Biomassa Indonesia Tembus Pasar Jepang, Raup Transaksi Rp 1,04 Triliun

Frengky AruanFrengky Aruan - Senin, 16 Juni 2025
Biomassa Indonesia Tembus Pasar Jepang, Raup Transaksi Rp 1,04 Triliun

Pekerja saat mengukur kadar air pada limbah kayu di Tempat Pengelolaan Sampah Setempat (TPSS) Sukma Jaya, Depok, Jawa Barat, Jumat (29/1/2021). (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Produk biomassa Indonesia cangkang inti sawit (palm kernel shell/PKS) dan wood pellet meraup transaksi Rp 1,04 triliun saat Forum Bisnis dalam rangkaian Misi Dagang yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan di Osaka, Rabu (11/6).

Perusahaan Jepang menandatangani komitmen untuk mengimpor 640 ribu ton PKS dan wood pellet yang akan dipergunakan untuk keperluan sumber energi di Jepang.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi mengatakan, Jepang telah menetapkan target penjualan kendaraan penumpang baru menjadi kendaraan listrik pada 2035 untuk mencapai tujuan net zero emission pada 2050.

"Dengan demikian, industri mobil di Jepang harus beralih ke energi terbarukan guna mendukung transisi menuju kendaraan listrik dan mengurangi emisi gas rumah kaca. Ini tentunya merupakan peluang emas bagi Indonesia," ujarnya, yang dikutip Senin (16/6).

Puntodewi melanjutkan, produk energi terbarukan yang merupakan produk turunan sawit antara lain PKS, tandan buah kosong (empty fruit bunch/EFB), dan batang kelapa sawit (oil palm trunk). Ada pula sumber energi terbarukan lainnya seperti wood pellet.

Baca juga:

Prabowo Dorong Kolaborasi Temasek dan Danantara di Sektor Energi Hijau

Produk-produk tersebut memiliki emisi gas yang sangat rendah. Bahkan, setiap ton PKS yang digunakan sebagai bahan bakar di pabrik, bisa berkontribusi menurunkan CO2 sebanyak 0,94 ton. Kebutuhan domestik saat ini masih kecil, sehingga ekspor masih menjadi pilihan yang lebih menguntungkan.

Produksi PKS saat ini mencapai sekitar 14 juta ton, dan yang diekspor mencapai 35 persen dari ketersediaan PKS dalam negeri. Ekspor PKS ke Jepang saat ini mencapai 4,5 juta ton per tahun.

Kebutuhan pasar biomassa Jepang pada 2025--2026 diperkirakan akan meningkat menjadi 7 juta ton per tahun, dengan PKS dan wood pellet menjadi andalan kebutuhan Jepang.

Dengan demikian, peluang untuk meningkatkan ekspor PKS Indonesia ke pasar Jepang masih cukup besar.

PKS memiliki beberapa keunggulan, antara lain sebagai bahan baku energi yang ramah lingkungan untuk menjadi bahan bakar padat yang sangat ideal untuk boiler uap penggerak turbin penghasil listrik. PKS juga bisa digunakan sebagai bahan bakar penghasil listrik tenaga termal yang lebih rendah emisi karbon dioksida, sehingga cocok untuk industri.

Selain itu, PKS juga digunakan sebagai arang aktif berkinerja tinggi yang dapat digunakan memulihkan pelarut, membersihkan udara, dan memurnikan air.

Baca juga:

Kementerian Perdagangan Lakukan Misi Dagang ke Jepang, Bawa Pengusaha Produk Energi Terbarukan dan Dekorasi Rumah

Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Energi Biomassa Indonesia (Aprebi) Dikki Akhmar yang juga sebagai peserta business matching mendukung Pemerintah Indonesia mengupayakan keberterimaan Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) produk PKS oleh pemerintah Jepang.

Selain itu, juga mendorong agar sistem verifikasi legalitas kayu (SVLK) lebih masif disosialisasikan. SVLK berperan sebagai sertifikasi produk biomassa dari hutan seperti wood pellet dan wood chip ke luar negeri.

"Tumbuhnya kesadaran akan aspek berkelanjutan dan makin berkembangnya konsep ekonomi hijau, menjadikan banyak negara berkompetisi menghadirkan produk-produk ramah lingkungan.

Untuk itu, saat ini adalah kesempatan emas bagi Indonesia berinovasi mengembangkan produk energi terbarukan yang berkualitas dan terstandar," ujar Dikki.

Sehubungan dengan ini, Puntodewi menambahkan, Pemerintah Indonesia berkomitmen terus meningkatkan ekspor produk biomassa seperti PKS dan wood pellet ke Jepang. Adanya sertifikasi produk berkelanjutan menunjukkan keberpihakan pemerintah pada prinsip ekonomi hijau dan menunjukkan kampanye negatif terhadap Indonesia tidak benar.

