Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

BMKG Gandeng BPBD Yogyakarta Giatkan Sekolah Lapang Gempa

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 07 Januari 2019
BMKG Gandeng BPBD Yogyakarta Giatkan Sekolah Lapang Gempa

Petugas tengah mengamati monitor prakiraan cuaca di gedung pusat BMKG, Jakarta. (Merahputih.com/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY telah menyelenggarakan kegiatan Sekolah Lapang Gempa (SLG) bersama BPBD DIY pada 2017 lalu.

Kegiatan tersebut dilakukan di lokasi rawan gempa dan mengundang seluruh elemen masyakarat dan pemerintah.

Kepala BMKG DIY Nyoman Sukanta mengatakan, kegiatan SLG dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan mitigasi dan penanganan bencana.

Sehingga, kata Nyoman, diharapkan saat bencana terjadi, korban jiwa dan kerusakan bisa diminimalisir.

"SLG Sudah pernah kami jalankan 2017. Tapi 2018 absen dulu. Tahun ini sepertinya diadakan kembali," kata Nyoman di Yogyakarta, Senin (7/2).

Kepala BMKG DIY Nyoman Sukanta (kiri). (Foto: merahputih.com/Teresa Ika)
Kepala BMKG DIY Nyoman Sukanta (kiri). (Foto: merahputih.com/Teresa Ika)

Materi yang diberikan pada SLG diantaranya informasi dan penjelasan terkait gempa, bagaimana proses menyelamatkan diri saat gempa terjadi.

"Juga proses evakuasi dan mitigasi gempa. dan penangan recovery pasca gempa," jelasnya.

Lokasi kegiatan ini dilakukan di beberapa wilayah yang pernah terjadi gempa yakni di Kabupaten Bantul, dan Gunung Kidul. Kegiatan pemahaman gempa tak hanya dilakukan dalam kegiatan SLG.

Nyoman menjelaskan daerah rawan gempa di Yogyakarta berada di sebelah selatan menunju timur DIY. Tercatat gempa besar pernah melanda wilayah di sesar opak pada 2006.

"Wilayah tersebut berada di bawah sesar opak. Jadi rawan gempa. Tapi kami tidak bisa memprediksi kapan terjadinya gempa,"jelasnya.

Pemda DIY melalui BPBD sudah melakukan sejumlah kegiatan untuk mengedukasi masyarakat agar sadar bencana dan tahu bagaimana menghadapi bencana.

Kegiatan tersebut iantaranya membentuk sekolah siaga bencana (SSB) dan desa tangguh bencana (Destana).

Pemda juga membentuk forum komunikasi tanggap bencana dan tim reaksi cepat (TRC) untuk memudahkan dan mempercepat penanganan bencana termasuk gempa bumi. (Teresa Ika)

#BMKG #BPBD DI Yogyakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
El Nino Bakal Bertahan Hingga Awal Kuartal Pertama Tahun 2027
Fenomena tersebut berpotensi dibarengi dengan munculnya kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) positif pada September hingga Desember 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
El Nino Bakal Bertahan Hingga Awal Kuartal Pertama Tahun 2027
Indonesia
BMKG Sudah Gelar 290 Sorti Penerbangan Modifikasi Cuaca di Kawasan Rawan Karhutla
Sepanjang pelaksanaan modifikasi tahun ini, BMKG mencatat telah merealisasikan sebanyak 17 proyek operasi untuk karhutla yang mencakup 169 hari operasi dan 290 sorti penerbangan di kawasan rawan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
BMKG Sudah Gelar 290 Sorti Penerbangan Modifikasi Cuaca di Kawasan Rawan Karhutla
Indonesia
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Saat ini wilayah Jakarta sudah tidak hujan selama hampir tiga pekan.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Indonesia
BMKG Ingatkan El Niño di Indonesia Makin Menguat, Wilayah-Wilayah Ini Terancam Kekeringan dan Karhutla
Dinamika atmosfer sepekan ke depan diprediksi masih didominasi kondisi kering
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 Juli 2026
BMKG Ingatkan El Niño di Indonesia Makin Menguat, Wilayah-Wilayah Ini Terancam Kekeringan dan Karhutla
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia Diselimuti Awan Tebal Hari Ini, Selasa, 28 Juli
Mayoritas kota besar Indonesia didominasi kondisi berawan tebal pada Selasa, 28 Juli.
Frengky Aruan - Selasa, 28 Juli 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia Diselimuti Awan Tebal Hari Ini, Selasa, 28 Juli
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar Indonesia Didominasi Berawan, Tanjung Selor Hujan Petir
Wilayah yang berada dalam kondisi berawan hingga berawan tebal, yakni Banda Aceh, Pekanbaru, Padang, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Pontianak, Palangkaraya, dan Banjarmasin.
Frengky Aruan - Senin, 27 Juli 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar Indonesia Didominasi Berawan, Tanjung Selor Hujan Petir
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Langit Jakarta Berawan Seharian pada Senin, 27 Juli, Suhu Capai 35 Derajat
BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Jakarta akan didominasi cuaca berawan sepanjang hari Senin, 27 Juli, mulai pagi hingga malam.
Frengky Aruan - Senin, 27 Juli 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Langit Jakarta Berawan Seharian pada Senin, 27 Juli, Suhu Capai 35 Derajat
Indonesia
Kota-Kota Ini Berpotensi Diguyur Hujan Sedang dan Angin Kencang 27-31 Juli 2026
Aktivitas pembakaran sampah atau pembukaan lahan secara sembarangan sangat melanggar imbauan keselamatan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Kota-Kota Ini Berpotensi Diguyur Hujan Sedang dan Angin Kencang 27-31 Juli 2026
Indonesia
Setelah Bengkulu Subuh Tadi, Ternate Diguncang Gempa M 5,8. Pemicu dan Karakternya Mirip!
Gempa tektonik magnitudo 5,8 mengguncang Ternate, Maluku Utara, Jumat pagi. BMKG sebut akibat subduksi lempeng, warga panik berhamburan, tidak ada gempa susulan.
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
Setelah Bengkulu Subuh Tadi, Ternate Diguncang Gempa M 5,8. Pemicu dan Karakternya Mirip!
Indonesia
Gempa M 5.4 Pulau Enggano Bengkulu Masuk Kategori Dangkal Cuma 10 KM
Gempa magnitudo 5,4 mengguncang perairan barat daya Pulau Enggano, Bengkulu, Jumat pagi. BMKG pastikan tidak berpotensi tsunami, kedalaman episentrum hanya 10 km.
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
Gempa M 5.4 Pulau Enggano Bengkulu Masuk Kategori Dangkal Cuma 10 KM
Bagikan