktu peringatan yang dikeluarkan sebelum terjadinya tsunami.

"Jadi bisa dikatakan Jawa Barat ini sangat rawan karena berhadapan langsung dengan subduksi di selatan Jawa itu," kata dia. (*)

Baca Juga

Tsunami Setinggi 80 Meter Menghantam Maluku

#BMKG #Tsunami #Peringatan Tsunami #Tasikmalaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Setelah Bengkulu Subuh Tadi, Ternate Diguncang Gempa M 5,8. Pemicu dan Karakternya Mirip!
Gempa tektonik magnitudo 5,8 mengguncang Ternate, Maluku Utara, Jumat pagi. BMKG sebut akibat subduksi lempeng, warga panik berhamburan, tidak ada gempa susulan.
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
Setelah Bengkulu Subuh Tadi, Ternate Diguncang Gempa M 5,8. Pemicu dan Karakternya Mirip!
Indonesia
Gempa M 5.4 Pulau Enggano Bengkulu Masuk Kategori Dangkal Cuma 10 KM
Gempa magnitudo 5,4 mengguncang perairan barat daya Pulau Enggano, Bengkulu, Jumat pagi. BMKG pastikan tidak berpotensi tsunami, kedalaman episentrum hanya 10 km.
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
Gempa M 5.4 Pulau Enggano Bengkulu Masuk Kategori Dangkal Cuma 10 KM
Indonesia
BMKG Prediksi Langit Jakarta Dominan Cerah dan Berawan pada Jumat (24/7)
Sementara, kondisi langit cerah hingga berawan merata di seluruh wilayah administrasi DKI Jakarta sejak pagi hingga malam hari
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Juli 2026
BMKG Prediksi Langit Jakarta Dominan Cerah dan Berawan pada Jumat (24/7)
Indonesia
BMKG Rilis Peta Sebaran Cuaca Ekstrem Indonesia 22 Juli 2026, Kota-Kota Ini Berpotensi Hujan Petir Hingga Berawan
BMKG juga memetakan titik perairan rawan gelombang dan pembentukan awan hujan tebal akibat pergerakan Bibit Siklon Tropis 92W
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Juli 2026
BMKG Rilis Peta Sebaran Cuaca Ekstrem Indonesia 22 Juli 2026, Kota-Kota Ini Berpotensi Hujan Petir Hingga Berawan
Indonesia
Siklon Pasifik Picu Ancaman Hujan Lebat, BMKG Keluarkan Peringatan Waspada Banjir-Longsor
BMKG melaporkan siklon Pasifik utara Papua memicu potensi hujan lebat dari Aceh hingga Papua. Warga diminta waspada banjir dan tanah longsor.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
Siklon Pasifik Picu Ancaman Hujan Lebat, BMKG Keluarkan Peringatan Waspada Banjir-Longsor
Indonesia
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG 21-23 Juli 2026: 28 Kota dari Sumatera Hingga Papua Siap-Siap Dihantam Angin Kencang
Selain curah hujan tinggi, ancaman angin kencang berpotensi melanda sebagian besar wilayah pulau utama Indonesia
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG 21-23 Juli 2026: 28 Kota dari Sumatera Hingga Papua Siap-Siap Dihantam Angin Kencang
Indonesia
Prediksi Cuaca Jakarta Selasa, 21 Juli: Pagi Cerah Berawan, Siang Hari Sebagian Wilayah Diguyur Hujan
Kondisi termal Jakarta berada pada rentang normal musim kemarau dengan variasi kelembapan memadai
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
Prediksi Cuaca Jakarta Selasa, 21 Juli: Pagi Cerah Berawan, Siang Hari Sebagian Wilayah Diguyur Hujan
Indonesia
Warga Jakarta Siaga Payung! BMKG Prediksi Hujan Ringan Mengguyur Wilayah Ibu Kota Malam Ini
Memasuki fase malam hari, intensitas awan hujan mengalami perluasan ke seluruh penjuru kota
Angga Yudha Pratama - Senin, 20 Juli 2026
Warga Jakarta Siaga Payung! BMKG Prediksi Hujan Ringan Mengguyur Wilayah Ibu Kota Malam Ini
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Lebat Termasuk Disertai Kilat Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Indonesia, Minggu, 19 Juli
BMKG mengingatkan masyarakat di sejumlah kota besar di Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir pada Minggu.
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Lebat Termasuk Disertai Kilat Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Indonesia, Minggu, 19 Juli
Indonesia
Fenomena Bediding Kembali Melanda Jawa, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Malam Makin Dingin
Fenomena bediding kembali melanda sejumlah wilayah Jawa saat puncak musim kemarau. BMKG mengungkap musim Australia menjadi penyebab suhu malam turun drastis.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 19 Juli 2026
Fenomena Bediding Kembali Melanda Jawa, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Malam Makin Dingin
Bagikan