BEROLAHRAGA sangat baik untuk kesehatan dan kebugaran tubuh. Baik yang berad di fitnes center atau berlari di jalanan. Terkadang berolahraga hanya sekedar berolahraga, yang penting badan bergerak dan berkeringat.
Lebih dari itu sebenarnya bila sudah berhubungan dengan olahraga. Banyak hal yang harus diperhatikan untuk mendapatkan kesehatan dan kebugaran. Memang tidak salah dengan olahraga yang Anda lakukan saat ini. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk lebih mendapatkan manfaat berolahraga.
Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics menyebutkan bahwa sebelum berolahraga seseorang harus memasang targetnya terlebih dahulu. Terutama masalah berat badan, apakah menurunkan atau menjaganya.
Jadi memasang target dalam berolahraga sangat penting, bukan sekedar beroahraga saja.
Demikian juga dengan asupan makanan yang harus diperhatikan. Sebelum olahraga mengonsumsi karbo dan protein setelahnya.
Mengapa demikian? Karena selama berolahraga tubuh memerlukan energi. Namun konsumsilah karbohidrat dari gandum yang dapat dicerna tubuh dengan baik. Berbeda karbohidrat putih, seperti yang ada di nasi atau roti putih tidak mudah diproses oleh tubuh. Alih-alih menjadi energi malah tersimpan di dalam tubuh.
Apakah cukup dengan asupan makanan itu? Ternyata tidak juga. Dalam penelitian yang dimuat dalam jurnal Quality of Life Research, menyebutkan bahwa seseorang masih merasa tak bertenaga kala berolahraga rutin, jawabannya adalah kekurangan zat besi. Bayam dan daging merah adalah jawaban dari kebutuhan zat besi.
Musuh terbesar kala Anda berolahraga adalah tubuh Anda sendiri. Pahamilah tubuh Anda dengan berolahraga dengan benar.
Bagimana memahami tubuh Anda? Anda membutuhkan pelatih atau instruktur yang memberikan saran dan teknik-teknik latihan yang benar. Meskipun Anda berlari untuk kesenangan saja, tetap diperlukan orang lain yang memberikan saran-saran untuk olahraga Anda. Dengan demikian Anda dapat terhindar dari risiko cidera.
Yang menunjang olahraga Anda adalah masa istirahat. Istirahat kurang dari tujuh jam akan membuat olahraga Anda tidak akan pernah maksimal. Jadi pahamilah bahwa tubuh Anda butuh istirahat dengan kualitas yang baik.
Journal of Strength and Conditioning Research menemukan dalam penelitiannya bahwa program berolahraga harus dinamis tidak monoton. Program yang dinamis dapat membentuk misalnya otot Anda berkembang dengan baik, ketimbang latihan yang terformula. (psr)