Biaya Flyover Mahal, Underpass Jadi Kunci Selamatkan Pengendara dari Maut Kereta

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 04 Mei 2026
Biaya Flyover Mahal, Underpass Jadi Kunci Selamatkan Pengendara dari Maut Kereta

Ilustrasi (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pembangunan underpass perlintasan sebidang menjadi solusi krusial untuk menekan angka kecelakaan kereta api yang masih tinggi di Indonesia.

Pengamat transportasi, Ki Darmaningtyas, menilai langkah ini jauh lebih realistis dan efektif dibandingkan pembangunan jalur layang atau flyover.

Baca juga:

Jakarta Darurat Perlintasan Sebidang, Pramono Anung Tunggu Titah KAI Demi Keselamatan Bersama

Prioritas Underpass dan Efisiensi Anggaran

Pembangunan jalur bawah tanah dianggap memberikan keuntungan dari sisi pembiayaan. Darmaningtyas menyebutkan bahwa jalur layang membutuhkan anggaran yang sangat besar, sehingga sulit untuk diimplementasikan secara massal di berbagai titik rawan.

"Kalau ada dananya, mungkin lewat underpass lebih baik. Memang pemerintah perlu menambah tempat penyeberangan untuk perlintasan sebidang itu," ujar Darmaningtyas, Senin (4/5).

Selain masalah infrastruktur, ia menekankan pentingnya pengawasan konsisten terhadap perlintasan liar. Munculnya titik-titik ilegal tersebut sering kali berawal dari kebutuhan akses masyarakat di kawasan yang sedang berkembang.

"Pemerintah tetap perlu melakukan pengawasan yang konsisten," ucap dia.

Evaluasi Fatalitas Kecelakaan Tahun 2026

Data Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan sepanjang tahun 2026 menunjukkan urgensi perbaikan fasilitas ini. Tercatat sebanyak 40 kecelakaan terjadi di perlintasan sebidang, dengan mayoritas insiden (57,5 persen) berlangsung di titik tanpa palang pintu.

Baca juga:

Swadaya Warga Jaga Perlintasan Sebidang Khusus Motor di Tebet Timur Dalam Jakarta

Kecerobohan pengendara menjadi pemicu utama dalam 34 kasus kecelakaan. Selain faktor manusia, kendala teknis seperti kendaraan mogok dan ketidaksesuaian elevasi jalan bagi truk lowdeck turut menyumbang angka fatalitas. Insiden-insiden tersebut telah merenggut 25 nyawa dan melibatkan berbagai jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor hingga mobil pribadi.

#Perlintasan Sebidang #Kereta Api #PT KAI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Indonesia
7 Trainset KRL Kembali Beroperasi di Bogor, Kapasitas Layanan Bertambah
Sebanyak tujuh trainset KRL kembali beroperasi di Bogor. Kini, kapasitas layanannya sudah bertambah.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
7 Trainset KRL Kembali Beroperasi di Bogor, Kapasitas Layanan Bertambah
Indonesia
Danantara Belum Pastikan Bakal Kucurkan Dana Buat Impor Kereta Bekas Dari Jepang
Terkait kebutuhan pendanaan rencana impor KRL bekas dari Jepang tersebut, Dony belum dapat memastikan terkait keterlibatan Danantara,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Danantara Belum Pastikan Bakal Kucurkan Dana Buat Impor Kereta Bekas Dari Jepang
Indonesia
172 Perlintasan Ditutup, KAI masih Kejar Pengamanan 190 Titik Rawan
Perusahaan kini memusatkan perhatian pada 190 titik lainnya yang dinilai membutuhkan peningkatan fasilitas keselamatan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
172 Perlintasan Ditutup, KAI masih Kejar Pengamanan 190 Titik Rawan
Indonesia
Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT, KAI Tutup 172 Perlintasan
KAI menerbitkan instruksi penutupan 172 titik perlintasan sebidang dan per 23 Juli 2026 seluruh target tersebut telah terealisasi.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT, KAI Tutup 172 Perlintasan
Indonesia
KA Argo Muria, KA Argo Sindoro dan KA Argo Merbabu Dilebur Jadi KA Muria
Perubahan tersebut merupakan penyederhanaan identitas layanan untuk menghadirkan nama yang lebih ringkas, konsisten, dan mudah dikenali pelanggan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
KA Argo Muria, KA Argo Sindoro dan KA Argo Merbabu  Dilebur Jadi KA Muria
Indonesia
Ulang Tahun, PT KAI Berikan Diskon 81 Persen
Tiket dengan tarif diskon juga tidak dapat digabungkan dengan reduksi atau promo lain, tetapi tetap bisa dibatalkan atau dijadwalkan ulang sesuai ketentuan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Ulang Tahun, PT KAI Berikan Diskon 81 Persen
Indonesia
Penumpang Terus Membludak, Armada KRL Didesak Terus Ditambah
Rata-rata pengguna KRL Jabodetabek saat ini mencapai 1,1 juta penumpang per hari, bahkan dapat mencapai 1,3 juta penumpang pada kondisi tertentu.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Penumpang Terus Membludak, Armada KRL Didesak Terus Ditambah
Indonesia
KRL Rangkasbitung Bakal Datang Tiap 4-5 Menit, Mulai Diterapkan 2027
KRL Rangkasbitung bakal berhenti tiap empat hingga lima menit sekali. Hal itu bakal diterapkan mulai 2027.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
KRL Rangkasbitung Bakal Datang Tiap 4-5 Menit, Mulai Diterapkan 2027
Indonesia
KRL Bakal Diperpanjang ke Cikampek dan Lido, Ditargetkan Rampung 2028
KRL bakal diperpanjang hingga Cikampek dan Lido. Rencana tersebut ditargetkan beroperasi 2028.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
KRL Bakal Diperpanjang ke Cikampek dan Lido, Ditargetkan Rampung 2028
Bagikan