Berniat Cari Siput Sawah, Satu Keluarga Meninggal Dunia

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Senin, 25 Desember 2017
Berniat Cari Siput Sawah, Satu Keluarga Meninggal Dunia

Ilustrasi (pixabay.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Satu keluarga terdiri Ayah, Ibu dan dua orang anak di Dusun Larangan, Desa Pijot, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat tewas seketika akibat tersengat arus listrik.

Keempat korban yang masih satu keluarga tersebut, yakni Amaq Sanah (60), Inaq Sanah (50), Hikmatullah (35) dan Haeriyah (37). Keempat korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia di tengah persawahan.

Kapolsek Keruak, Iptu Arif Budiman membenarkan kejadian itu.

Dari informasi yang diperolehnya, peristiwa ini bermula sekitar pukul 11.40 Wita. Awal Inaq Sanah terlihat oleh salah satu saksi Saeful sudah tergeletak di tengah sawah, warga yang kebetulan berada tidak jauh dari kejadian. Melihat itu, tanpa banyak pikir, Saiful segera memberitahu keluarga Inaq Sanah di rumah.

"Mendengar cerita itu, Amaq Sanah, bersama kedua orang anaknya, Hikmatullah dan Haeriah langsung bergegas menuju sawah. Turunlah satu keluarga ini guna menolong ibunya," jelas Iptu Arif.

Awalnya, Haeriah yang melihat ibunya terkapar begitu, langsung menuju lokasi. Namun, tiba-tiba saja ia juga turut limbung saat mendekat ke ibunya. Melihat itu, Hikmatullah turun, kondisi serupa dialami juga olehnya, ia juga tiba-tiba terkapar begitu mendekat.

Melihat itu, sang bapak, Amaq Sanah begerak. Nasibnya juga sama, begitu mendekat pria yang sudah tua tersebut juga terkapar. Tubuh satu keluarga tersebut menyatu dalam keadaan yang menyedihkan.

Meninggal, satu keluarga ini langsung tersiar kemana-mana, sehingga warga pun berdatangan ke lokasi. Hanya saja, mereka tidak berani serampangan mendekat menolong korban.

"Penyebabnya, hal tersebut yakni tiang listrik di tengah sawah sebagai penyangga kabel diduga terkelupas," terang Arif.

Setelah itu, baru warga memotong kabel listrik. Kemudian bisa mengevakuasi korban-korban tersebut. Para korban dibawa ke Keruak, namun sayang keempatnya dinyatakan sudah tidak bernyawa. Para korban tidak diautopsi atas permintaan kerabat dan sudah dibawa pulang.

Lebih jauh dilaporkan Arif, yang didapat dari keterangan kerabat korban, pada hari Senin (25/12) pergi ke sawah dengan niat mencari siput sawah. Musim penghujan seperti sekarang siput sawah mulai banyak.

"Ibu Sanah pun berniat akan menjual siput tersebut di pasar keesokan harinya," tandas Arif. (*)

#Meninggal Dunia #Kecelakaan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Fakta Mengejutkan Kecelakaan Tol Cipularang KM 91 Hari Ini, Benarkah Truk Rem Blong?
Cari tahu kronologi lengkap dan penyebab tabrakan beruntun 15 kendaraan di Tol Cipularang KM 91 arah Jakarta. Satu orang terluka akibat dugaan truk rem blong, cek detailnya!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Oktober 2026
Fakta Mengejutkan Kecelakaan Tol Cipularang KM 91 Hari Ini, Benarkah Truk Rem Blong?
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 masih Berjalan, Polri Cocokkan DNA 9 Korban dan Keluarga
Proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan informasi yang diperoleh dari keluarga korban dengan hasil pemeriksaan terhadap jenazah.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 masih Berjalan, Polri Cocokkan DNA 9 Korban dan Keluarga
Indonesia
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Hasil tes DNA akan dikirim ke Pusdokkes untuk dilakukan pemeriksaan dan pencocokan dengan sampel jenazah yang telah ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Indonesia
Tim SAR Temukan 2 Korban KM Virgo Transport 8 di Dalam Kapal, Pencarian Masih Berlanjut
Tim SAR menemukan dua korban KM Virgo Transport 8 di dalam bangkai kapal. Kedua jenazah tersebut dievakuasi ke Banjarmasin.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Tim SAR Temukan 2 Korban KM Virgo Transport 8 di Dalam Kapal, Pencarian Masih Berlanjut
Indonesia
1 Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan di dalam Badan Kapal
Korban dibawa menggunakan Helikopter HR 3601 Basarnas untuk proses penanganan dan identifikasi lebih lanjut.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
1 Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan di dalam Badan Kapal
Indonesia
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
BNPB mengungkap penyebab 94 orang meninggal dunia di pengungsian gempa NTT. Mayoritas merupakan kelompok rentan.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
Dunia
Helikopter NBC Jatuh di Los Angeles, Jurnalis dan Pilot Dinyatakan Tewas
Helikopter tersebut jatuh sesaat sebelum pukul 19.00 waktu setempat di antara dua gedung komersial di kawasan Chatsworth.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
 Helikopter NBC Jatuh di Los Angeles, Jurnalis dan Pilot Dinyatakan Tewas
Dunia
Helikopter TV Berita Jatuh saat Liput Kecelakaan Bus di Los Angeles, 3 Tewas
Stasiun televisi NBC Los Angeles mengonfirmasi helikopter yang jatuh merupakan NewsChopper4, yang juga digunakan untuk meliput berita bagi Telemundo 52.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
 Helikopter TV Berita Jatuh saat Liput Kecelakaan Bus di Los Angeles, 3 Tewas
Dunia
DPR Minta KNKT Transparan Ungkap Pemicu Kapal 39 Tahun Tenggelam di Laut Jawa
Proses inspeksi kapal penumpang tidak boleh sebatas formalitas administratif di atas kertas.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
DPR Minta KNKT Transparan Ungkap Pemicu Kapal 39 Tahun Tenggelam di Laut Jawa
Bagikan