BMKG Gandeng BPBD Yogyakarta Giatkan Sekolah Lapang Gempa
Petugas tengah mengamati monitor prakiraan cuaca di gedung pusat BMKG, Jakarta. (Merahputih.com/Rizki Fitrianto)
MerahPutih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY telah menyelenggarakan kegiatan Sekolah Lapang Gempa (SLG) bersama BPBD DIY pada 2017 lalu.
Kegiatan tersebut dilakukan di lokasi rawan gempa dan mengundang seluruh elemen masyakarat dan pemerintah.
Kepala BMKG DIY Nyoman Sukanta mengatakan, kegiatan SLG dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan mitigasi dan penanganan bencana.
Sehingga, kata Nyoman, diharapkan saat bencana terjadi, korban jiwa dan kerusakan bisa diminimalisir.
"SLG Sudah pernah kami jalankan 2017. Tapi 2018 absen dulu. Tahun ini sepertinya diadakan kembali," kata Nyoman di Yogyakarta, Senin (7/2).
Materi yang diberikan pada SLG diantaranya informasi dan penjelasan terkait gempa, bagaimana proses menyelamatkan diri saat gempa terjadi.
"Juga proses evakuasi dan mitigasi gempa. dan penangan recovery pasca gempa," jelasnya.
Lokasi kegiatan ini dilakukan di beberapa wilayah yang pernah terjadi gempa yakni di Kabupaten Bantul, dan Gunung Kidul. Kegiatan pemahaman gempa tak hanya dilakukan dalam kegiatan SLG.
Nyoman menjelaskan daerah rawan gempa di Yogyakarta berada di sebelah selatan menunju timur DIY. Tercatat gempa besar pernah melanda wilayah di sesar opak pada 2006.
"Wilayah tersebut berada di bawah sesar opak. Jadi rawan gempa. Tapi kami tidak bisa memprediksi kapan terjadinya gempa,"jelasnya.
Pemda DIY melalui BPBD sudah melakukan sejumlah kegiatan untuk mengedukasi masyarakat agar sadar bencana dan tahu bagaimana menghadapi bencana.
Kegiatan tersebut iantaranya membentuk sekolah siaga bencana (SSB) dan desa tangguh bencana (Destana).
Pemda juga membentuk forum komunikasi tanggap bencana dan tim reaksi cepat (TRC) untuk memudahkan dan mempercepat penanganan bencana termasuk gempa bumi. (Teresa Ika)
Bagikan
Berita Terkait
BMKG Minta Masyarakat Jawa Timur Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Cuaca Ekstrem hingga 30 Januari
BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Kepuluan Nias hingga 4 Meter pada 22-24 Januari
BMKG Peringatkan Hujan Deras Disertai Petir di Hampir Seluruh Wilayah Indonesia Beberapa Hari Mendatang
17 Kecamatan Dilanda Banjir, Pemkab Bekasi Minta BNPB Lanjutkan Modifikasi Cuaca
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat di 8 Kawasan Pantura Jateng
Nelayan dengan Perahu Kecil Harus Waspada, Tinggi Gelombang di Perairan Sumatera Utara Bisa Capai 2,5 Meter
Tekan Banjir di Jakarta, 2,4 Ton Garam Disemai di Langit Banten
Gempa Magnitudo 4,3 Terjadi di Anyer Banten
Hujan Guyur Mayoritas Wilayah Indonesia, Minggu (18/1), Waspada Petir di Beberapa Daerah
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Maluku Tengah Sabtu (17/1) Pagi, Tak Berpotensi Tsunami