BMKG Harap Nelayan Pahami Informasi Cuaca
Ilustrasi nelayan tradisional. (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)
MerahPutih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, mengimbau kepada nelayan memahami informasi kondisi cuaca sebelum melakukan aktivitas.
Kepala BMKG Nunukan Abdul Haris mengatakan, kelalaian bagi nelayan yang mengabaikan kondisi cuaca menjadi penyebab utama kecelakaan di laut. Padahal, kata Haris, faktor cuaca menjadi penting diketahui dalam rangka menjaga keselamatan di perairan.
"Faktor kesalahan atau human error yang paling banyak menjadi penyebab kecelakaan di laut karena nelayan mengabaikan informasi cuaca," kata Haris seperti yang dikutip dari Antara di Nunukan, Rabu (6/12).
Cuaca kemaritiman, kata dia, menjadi aspek yang paling ditakuti bagi pelayaran sehingga BMKG selalu update setiap saat selanjutnya diinformasikan kepada instansi terkait dan pemerintah daerah agar menyampaikan kepada warga.
Menurut Abdul Haris, faktor cuaca sangat berpengaruh dalam menentukan keselamatan di laut disusul kondisi struktur kapal. Bagi nelayan atau motoris ataupun nakhoda sepatutnya mengetahui dan memahami informasi tinggi gelombang.
Berkat perkembangan teknologi saat ini, seluruh situasi di perairan dapat diketahui sehingga keselamatan pelayaran dapat diantisipasi secara dini sebelum melakukan perjalanan.
Untuk itu, Kepala BMKG Nunukan ini mengajak semua pihak yang berhubungan dengan pelayaran agar tidak melek informasi demi menjaga segala bentuk kemungkinan buruk yang bakal menimpanya. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Hujan Lebat yang Dapat Disertai Angin Kencang Akan Terjadi di Sejumlah Wilayah di Indonesia hingga 29 Januari, BNPB Imbau Tingkatkan Kewaspadaan
Bibit Siklon 91S Aktif, BMKG Prediksi Hujan Lebat hingga Angin Kencang
Kawasan Puncak Bogor Terus Diguyur Hujan, Bendung Katulampa Siaga 3
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Hujan Lebat yang Bakal Mengguyur Jabodetabek Sepekan ke Depan
Bibit Siklon Tropis 91S Muncul di Dekat NTB, Pertanda Apa?
Modifikasi Cuaca Jangan Cuma Fokus di Jakarta, Daerah Kiri-kanannya Juga Dong
Jakarta Dilanda Hujan Buruk, Pekerja Diminta Work From Home
Redam Cuaca Buruk di Jabodetabek, Operasi Modifikasi Cuaca Digelar Hingga 27 Januari.
Puluhan Ton Garam Ditabur di Langit untuk 'Pancing' Awan ke Arah Laut, Cegah Hujan Deras di Jabodetabek
BMKG Minta Masyarakat Jawa Timur Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Cuaca Ekstrem hingga 30 Januari