Berusia 211 Tahun Saat Pandemi, Berbagai CSR Bantu Tangani COVID-19 di Bandung
Bantuan tabung gas. (Foto:Humas Kota Bandung)
MerahPutih.com - Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), perusahaan swasta dan lembaga lainnya memberikan bantuan kepada Pemeritah Kota (Pemkot) Bandung untuk penanganan COVID-19. Bantuan sekaligus menjadi kado untuk Kota Bandung (Hari Jadi Kota Bandung/HJKB) yang pada 25 September berusia 211 tahun.
Bantuan tersebut di antaranya tabung oksigen, COVID-19 kit, hand sanitiser, tisu basah, masker medis, vitamin, dan minuman multivitamin. Tak hanya untuk penanganan COVID-19, bantuan cat juga diberikan untuk mempercantik Kota Bandung.
Baca Juga:
Bandung Terus Dorong Berwisata Dengan Naik Sepeda
Bantuan-batuan tersebut diberikan oleh PT. San Central Indah (SCI Paint), Kadin Kota Bandung, PT Akur Pratama (Yogya Group), PT. Jasa Marga Persero Tbk, PT. Kino Indonesia Tbk, PT. Pegadaian Kanwil Bandung, PT. MPP Summarecon Bandung.
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengaku, Pemkot Bandung masih sangat membutuhkan bantuan untuk penanganan pandemi COVID-19 dan mengajak terus membantu bagi masyarakat yang memebutuhkan di masa pandemi ini.
"Pemkot Bandung mengucapkan terima kasih dan aperesiasi atas bantuan yang sudah diberikan oleh berbagai pihak berupa CSR Covid Kit maupun tabung oksigen," bebernya.
Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, HJKB tahun ini mengusung tagline ‘Bandung Harmoni Tuntaskan Pandemi’. Artinya, perlu gerakan moral perilaku masyarakat untuk melawan pandemi ini.
“Melawan pandemi ini tidak bisa mengandalkan Gugus Tugas, tapi gerakan moral perilaku. Semuanya saling mengingatkan untuk bergerak bersama. Harmoni sendiri bukan level gugus saja, tapi di level masyarakat juga. Itu kuncinya,” kata Ema.
Pada usia ke-211 Kota Bandung, ia berharap, Kota Bandung hari ini harus lebih baik dari hari kemarin.
"Seiring bertambah usia kota ini, apapun harus lebih baik. Terutama kesejahteraan masyarakat. Walaupun sedang ada cobaan, tapi dengan semangat dan kebersamaan, ‘recovery’ secara bertahap itu bisa kita lakukan," bebernya.
Tercatat, hingga Minggu, 19 September 2021, dari total sasaran 1.952.358 orang, vaksin dosis 1 telah diberikan pada 1.504.309 orang (77,05 persen), dosis kedua 974.467 orang (49,91 persen). Sedangkan untuk lansia dengan sasaran 206.046, vaksin dosisi 1 yaitu 130.881 orang (63,52 peren), vaksin dosis kedua 110.452 orang (53,61 persen). Untuk remaja, dengan sasaran 238.139, vaksin dosis 1 yaitu 55.180 orang (23,17 persen) dan vaksin dosis kedua 30.391 orang (12,76 persen). (Imanha/ Jawa Barat)
Baca Juga:
Stok Vaksin di Bandung Dipastikan Aman
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Dari Tradisi ke Inovasi, Anyaman Bambu Desa Buniayu Tembus Pasar Modern
Persib Vs Persija, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Larang Bobotoh Pawai dan Minta Dewasa
Peduli Lingkungan dan Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kebun JHL Merah Putih Kasih Terima CSR dari Bank Mandiri
Benda Mirip Bom di Depan Gereja GKPS Ternyata Cuma Kayu, Polisi Buru 'Prankster' yang Bikin Jantungan Warga
Wakilnya Masuk RS Setelah Jadi Tersangka, Walkot Farhan Mau Besuk Tunggu Izin Kejari
Warga Bantaran Citarum Direlokasi, Pemerintah Berikan Uang Kontrak Rumah 1 Tahun
Wakil Wali Kota Bandung Erwin dan Anggota DPRD Awang Resmi Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa
Nyaris 35 Ribu Orang di Kabupaten Bandung Terdampak Banjir, 3 Kecamatan Ini Paling Parah
Banjir Bandang Hantam Objek Wisata Lembah Curugan Gunung Putri Bandung Barat
Eks Petinggi YMT Sri Devi Tersangka Baru Kasus Akta Palsu Bandung Zoo