Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
K-Pop

Tiga Hal Gila yang Dilakukan Irene Red Velvet saat Menjadi Trainee

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 05 Maret 2021
Tiga Hal Gila yang Dilakukan Irene Red Velvet saat Menjadi Trainee

Tiga cerita kocak Irene Red Velvet sebelum debut. (Foto Instagram@renebaebae)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBAGAI leader Red Velvet, Irene punya tanggung jawab besar untuk membawa grupnya menuju kesuksesan. Jadi tidak mengherankan jika dari luar, Irene tampak dingin, tenang, dan kalem. Namun, pada kenyataannya, perempuan bernama asli Bae Joo-hyun itu punya persona lain yang berbanding terbalik 180 derajat.

Diam-diam, ia bisa menjadi pribadi yang cukup lucu saat berada dalam zona nyamannya. Tak percaya? Cek nih tiga cerita gila nan kocak yang dilakukan Irene saat masih menjadi trainee.

BACA JUGA:

5 Karakter Perempuan Tangguh di Drama Korea, Mana Jagoanmu?


1. Insiden kecoak

irene red velvet
Contoh gambar kecoak yang dibuat Irene dalam sebuah acara jumpa penggemar. (Foto Twitter@GoobeRo)


Anggun dan elegan merupakan dua kata yang tepat dalam menggambarkan sosok Irene Red Velvet, namun itu sekarang. Dulu ketika masih menjadi 'trainee', ia sering melakukan kekonyolan yang mengundang tawa. Mengutip 'Koreaboo', Irene ternyata pernah menjahili rekan-rekan grupnya dengan kecoak palsu. Meskipun sudah berusia 18 tahun, Irene sepertinya tahu bahwa kamu tidak pernah terlalu tua untuk lelucon bagus.

Saat itu, Irene menggambar kecoak dengan spidol dan menambah teksturnya dengan pen agar semakin realistis. Setelah berhasil membuat 10 kecoak kertas, ia mengguntingnya satu persatu dan meletakkannya di tempat-tempat tak terduga. Terlalu mirip dengan aslinya, semua orang termakan jebakannya dan ketakutan. Ada-ada saja ya keisengannya.

2. Perkelahian buatan

irene red velvet
Irene pura-pura bertengkar dengan Joy saat hari ulang tahun Wendy. (Foto MBC)


Tidak sendirian, kadang Irene melakukan 'prank' dengan meminta bantuan personel Red Velvet lain. Melalui saluran YouTubenya beberapa waktu lalu, Wendy membagikan kenangannya semasa menjadi 'trainee'. Dalam masa pelatihan, semua anggota Red Velvet harus melakukan diet. Jadi saat ulang tahun Wendy tiba, keempat personel lain membuat kue rendah kalori untuknya.

Untuk merayakan hari istimewannya itu, Wendy memberikan kue beras pada teman-temannya walaupun sebenarnya mereka dilarang memakannya karena harus menjaga makan. Jadi Irene dan Joy bersatu mengerjai Wendy dengan berpura-pura bertengkar memperebutkannya. Saat Joy meninggalkan ruangan sambil menangis, Wendy langsung merasa bersalah dan mengira dirinya telah menyebabkan pertengkaran. Padahal itu hanya keisengan belaka yang dilakukan Irene.

Lucunya sejak saat itu, lelucon pertengkaran buatan ini malah jadi sebuah ritual. Para anggota Red Velvet akhirnya sering melakukannya setiap ada yang berulang tahun.

3. Kulit pisang

irene red velvet
Irene pernah terpeleset kulit pisang karena terlalu asyik bermain ponsel sambil berjalan. (Foto SM Entertainment)


Biasanya dalam kartun kita sering melihat seseorang terpeleset ketika menginjak kulit pisang. Siapa sangka kejadian ini benar-benar terjadi pada Irene. Dalam sebuah wawancara radio, vokalis asal Daegu itu membagikan kisah lama yang disebutnya sebagai hari paling memalukan dalam hidupnya.

