Kesehatan

Berbau Tak Sedap, 5 Makanan Ini Justru Kaya Manfaat

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 02 September 2019
Berbau Tak Sedap, 5 Makanan Ini Justru Kaya Manfaat

Meski beraroma tak sedap namun kaya akan manfaat (Foto: funnyfood)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MAKANAN dengan aroma sedap tentu akan kita santap tanpa ragu. Terkadang, dari baunya saja kita sudah bisa menebak jenis makanan tertentu. Namun, apa yang kita pikirkan jika mencium bau tak sedap suatu makanan? Mungkin kita akan menghindari makanan tersebut. Aroma bau yang tajam membuat kita bahkan tidak ingin menyentuhnya.

Di balik bau yang tidak sedap, ternyata beberapa makanan berbau tajam punya banyak manfaat. Mulai dari melancarkan pencernaan hingga menurunkan berat badan. Simak jenis-jenis makanan tersebut dan segudang manfaatnya di bawah ini.

Baca juga:

Ajaib! Ternyata Deretan Makanan Ini Bisa Tingkatan Kesehatan dan Kemampuan Otak

1. Kimchi

Berbau Tak Sedap, 5 Makanan Ini Justru Bermanfaat
Kimchi dapat melancarkan pencernaan (Foto: Pixabay/jinhokim)

Kimchi merupakan makanan khas dari Korea yang mempunyai banyak manfaat. Terbuat dari sawi yang difermentasikan dengan beberapa bahan seperti cuka, garam, bawan putih, bubuk cabai, dan bahan lainnya.

Menurut jurnal Fermented Fruits and Vegetables of Asia: A Potential Source of Probiotics, kimchi merupakan makanan yang baik bagi pencernaan. Kimchi mengandung protein vitamin, dan mineral. Biasanya, makanan ini disajikan sebagai pelengkap nasi, mi, atau sup.

2. Bawang putih

Berbau Tak Sedap, 5 Makanan Ini Justru Bermanfaat
Bawang putih dapat melancarkan pencernaan dan membuang racun dalam tubuh (Foto: Pixabay/stevepb)

Selesai menyantap bawang putih, biasanya akan menghasilkan bau nafas tak sedap. Hal itu disebabkan karena bawang putih mengandung sulfur yang beraroma tak sedap.

Siapa sangka, justru aroma sulfur dan alisin dalam bawang putih memiliki banyak manfaat. Keduanya berfungsi sebagai antibiotik yang berguna untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan dan membuang racun dalam tubuh.

Baca juga:

Cara Kilat Turunkan Kolesterol: Makan Bawang Putih

3. Natto

Berbau Tak Sedap, 5 Makanan Ini Justru Bermanfaat
Natto kaya akan probiotik. (Foto: Pixabay/whui1818)

Siapa sangka makanan khas Jepang berbau busuk ini justru memiliki khasiat bagi tubuh. Natto merupakan hasil fermentasi dari kedelai yang mempunyai tekstur lengket dan berlendir, dibuat dengan cara membungkus kedelai menggunakan jerami.

Jerami tersebut mengandung bakteri bacillus subtilis yang berfungsi membusukkan gula pada kedelai, dan akhirnya menjadi natto. Itu sebabnya mengapa natto memiliki aroma yang tidak sedap. Jangan salah, natto ternyata kaya akan probiotik yang membuat pencernaan menjadi lebih lancar.

4. Ikan asin

Berbau Tak Sedap, 5 Makanan Ini Justru Kaya Manfaat
Ikan asin kaya akan vitamin A dan kalsium (Foto: resepkoki)

Ikan yang memiliki aroma sangat khas ini ternyata juga bermanfaat bagi tubuh kita. Ikan asin memiliki kandungan kalsium yang cukup tinggi yang membuat pertumbuhan tulang menjadi lebih baik serta mengurangi mengurangi risiko pengeroposan tulang. Selain kalsium, ikan asin juga memiliki kandungan vitamin A yang baik untuk kesehatan mata.

5. Mengkudu

Berbau Tak Sedap, 5 Makanan Ini Justru Kaya Manfaat
Mengkudu dapat mencegah penyakit jantung (Foto: Pixabay/braico)

Meski memiliki bau tak sedap, mengonsumsi buah mengkudu ternyata memiliki manfaat untuk mencegah penyakit jantung dengan cara mengurangi kadar kolestrol dan inflamasi.

Selain itu, kandungan viamin C pada buah ini bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Jika kamu mengonsumsi 100 ml jus mengkudu, kamu dapat memenuhi 33 persen kebutuhan vitamin C harian yang disarankan. (and)

Baca juga:

Sehat dan Ramah Diet, Makanan ini Bisa Menenangkan

#Kesehatan #Tips Kesehatan #Info Kesehatan #Makanan Sehat
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia
Jatah MBG untuk Anak Tetap Ada Saat Libur, Boleh Diambil Bapak atau Emak Lho
BGN menepis tudingan bahwa kelanjutan program di masa libur hanya demi menghabiskan sisa anggaran tahun 2025 yang mencapai Rp71 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Desember 2025
Jatah MBG untuk Anak Tetap Ada Saat Libur, Boleh Diambil Bapak atau Emak Lho
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Bagikan