Bikin Album Solo, Joy Red Velvet Remake Lagu Lawas

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Sabtu, 05 Juni 2021
Bikin Album Solo, Joy Red Velvet Remake Lagu Lawas

Sangat menyukai lagu pada 1990 sampai 2000-an. (Foto: Soompi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JOY dari grup idola K-pop Red Velvet mengungkapkan alasannya melakukan remake album dengan membuat dan menyanyikan ulang lagu-lagu populer pada 1990 hingga 2000-an untuk karya solo terbarunya.

Mengutip Soompi, langkah itu dianggap Joy tepat untuk mewudujukan keinginan produser Lee Soo-man yang ingin menyatukan dua generasi, yaitu generasi ibu dan anak, sehingga dapat menikmati lagu secara bersamaan.

“Orang-orang di usiaku sekarang mungkin tidak terlalu banyak tahu lagu di 2000-an. Tapi aku berlatih dengan lagu-lagu itu saat menjadi trainee. Itu lagu-lagu yang saya tahu dan dengar untuk pertama kali. Normalnya saat orang berpikir tentang album remake merupakan lagu yang tua,” kata Joy.

“Tapi saat Lee Soo-man mengatakan ia ingin saya menyanyikan lagu yang dapat menghubungkan ibu dan anak, saya pikir lagu dari 2000-an akan cocok untuk itu,” lanjutnya.

Baca juga:

Belajar Hidup Sehat dari Yeri Red Velvet

Bikin Album Solo, Joy Red Velvet Remake Lagu Lawas
Bahkan bisa berharap lahir lebih dulu. (Foto: Soompi)

Joy menyebutkan dalam pembuatan album solonya kali ini ia merasa lebih santai dan justru merasa banyak belajar. Ia pun sangat bersyukur kepada seluruh musisi lain yang memperbolehkan lagu-lagunya dinyanyikan ulang oleh Joy untuk menghasilkan album Hello.

“Ada begitu banyak lagu bagus sehingga sulit untuk dipilih, tapi saya ingin ada tema yang menghubungkan. Saya menggunakan kedua lagu yang ingin saya nyanyikan dan lagu yang direkomendasikan oleh orang lain. Untungnya, semua lagu yang saya inginkan, saya mendapat izin dari senior saya untuk menggunakannya,” kata Joy.

Baca juga:

Tiga Hal Gila yang Dilakukan Irene Red Velvet saat Menjadi Trainee

Bikin Album Solo, Joy Red Velvet Remake Lagu Lawas
Mendapat inspirasi dari film. (Foto: Soompi)


Bagi Joy, lagu di era 1990 sampai 2000-an, memberikan sentuhan aura retro yang membuatnya menyukai lagu-lagu di masa itu. Ia bahkan berharap dapat lahir lebib dahulu untuk melewati seluruh masa keemasan 1990 sampai 2000-an.

“Lagu-lagu dari 1990-an dan 2000-an memberi saya efek penyembuhan. Saya menyukainya. Saya sangat suka getaran retro itu. Saya bahkan mengatakan bahwa saya berharap saya lahir lebih awal. Saya sangat menyukai getaran murni dan jujur yang ada di film dan konten lain dari waktu itu. Saya mendapat banyak inspirasi dari film,” tutup Joy. (and)

Baca juga:

Lakukan Kesalahan Saat Manggung di Korea Utara, Seulgi Red Velvet Ketakutan

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
'Feather Lungs' Laura Gibson menghadirkan nuansa folk yang lembut dan puitis, mengeksplorasi kerentanan, kerinduan, hubungan, serta perubahan hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 25 Agustus 2026
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
ShowBiz
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
Lirik 'BISA GAK SIH?' mengajak pendengarnya untuk sesekali berhenti, mengambil napas, dan memberikan kesempatan beristirahat.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
ShowBiz
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
'Head Over Heels' menjadi salah satu lagu JD McPherson dalam album Let The Good Times Roll yang memadukan rock and roll, rhythm and blues, dan nuansa retro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
ShowBiz
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
Lagu ini lahir dari pengalaman personal Tomiyang setelah kehilangan sang ibu.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
ShowBiz
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
Barry Can't Swim merilis single terbaru 'Dance Dance Dance!' yang terpengaruh French touch, dengan synth berkilau, keytar, dan vokal berbahasa Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
ShowBiz
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
Petra Sihombing kembali dengan single 'Bangga', lagu yang bercerita tentang rasa kagum dan bangga melihat seseorang yang dikenal lama akhirnya meraih impian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
ShowBiz
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
Budi Doremi mengangkat kisah seseorang yang mulai menyadari bahwa perasaan yang ia berikan tidak mendapatkan balasan yang setara.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
ShowBiz
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
510 kembali dengan 'Heavy Lies The Crown'. Single ini mengangkat tema spiritual dan pergulatan batin.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
ShowBiz
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
NiMBY melanjutkan kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' bersama Ombags NTRL. Lagu ini mengajak pendengar berani bangkit dan mengejar mimpi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
ShowBiz
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Icona Pop kembali dengan album 'Ritual' dan single 'Hurt'. Album electro-pop ini mengangkat persahabatan, motherhood, patah hati, penyembuhan, dan transformasi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Bagikan