Headline

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Hujan Lebat Selama Natal dan Tahun Baru

Eddy FloEddy Flo - Senin, 18 Desember 2017
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Hujan Lebat Selama Natal dan Tahun Baru

Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Masyarakat diminta diwaspadai cuaca ekstrem menjelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ir Dwikorita Karnawati M.Sc, Ph.D menyatakan hujan lebat akan mengguyur sejumlah besar wilayah di Tanah Air.

"Berdasarkan analisis BMKG, potensi hujan lebat menjelang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 cukup besar," kata Kepala BMKG Ir. Dwikorita Karnawati M.Sc., Ph.D di Jakarta, Senin (18/12) saat menyampaikan perkembangan kondisi cuaca dan iklim serta potensi ancaman gempa dan tsunami.

Hal itu, tambahnya, disebabkan suplai massa udara lembab dari Samudera Pasifik dan daratan Asia serta dari Samudera Hindia yang terakumulasi di wilayah kepulauan Indonesia sehingga sangat intensif menjadi penyebab utama terjadi potensi hujan lebat di wilayah negara.

Dwikorita Karnawati sebagaimana dilansir Antara menjelaskan, untuk beberapa wilayah yang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat antara lain menjelang Natal yaitu pada 19-23 Desember 2017 di wilayah Aceh bagian barat, pesisir selatan Sumatera, Banten, pesisir utara Jawa, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat dan sebagian Nusa Tenggara Timur.

Dalam periode Natal yaitu pada 24-26 Desember 2017, potensi hujan sedang hingga lebat antara lain di pesisir selatan Sumatera Utara dan Sumatera Barat, NTB, NTT, Sulawesi Tengah dan Papua bagian tengah.

Menjelang Tahun Baru 2018 yaitu 26-31 Desember 2017 diprediksikan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan terjadi di pesisir utara Jawa, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah dan Maluku.

Sedangkan awal tahun 2018 yaitu pada 1-7 Januari 2018 potensi hujan sedang hingga lebat antara lain terjadi di Aceh, pesisir barat Sumatera, Jawa Tengah, Yogyakarta, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah dan NTT.

Selain itu, diprediksikan juga adanya potensi angin kencang yang mencapai lebih dari 20 knots atau lebih dari 65 km per jam juga berpotensi terjadi dibeberapa wilayah di Indonesia meliputi Laut Cina Selatan, Laut Natuna, Laut Jawa, Laut Banda, Samudera Hindia selatan Jawa Tengah hingga Nusa Tenggara Barat.

"Potensi angin kencang tersebut berdampak pada peningkatan gelombang laut di beberapa wilayah antara lain Laut Cina Selatan dan Laut Natuna utara dengan tinggi gelombang mencapai 6-7 meter, ini yang perlu diwaspadai," tambah Dwikorita.

Selain itu juga di perairan Kepulauan Anambas, Kepulauan Natuna, Laut Natuna, Laut Jawa bagian tengah dan timur, Selat Makassar bagian selatan perairan Kepulauan Talaud dan perairan utara Halmahera diperkirakan akan mencapai tinggi gelombang 2,5-6 meter.

"Masyarakat diimbau agar waspada potensi genangan, banjir, maupun longsor bagi yang tinggal diwilayah berpotensi hujan lebat terutama di daerah rawan banjir dan longsor, juga waspada terhadap kemungkinan hujan disertai angin yang dapat menyebabkan pohon atau baliho tumbang," katanya.

Ia juga menyarankan agar tidak berlindung di bawah pohon jika terjadi hujan disertai kilat atau petir. Waspada terhadap kenaikan tinggi gelombang laut saat hujan lebat disertai angin kencang pada kapal berukuran kecil terutama bagi para nelayan.

"Dimohon menunda kegiatan penangkapan ikan secara tradisional hingga gelombang tinggi mereda. Jangan mudah terpancing dengan berbagai isu atau video animasi atau berbagai berita di sosial media. Kami juga terus memantau isu-isu yang berkembang di media sosial," pungkas Dwikorita Karnawati.(*)

