Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Kesehatan

Bila Kamu Memiliki 4 Tanda ini Berarti Paranoid

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 19 Maret 2019
Bila Kamu Memiliki 4 Tanda ini Berarti Paranoid

Hati-hati bila kamu memiliki gejala-gejala ini. (Foto: Pixabay/geralt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GANGGUAN kepribadian paranoid atau biasa yang di sebut dengan parno adalah kondisi seseorang memiliki cara berpikir yang aneh. Dia selalu merasa bahwa orang lain memiliki maksud yang jahat kepadanya.

Rata-rata orang yang memiliki gangguan kepribadian ini berasumsi bahwa orang lain akan mengeksplotasi, menyakiti, atau menipunya. Padahal kenyataannya tidak ada bukti sama sekali bahwa orang lain bertujuan seperti itu kepadanya. Apakah kamu memiliki gejala-gejala paranoid?

1. Tidak percaya kepada orang lain

paranoid
Tidak percaya pada orang lain adalah gejala utama. (Foto: Pixabay/RyanMcGuire)

Tidak percaya pada orang lain adalah gejala utama dari orang yang memiliki gangguan kepribadian paranoid. Orang dengan gangguan kepribadian ini biasanya selalu memiliki rasa curiga pada orang lain dibalik sikap yang ditunjukan kepadanya. Dia merasa orang lain memiliki motivasi jahat dan mencelakakannnya.

2. Tertutup terhadap orang lain

paranoid
Tidak pernah mengungkapkan sisi pribadinya. (Foto: Pexels/freestock.org)


Orang dengan gangguan kepribadian biasanya pada dasarnya hidup normal seperti orang lain. Hanya saja cara berpikirnyalah membedakannya dengan orang lain. Ketika ada masalah maka orang paranoid tidak akan berbagi cerita. Dia merasa informasi yang diberikannya akan digunakan untuk melakukan kejahatan kepadanya.

3. Curiga pada pasangan

paranoid
Selalu mencurigai pasangannya. (Foto: Pexels/Pixabay)

Dalam hubungan pernikahan atau pacaran, orang paranoid selalu merasa bahwa pasanganya tidak setia atau bermain di belakangnya. Padahal, hal ini sama sekali tidak berdasar. Akibatnya, orang dengan gangguan kepribadian ini akan menjadi pasangan yang suka mengendalikan dan sangat cemburu.


4. Selalu tegang

paranoid
Tidak nyaman dalam kehidupan sosial. (Foto: Pexels/Pixabay)


Pikiran orang paranoid selalu dipenuhi oleh kecurigaan pada orang lain. Ini membuatnya sangat sulit bersantai. Misalnya, ketika sedang menghabiskan waktu di sebuah kafe lalu ada orang yang tiba-tiba mengarahkan pandangan kepadanya. Maka pikirannya langsung bergejolak memikirkan semua kemungkinan buruk secara berlebih. Akibatnya bukannya santai yang di dapat malah dia terus berada dalam kecemasan. (gsl)

#Kesehatan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
Promosi Film Horor "Aku Harus Mati" Dinilai Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Mental Anak dan Remaja P
Sekitar 10 persen remaja mengalami gangguan kesehatan mental. Pada remaja dengan kerentanan psikologis seperti mereka, baliho film semacam "Aku Harus Mati" bisa memunculkan gagasan yang membahayakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Promosi Film Horor
Indonesia
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Saat ini pemerintah juga mempercepat pemenuhan tenaga psikolog klinis di Puskesmas yang jumlahnya masih terbatas,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Olahraga
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Raphael Varane mengaku dirinya mengalami depresi saat masih membela Real Madrid. Ia menceritakan itu saat wawancara bersama Le Monde.
Soffi Amira - Rabu, 03 Desember 2025
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Indonesia
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Kemenkes membuka layanan healing 119.id bagi warga yang mengalami stres, depresi atau memiliki keinginan bunuh diri.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Bagikan