"Pemerintah Indonesia berkomitmen menjunjung prinsip berkelanjutan dalam perdagangan di tingkat global. Selain menunjukkan keperbihakan pemerintah pada ekonomi hijau, ini juga diharapkan bisa menjamin produksi energi terbarukan dan meningkatkan daya saing. Melalui misi dagang kali ini, kami berharap pelaku usaha Indonesia khususnya di bidang energi terbarukan makin bisa mengembangkan pasarnya," imbuh Puntodewi. (Asp)

#Biomassa #Kementerian Perdagangan #Palm Kernel Shell #Jepang
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

ShowBiz
Bukan Sekadar Nama, XG Umumkan Evolusi Jadi 'Xtraordinary Genes'
Grup global XG mengumumkan perubahan makna nama dari Xtraordinary Girls menjadi Xtraordinary Genes, menandai fase baru identitas dan kreativitas mereka.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
Bukan Sekadar Nama, XG Umumkan Evolusi Jadi 'Xtraordinary Genes'
ShowBiz
Noriyuki Makihara Kembali Viral, Lagu Lawas 1992 Ramai Dilirik Netizen Indonesia
Noriyuki Makihara kembali ramai dibicarakan warganet Indonesia setelah video lawas era 90-an viral. Lagu hit 'Mou Koi Nante Shinai' kembali jadi sorotan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Januari 2026
Noriyuki Makihara Kembali Viral, Lagu Lawas 1992 Ramai Dilirik Netizen Indonesia
Indonesia
Indonesia Usulkan Lanjutan Negosiasi CEPA dengan Pakistan, Target Rampung 2027
Indonesia mendorong perluasan kerja sama ekonomi dengan Pakistan melalui CEPA. Negosiasi diusulkan berlanjut pada awal 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Januari 2026
Indonesia Usulkan Lanjutan Negosiasi CEPA dengan Pakistan, Target Rampung 2027
Indonesia
Indonesia Segera Dapat Kapal Baru dari Jepang, Datang di 2027
Sambil menunggu proses pembuatan kapal, Bakamla telah mempersiapkan personelnya untuk jadi calon awak kapal buatan Jepang tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Indonesia Segera Dapat Kapal Baru dari Jepang, Datang di 2027
Dunia
Gempa M6,4 Guncang Jepang Barat, Paksa Kereta Cepat Shinkansen Berhenti
Perdana Menteri Sanae Takaichi telah mengeluarkan perintah untuk mendirikan kantor penghubung untuk menangani dampak gempa
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
Gempa M6,4 Guncang Jepang Barat, Paksa Kereta Cepat Shinkansen Berhenti
Dunia
Jepang Cabut Imbauan Megaquake, Minta Warga Tetap Waspada Sepekan setelah Gempa Magnitudo 7,5
Berarti warga di bawah peringatan tidak lagi diminta tidur dengan pakaian lengkap, mengenakan helm, serta menyiapkan sepatu dan tas darurat di sisi tempat tidur jika gempa bermagnitudo 8 atau lebih besar terjadi.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Desember 2025
Jepang Cabut Imbauan Megaquake, Minta Warga Tetap Waspada Sepekan setelah Gempa Magnitudo 7,5
Indonesia
Harga Minyakita Kerap Di Atas HET, DPR Minta Pengawasan Ketat Usai Terbitnya Permendag
Anggota Komisi VI DPR mengapresiasi terbitnya Permendag 43/2025 tentang Minyakita. Dorong peran Bulog dan ID Food serta pengawasan ketat agar harga sesuai HET.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Desember 2025
Harga Minyakita Kerap Di Atas HET, DPR Minta Pengawasan Ketat Usai Terbitnya Permendag
ShowBiz
ONE OR EIGHT Rilis 'GATHER Limited Edition', Merchandise Spesial Sambut Mini Album Baru
ONE OR EIGHT merilis merchandise eksklusif 'GATHER Limited Edition' untuk menyambut mini album GATHER dan tur perdana mereka pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Desember 2025
ONE OR EIGHT Rilis 'GATHER Limited Edition', Merchandise Spesial Sambut Mini Album Baru
Dunia
Pemerintah Jepang Ingatkan Kemungkinan Gempa Besar dalam 1 Pekan Mendatang
Warga di 182 munisipalitas di wilayah itu diminta memeriksa kesiapsiagaan darurat mereka selama satu minggu mendatang.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
Pemerintah Jepang Ingatkan Kemungkinan Gempa Besar dalam 1 Pekan Mendatang
Dunia
14 Gempa Susulan Hantam Prefektur Aomori Jepang, Peringatan Tsunami Sudah Dicabut
Prefektur Aomori bagian utara Jepang kembali dilanda 14 gempa susulan dengan kekuatan 3,6-6,4 magnitudo
Wisnu Cipto - Selasa, 09 Desember 2025
14 Gempa Susulan Hantam Prefektur Aomori Jepang, Peringatan Tsunami Sudah Dicabut
Bagikan