#BMKG #Prakiraan Cuaca #Libur Natal Dan Tahun Baru #Hujan Dan Petir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Gelar Operasi Modifikasi Cuaca Berbasis Sains
OMC dilakukan berdasarkan pemantauan kondisi atmosfer secara real time dan rekomendasi BMKG.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Pemprov DKI Gelar Operasi Modifikasi Cuaca Berbasis Sains
Indonesia
Prakiraan Cuaca Indonesia 26 Agustus - 1 September 2026, Ratusan Titik Panas Karhutla Masih Mengintai Sepekan ke Depan
Cek prakiraan cuaca Indonesia Agustus 2026 dari BMKG beserta update ratusan titik panas karhutla sepekan ke depan di sini. Jangan sampai rencanamu berantakan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 27 Agustus 2026
Prakiraan Cuaca Indonesia 26 Agustus - 1 September 2026, Ratusan Titik Panas Karhutla Masih Mengintai Sepekan ke Depan
Indonesia
BMKG Catat 8.330 Gempa Susulan di Flores NTT, Bantah Hoaks Gempa M8,1 Picu Tsunami
BMKG mencatat 8.330 gempa susulan mengguncang Flores, NTT, hingga 27 Agustus 2026. Aktivitas mulai menurun dan isu gempa M8,1 picu tsunami dibantah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
BMKG Catat 8.330 Gempa Susulan di Flores NTT, Bantah Hoaks Gempa M8,1 Picu Tsunami
Indonesia
Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan Mengintai Sumatera, Jawa, dan Kalimantan di Akhir Agustus 2026
Cari tahu info terbaru potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akhir Agustus 2026. Cek daftar wilayah zona merah di Sumatera, Jawa, Kalimantan serta update operasi modifikasi cuaca di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 27 Agustus 2026
Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan Mengintai Sumatera, Jawa, dan Kalimantan di Akhir Agustus 2026
Indonesia
Analisis Atmosfer Dasarian Agustus 2026: Bahaya El Niño Sangat Kuat, Peringatan Dini Kekeringan Ekstrem, Jawa Hingga Nusa Tenggara Berstatus Awas
Hasil pemantauan BMKG Agustus 2026 mengonfirmasi fenomena El Niño sangat kuat (+2.99). Cek daftar wilayah status Awas kekeringan dan jadwal hujan di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
Analisis Atmosfer Dasarian Agustus 2026: Bahaya El Niño Sangat Kuat, Peringatan Dini Kekeringan Ekstrem, Jawa Hingga Nusa Tenggara Berstatus Awas
Indonesia
BMKG Keluarkan Status Siaga Cuaca Ekstrem 24–27 Agustus 2026: Sumatra Barat Hujan Lebat, Daerah Ini Dikepung Angin Kencang
BMKG rilis peringatan dini cuaca ekstrem 24–27 Agustus 2026! Waspadai status Siaga hujan lebat di Sumbar, ancaman angin kencang, serta bahaya kekeringan kemarau
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
BMKG Keluarkan Status Siaga Cuaca Ekstrem 24–27 Agustus 2026: Sumatra Barat Hujan Lebat, Daerah Ini Dikepung Angin Kencang
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Perairan Pulau Puah Sulawesi Tengah, Getaran Terasa hingga Gorontalo
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 mengguncang wilayah perairan sekitar Sulawesi Tengah, Minggu (23/8) dini hari.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Perairan Pulau Puah Sulawesi Tengah, Getaran Terasa hingga Gorontalo
Indonesia
Gempa M 5,2 Kembali Guncang Ruteng Manggarai Pagi Ini, BMKG Minta Warga Waspada
Gempa bumi magnitudo 5,2 guncang Ruteng, Manggarai, NTT hari ini. BMKG imbau warga waspada gempa susulan setelah catat ribuan getaran
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 22 Agustus 2026
Gempa M 5,2 Kembali Guncang Ruteng Manggarai Pagi Ini, BMKG Minta Warga Waspada
Indonesia
BNPB dan BMKG Cari Potensi Awan Hujan Buat OMC Padamkan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan
Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi selama musim kemarau, khususnya karhutla.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
BNPB dan BMKG Cari Potensi Awan Hujan Buat OMC Padamkan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan
Indonesia
Ancaman Cuaca Ekstrem Mengintai Kota-Kota di Indonesia, BMKG Peringatkan Bahaya Karhutla dan Potensi Angin Kencang
Peningkatan suhu udara pada siang hari memicu risiko dehidrasi serta kelelahan fisik bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 21 Agustus 2026
Ancaman Cuaca Ekstrem Mengintai Kota-Kota di Indonesia, BMKG Peringatkan Bahaya Karhutla dan Potensi Angin Kencang
Bagikan