Pada September 2010, setahun setelah Irene bergabung dengan SM Entertainment, ia meninggalkan perusahaan untuk pergi ke dokter gigi. Sebenarnya saat itu 'trainee' tidak boleh memegang ponselnya sendiri, namun hari itu staf mengizinkan Irene membawanya karena tidak ada orang yang menemaninya pergi ke klinik. Terlalu asyik bermain dengan ponselnya sambil berjalan, Irene tiba-tiba terjatuh sambil melakukan split. Ketika menengok ke bawah, ternyata ia terpeleset kulit pisang. "Kupikir itu hanya terjadi di kartun," kata Irene sambil tertawa. Meskipun tidak terluka, perempuan berusia 29 tahun itu langsung membeku karena malu. (sam)

#K-Pop #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Mantradhara Rilis 'Yamien, Single Berbahasa Indonesia dengan Makna Multitafsir
Meski mengusung nama sebuah makanan, lirik 'Yamien' sengaja dibuat terbuka untuk berbagai penafsiran.
Dwi Astarini - 1 jam, 30 menit lalu
Mantradhara Rilis 'Yamien, Single Berbahasa Indonesia dengan Makna Multitafsir
ShowBiz
PLAVE Perdana Bawakan 'Think I Am' di Weverse Con 2026, Ini Lirik dan Maknanya
Tak hanya menawarkan aransemen musik yang memikat, lagu ini juga menyimpan makna emosional yang mendalam.
Dwi Astarini - 1 jam, 39 menit lalu
PLAVE Perdana Bawakan 'Think I Am' di Weverse Con 2026, Ini Lirik dan Maknanya
ShowBiz
Lirik Lagu 'Melukis Senja' dari Budi Doremi, Lengkap dengan Makna Menyentuh
Lirik lagu Melukis Senja dari Budi Doremi kembali viral. Makna lagu ini sangat menyentuh hati.
Soffi Amira - 2 jam, 2 menit lalu
Lirik Lagu 'Melukis Senja' dari Budi Doremi, Lengkap dengan Makna Menyentuh
ShowBiz
Eric Chou Rilis 'All For You', Lagu Penutup untuk 'Spider-Man: Brand New Day'
Eric Chou merilis 'All For You', lagu penutup versi Taiwan untuk Spider-Man: Brand New Day yang terinspirasi perjalanan hidup Peter Parker.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 26 Juli 2026
Eric Chou Rilis 'All For You', Lagu Penutup untuk 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
The Lantis Hidupkan Kembali '(Jangan Terlalu) Posessif' Naif dengan Sentuhan Groovy
The Lantis menghadirkan versi baru “(Jangan Terlalu) Posessif” milik Naif. Lagu yang menjadi salah satu inspirasi utama perjalanan musik mereka.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
The Lantis Hidupkan Kembali '(Jangan Terlalu) Posessif' Naif dengan Sentuhan Groovy
ShowBiz
J.Y. Park Comeback Setelah 6 Tahun lewat 'Wet', Jadi Anthem Waterbomb 2026
Setelah enam tahun, J.Y. Park kembali dengan lagu bertema musim panas lewat 'Wet'. Lagu ini menjadi anthem Waterbomb 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
J.Y. Park Comeback Setelah 6 Tahun lewat 'Wet', Jadi Anthem Waterbomb 2026
ShowBiz
Rasyiqa Hadirkan Interpretasi Baru 'Jangan Kau Lepas', Lagu Alexa Kembali Dihidupkan
Rasyiqa merilis 'Jangan Kau Lepas'. Lagu Alexa yang populer pada 2008 ini hadir dengan interpretasi dan sentuhan baru.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Rasyiqa Hadirkan Interpretasi Baru 'Jangan Kau Lepas', Lagu Alexa Kembali Dihidupkan
ShowBiz
Jennie Buka Cerita tentang Hubungan Tanpa Status Lewat Single 'Less Than a Lover'
Jennie kembali dengan 'Less Than a Lover', lagu yang mengangkat kisah situationship atau hubungan tanpa status. Diperkuat lewat video musik bernuansa sinematik.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Jennie Buka Cerita tentang Hubungan Tanpa Status Lewat Single 'Less Than a Lover'
ShowBiz
Melisa Darusman Rilis Album Debut 'Beda', Rekam Jejak Emosi dan Perjalanan Hidup
Melisa Darusman resmi merilis album debut 'Beda' yang berisi sembilan lagu tentang harapan, kehilangan, cinta, keberanian, dan berdamai dengan diri.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Melisa Darusman Rilis Album Debut 'Beda', Rekam Jejak Emosi dan Perjalanan Hidup
ShowBiz
Dongker Rilis 'Lagu Selepas Hujan', Balada Reflektif Jelang Album 'Melankolia Radikal'
Dongker merilis “Lagu Selepas Hujan” pada 24 Juli 2026 sebagai single ketiga sekaligus penutup menuju album kedua 'Melankolia Radikal'.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Dongker Rilis 'Lagu Selepas Hujan', Balada Reflektif Jelang Album 'Melankolia Radikal'
Bagikan