BMKG Ingatkan Pemudik hingga Penyedia Jasa Transportasi Waspadai Cuaca Ekstrem saat Arus Mudik
Foto udara sejumlah kendaraan menuju Jakarta saat contraflow yang dilakukan secara situasional di Tol Jakarta Cikampek di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Senin (1/1/2024). (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansy
MerahPutih.com - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati mengingatkan pemudik, penyedia jasa transportasi, hingga operator transportasi untuk mengantisipasi cuaca ekstrem saat arus mudik lebaran 2024.
BMKG membagi kondisi cuaca selama arus mudik dalam tiga fase yang harus diwaspadai; masing-masing periode sepekan sebelum lebaran Idul Fitri yakni pada tanggal 3-9 April 2024, BMKG memprediksi wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan dalam kategori ringan-sedang.
Baca Juga:
Pemudik Mobil Listrik Wajib Catat, Ini 17 Titik SPKLU di Tol Lampung!
Periode kedua, sepekan saat lebaran yaitu pada tanggal 10-16 April 2024 yang diprediksi kondisi cuaca di Indonesia secara umum cerah-cerah berawan.
Selanjutnya periode ketiga, atau sepekan setelah lebaran yaitu pada tanggal 17-23, BMKG memprediksi Indonesia bagian utara dan tengah berpotensi mengalami hujan dengan kategori ringan-sedang.
“Kami mengimbau seluruh pemudik, penyedia jasa transportasi, dan operator transportasi untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem selama arus mudik,” kata Dwikorita Karnawati dikutip dari Antara.
Kepala BMKG menyebutkan kondisi cuaca itu sewaktu-waktu bisa berubah menjadi ekstrem karena dinamika atmosfer di Indonesia sangat dinamis yang dipengaruhi oleh bibit siklon tropis ataupun siklon tropis yang terjadi di Samudra Hindia, masuk perairan selatan Indonesia.
BMKG berharap pemudik atau penyedia jasa bisa secara aktif melihat informasi dan kondisi cuaca terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan.
Baca Juga:
"Khusus bagi pengguna dan penyedia jasa pelayaran kapal laut jika memang kondisi cuaca sedang buruk jangan memaksakan dan atau sebaiknya perjalanan ditunda. Lebih baik menunggu sampai kondisi cuaca kembali normal karena sangat membahayakan perjalanan," ujarnya. (*)
Bagikan
Frengky Aruan
Berita Terkait
Pakai Kapal Laut, Kemenhub Minta Warga Mudik Lebaran Lebih Awal
Gempa Pacitan, BMKG Sebut Aktivitas Subduksi sebagai Penyebab
Gempa Pacitan Pagi Tadi Ternyata Masuk Kategori Megathrust, Untung tidak di Atas M 7,0
BMKG Ingatkan Kota-Kota di Jawa hingga Papua Siaga Hujan Lebat pada Jumat 6 Februari 2026
Prakiraan Cuaca Jumat 6 Februari: Jakarta Bakal Diguyur Hujan Ringan Siang Hingga Sore Hari
Kemenhub Mulai Periksa Kapal di 98 UPT Demi Keselamatan Mudik 2026
Prakiraan Cuaca Jakarta 5 Februari 2026: Pagi Cerah Berawan, Siang Hari Bakal Diguyur Hujan
Hujan Intensitas Tinggi di Jakarta, BMKG Keluarkan Peringatan Waspada
Jelang Lebaran 1447 H, Pemerintah Siapkan Diskon Tarif Tol untuk Pemudik
Jakarta Cerah pada Selasa (3/2) Pagi, BMKG Peringatkan Hujan Ringan Guyur Tiga Wilayah Saat Sore