Berikan Bonus Miliaran Rupiah untuk Peraih Medali Olimpiade, Jokowi ‘Angkat Topi’

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 15 Agustus 2024
Berikan Bonus Miliaran Rupiah untuk Peraih Medali Olimpiade, Jokowi ‘Angkat Topi’

Pemberian Bonus untuk atlet peraih medali Olimpiade Paris 2024. (Foto: dok YouTube Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketiga pahlawan olah raga Indonesia adalah Veddriq Leonardo (panjat tebing), Rizky Juniansyah (angkat berat), dan Gregoria Mariska Tunjung (bulu tangkis). Mereka mendapatkan penghargaan serta bonus di halaman Istana Merdeka, Kamis (15/8) pagi atas prestasinya di Olimpiade Paris 2024.

Presiden Indonesia Joko Widodo mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan untuk para atlet yang mampu meraih medali pada kesempatan tersebut.

“(Atlet) memberikan kebanggaan yang luar biasa bagi bangsa, negara dan rakyat Indonesia,” kata Jokowi.

Menurut Jokowi, keberhasilan Veddriq, Rizki dan Gregoria seolah membangkitkan optimisme dan harapan bahwa atlet Indonesia bisa berlomba mencetak prestasi di event internasional.

Baca juga:

Bertemu Jokowi, Para Peraih Medali Olimpiade Paris 2024 Diarak Keliling Jalanan Protokol Jakarta

Jokowi melihat keberhasilan ini bukan instan, ada proses panjang yang dikakukan dari seluruh pihak.

“Baik dari identifikasi bakat dini, pelatihan jangka panjang dan berkelanjutan hingga kerja keras tim pelatih dan pendukung semua cabang olah raga yang berkontribusi dalam prestasi yang membanggakan ini,” jelas Jokowi yang memakai kemeja putih lengan panjang ini.

Veddriq dan Rizky yang meraih emas mendapat bonus masing-masing sebesar Rp 6 miliar. Sedangkan Gregoria yang meraih medali perunggu mendapatkan bonus sebesar Rp 1,650 miliar.

Selain itu, tidak ketinggalan bonus juga diberikan kepada pelatih masing-masing atlet. Pelatih angkat besi dan panjat tebing, masing-masing meraih Rp 2,75 miliar. Sedangkan pelatih Gregoria meraih bonus sebesar Rp 675 juta. Serta Rp 250 juta untuk atlet yang tak mendapat medali sebagai sebuah apresiasi dari pemerintah.

Baca juga:

Prancis Ungkap Ada Lebih dari 140 Serangan Siber selama Olimpiade Paris 2024

“Bonus ini agar dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk motivasi dan meningkatkan prestasi untuk mengharumkan nama bangsa kita,” jelas Jokowi. (knu)

#Olimpiade Paris 2024 #Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sidang Roy Suryo 5 November 2026 Terbuka untuk Umum, Simak Aturan dari PN Jaktim
Sidang Roy Suryo yang dihadiri Jokowi pada 5 November 2026, bakal dibuka untuk umum. Berikut ketentuannya.
Soffi Amira - Selasa, 03 November 2026
Sidang Roy Suryo 5 November 2026 Terbuka untuk Umum, Simak Aturan dari PN Jaktim
Berita
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Roy Suryo, PN Jaktim Batasi 80 Pengunjung
Jokowi akan menghadiri sidang Roy Suryo di PN Jaktim, Kamis (5/11). Namun, jumlah pengunjung dibatasi menjadi 80 orang.
Soffi Amira - Selasa, 03 November 2026
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Roy Suryo, PN Jaktim Batasi 80 Pengunjung
Indonesia
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka ni menegaskan pihaknya akan hadiri sidang asalkan surat panggilan diterima.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Indonesia
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Jaksa akan memanggil Jokowi dan Syarif di persidangan pada Kamis (5/11).
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Indonesia
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Jaksa akan menghadirkan Jokowi sebagai saksi dalam sidang Roy Suryo pekan depan. Roy menyebut kehadiran mantan presiden itu telah lama dinantikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Bagikan