BGN Tetapkan Syarat Ketat untuk MBG Prasmanan, tak Semua Sekolah Langsung Bisa

Dwi AstariniDwi Astarini - 1 jam, 22 menit lalu
BGN Tetapkan Syarat Ketat untuk MBG Prasmanan, tak Semua Sekolah Langsung Bisa

BGN uji coba konsep MBG prasmanan. Foto: Dok. BGN

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - BADAN Gizi Nasional (BGN) belum menerapkan sistem prasmanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara menyeluruh. Kesiapan dapur, sekolah, tenaga pendamping, hingga peralatan menjadi pertimbangan sebelum mekanisme penyajian tersebut diterapkan kepada siswa.


Kepala BGN Sudaryono mengatakan sekolah yang ingin menggunakan sistem prasmanan harus melalui proses pendaftaran dan pelatihan. Langkah tersebut diperlukan agar seluruh pelaksana memahami prosedur pelayanan dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.


“Prasmanan ini bukan berarti bisa diterapkan begitu saja. Dapurnya harus dilatih, sekolahnya juga harus dilatih, dan kami harus memastikan semuanya siap,” kata Sudaryono kepada wartawan di Jakarta, dikutip Senin (17/10).


Menurut dia, penerapan prasmanan membutuhkan keterlibatan kepala sekolah, guru, dan pihak lain yang mendukung pelayanan makanan sebab sistem ini tidak hanya mengubah cara makanan disajikan, tetapi juga membutuhkan pengaturan alur pengambilan makanan dan pendampingan siswa.

Baca juga:

BGN Mulai Uji Sistem Prasmanan MBG, Porsi Gizi Siswa Tetap Jadi Patokan


BGN turut mempertimbangkan perbedaan kebutuhan berdasarkan jenjang pendidikan. Siswa kelas awal sekolah dasar membutuhkan pendampingan yang berbeda ketimbang siswa kelas yang lebih tinggi, baik dalam mengambil makanan maupun menyesuaikan porsi dengan kebutuhan mereka. Di sisi lain, standar pemenuhan gizi tetap menjadi ketentuan utama.


Setiap siswa harus memperoleh porsi awal sesuai takaran, sedangkan makanan tambahan disediakan bagi siswa yang masih membutuhkan setelah pembagian awal selesai.

Untuk menguji kesiapan penerapan di berbagai kondisi, BGN melakukan uji coba di sejumlah wilayah, baik di Pulau Jawa maupun luar Jawa, termasuk Aceh, Palembang, dan Merauke. Evaluasi dari berbagai daerah tersebut akan digunakan untuk mengidentifikasi kendala teknis dan menentukan langkah penyesuaian.

Bagi sekolah yang belum memenuhi persyaratan, pelayanan MBG tetap dapat berjalan menggunakan sistem penyajian yang sudah diterapkan.(knu)

Baca juga:

5 Ribu Dapur MBG Ditargetkan Sajikan Prasmanan Sampai Akhir Tahun

#Makan Bergizi Gratis #Badan Gizi Nasional #Sudaryono
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
BGN Tetapkan Syarat Ketat untuk MBG Prasmanan, tak Semua Sekolah Langsung Bisa
Kesiapan dapur, sekolah, tenaga pendamping, hingga peralatan menjadi pertimbangan sebelum mekanisme penyajian tersebut diterapkan kepada siswa.
Dwi Astarini - 1 jam, 22 menit lalu
BGN Tetapkan Syarat Ketat untuk MBG Prasmanan, tak Semua Sekolah Langsung Bisa
Indonesia
BGN Mulai Uji Sistem Prasmanan MBG, Porsi Gizi Siswa Tetap Jadi Patokan
Penerapan sistem prasmanan tidak bisa dilakukan secara serentak karena membutuhkan kesiapan dapur penyedia makanan dan pihak sekolah.
Dwi Astarini - 2 jam, 19 menit lalu
BGN Mulai Uji Sistem Prasmanan MBG, Porsi Gizi Siswa Tetap Jadi Patokan
Indonesia
BGN Tegaskan Ledakan di Pasar Cimanggis tak Terkait dengan MBG
Ledakan itu bukan merupakan SPPG, baik yang sedang beroperasi maupun yang digunakan sebagai gudang SPPG.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
BGN Tegaskan Ledakan di Pasar Cimanggis tak Terkait dengan MBG
Indonesia
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Dari total 980 SPPG yang diaktivasi, sebanyak 691 SPPG berada di wilayah Sumatra, sedangkan 289 SPPG lainnya berada di wilayah Kalimantan dan Bali.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Indonesia
Data Penerima MBG Tidak Sinkron, Guru Harus Perbarui Identitas Peserta Didik
Pendataan serupa juga diberlakukan bagi kelompok penerima manfaat di posyandu, madrasah, dan pondok pesantren.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Data Penerima MBG Tidak Sinkron, Guru Harus Perbarui Identitas Peserta Didik
Indonesia
BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jawa Tengah, ini Alasannya
BGN menutup dua SPPG di Jawa Tengah, Hal itu tertuang dalam SK Kepala BGN Nomor 63530 Tahun 2026.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jawa Tengah, ini Alasannya
Indonesia
5 Ribu Dapur MBG Ditargetkan Sajikan Prasmanan Sampai Akhir Tahun
Makanan yang disajikan secara prasmanan lebih hangat dan segar saat dikonsumsi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
5 Ribu Dapur MBG Ditargetkan Sajikan Prasmanan Sampai Akhir Tahun
Indonesia
JPPI Minta Pemda Koordinasikan MBG untuk Dorong Usaha dan Buka Lapangan Kerja
JPPI meminta pemda mengoordinasikan program MBG, memetakan kebutuhan pangan, dan mengembangkan potensi ekonomi daerah untuk membuka lapangan kerja.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Pemda Koordinasikan MBG untuk Dorong Usaha dan Buka Lapangan Kerja
Indonesia
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
JPPI meminta pemerintah memprioritaskan petani, peternak, dan UMKM lokal dalam rantai pasok MBG agar program berdampak pada ekonomi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
Indonesia
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Heboh penemuan mayat terborgol di gedung kosong Kendal yang dikaitkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Cek fakta dan klarifikasi resmi BGN di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Bagikan