Berikut Laporan BNPB Usai Gempa Bumi di Sebagian Pulau Jawa
Salah satu bangunan di RSUD Banyumas yang rusak akibat gempa bumi, Jumat (15/12). (Istimewa)
MerahPutih.com - Gempa bumi berkekuatan cukup besar sekitar 6,9 skala Richter mengguncang sebagian Pulau Jawa. Gempa terjadi dengan koordinat episenter pada 7,75 LS dan 108,11 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 6 km arah tenggara Kota Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat pada kedalaman 120 km, Jumat (15/12) pukul 23.47 WIB.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, guncangan gempa keras selama 10 – 20 detik dirasakan di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta.
Bahkan, kata Sutopo, masyarakat di Jakarta yang berada di gedung bertingkat merasakan guncangan gempa tersebut. "Beberapa warga Jakarta segera turun mencari tempat yang aman," kata Sutopo dalam keterangan tertulis yang diterima Merahputih.com, Sabtu (16/12) dini hari.
Selain itu, ia juga mengatakan bahwa pihak BNPB terus berkoordinasi dengan Kepala BPBD untuk terus memantau dan memberikan bantuan penanganan dampak gempa. "Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang," kata Sutopo.
Adapun dampak daripada gempa tersebut, berdasarkan laporan BPBD kepada Pusdalops BNPB, terdapat banyak rumah dan bangunan yang mengalami kerusakan.
"Di Kabupaten Pangandaran terdapat tiga rumah rusak berat dan tiga rumah rusak ringan. Beberapa kerusakan rumah di Kecamatan Cimerak, Kecamatan Pangandaran, dan Kecamatan Sidamulih," kata dia.
Selain itu, kata Sutopo, kerusakan juga terjadi di Desa Gunungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis. "Beberapa rumah ambruk dan rusak. Seorang meninggal dunia dengan nama Hj Dede Lutfi (62) dan dua orang luka-luka akibat tertimpa bangunan roboh," katanya.
Kemudian, di Banyumas terdapat enam rumah rusak berat dan kerusakan di RSUD Banyumas, tembok retak, dan pasien dievakuasi keluar bangunan.
"Di Kebumen terdapat dua orang luka-luka tertimpa rumah roboh. Di Kecamatan Ajibarang Banyumas terdapat satu rumah roboh. Kemudian di Kota Pekalongan terdapat seorang luka-luka tertimpa bangunan roboh," katanya.
Hingga berita ini diturunkan, pendataan masih terus dilakukan dan peringatan dini tsunami masih belum diakhiri. "Update akan disampaikan lebih lanjut," tandasnya. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Arahan dari Prabowo, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Maluku Tengah Sabtu (17/1) Pagi, Tak Berpotensi Tsunami
Sumatera Barat Masuki Fase Pemulihan, BNPB Tekankan Validasi Lahan Aman Hunian
Korban Bencana Sumatra Tembus 1.189 Orang, 195 ribu Jiwa Masih Bertahan Hidup di Tenda Pengungsian
Curah Hujan Tinggi, BNPB Turun Tangan Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta
Listrik di Talaud Kembali Menyala Usai Digoyang Gempa Dahsyat Magnitudo 7,1
Kepulauan Talaud Sulawesi Utara Diguncang Gempa Bumi Bermagnitudo 7,1, BNPB: Tidak Ada Korban Jiwa
Kuta Bali Diguncang Gempa Tipe Gerakan Strike Slip M 4,5
3 Kecamatan di Dompu NTB Dilanda Banjir, Tanggap Darurat Diberlakukan