Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Berbagi kebahagiaan dari Kisah Rasulullah dan Anak Yatim di Hari Idul Fitri

Muchammad YaniMuchammad Yani - Selasa, 25 Mei 2021
Berbagi kebahagiaan dari Kisah Rasulullah dan Anak Yatim di Hari Idul Fitri

Idul Fitri Membahagiakan dan mengasuh anak yatim menjadi salah satu anjuran dari kisah Rasulullah SAW. (foto: kasihpalestina.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TRADISI kumpul keluarga di kampung halaman ketika Hari Raya Idul Fitri memang sangat dinantikan. Sayangnya seperti tahun lalu, Lebaran tahun ini kita diminta untuk tidak pulang kampung. Tujunnya agar penyebaran virus Corona bisa ditekan.

Meski demikian, beruntung bagi orang-orang yang masih memiliki anggota keluarga. Walapun belum bisa bertemu karena pandemi, tetapi kamu masih bisa melakukannya secara virtual. Jika kamu masih mengeluh soal itu, lalu bagaimana dengan kondisi anak yatim dan yatim piatu?

Kamu perlu simak sejenak kisah sebatang kara anak yatim yang pernah diadopsi oleh Nabi Muhammad SAW sampai akhir hayatnya.

Baca juga:

Sudah Halalbihalal, Masih Julid Saja

Syekh Utsman bin Hasan bin Ahmad as-Syakir al-Khuwairy merupakan salah salah satu ulama abad ke-13 dalam kitab Durratun Nashihin halaman 278, menjelaskan salah satu hadist riwayat Anas bin Malik yang menceritakan sosok anak yatim yang terlihat sedih di Hari Raya Idul Fitri. Kemudian, Rasulullah SAW pun melihat dan menanyakan kenapa. Cerita anak yatim tersebut membuat Rasulullah SAW merasa iba dan mengasuhnya.

Dikisahkan, waktu itu Rasulullah sedang berangkat menuju shalat ‘Id. Di perjalanan, beliau melihat banyak anak-anak sedang bermain begitu ceria. Tetapi, Rasulullah SAW terkejut ketika melihat ada seorang anak kecil seorang diri dengan pakaian kumal dan menangis.

Di balik kebahagian saat Idul Fitri, masih ada anak-anak yang menangis karena tidak bisa merayakan bersama orang tuanya untuk selamnya. (foto: dawainusa.com)
Di balik kebahagian saat Idul Fitri, masih ada anak-anak yang menangis karena tidak bisa merayakan bersama orang tuanya untuk selamnya. (foto: dawainusa.com)

Merasa iba, Rasulullah SAW mengahampiri anak tersebut dan bertanya, “Wahai anak kecil, apa yang membuatmu menangis. Kenapa tidak ikut bermain bersama teman-temanmu?,” awalnya anak tersebut tidak tahu beliau adalah Rasulullah SAW.

Kemudian, anak tersebut menjawab “Wahai laki-laki di depanku, ayahku telah meninggal saat mengikuti suatu peperangan bersama Rasulullah SAW. Setelah itu, ibuku menikah lagi dan membawa harta-hartaku. Lalu ayah tiriku mengusirku dari rumah.”

“Sejak itu, aku tidak lagi memiliki makanan, minuman, pakaian dan rumah. Sampai hari ini (Idul Fitri). ketika aku melihat banyak anak-anak berbahagia dengan ayah-ayah mereka, aku pun sedih dan menangis.”

Setelah mendengar penjelasan dari anak yatim tersebut, Rasulullah SAW merasa iba dan ingin mengadopsinya. “Wahai anak kecil, bersediakah jika aku menjadi bapakmu, ‘Aisyah menjadi ibumu, Ali menjadi pamanmu, Hasan dan Husein menjadi kedua saudara laki-lakimu, dan Fatimah menjadi saudara perempuanmu?” tawar Rasulullah SAW.

Baca juga:

Ragam Tradisi Unik Nusantara Merayakan Hari Raya Idul Fitri

Dari tawaran tersebut, seketika anak itu langsung tahu, bahwa laki-laki tersebut adalah Rasulullah. “bagaimana mungkin aku tidak senang wahai Rasulullah,” jawab anak itu dengan ekspresi berubah dengan kegembiraan.

Rasulullah SAW kemudian membawa anak itu ke rumahnya. Langsung dianggap seperti anak sendiri. Kemudian ia diberi pakaian yang indah, diberi makanan sampai kenyang, hingga diberi minyak wangi yang harum. Kemudian anak yatim tersebut bisa bermain bersama teman-temannya dengan penuh tawa kebahagiaan.

Kisah anak yatim ini sempat membuat teman-temannya iri “andai saja bapak kami syahid saat perang, pasti kami sudah seperti engkau.”

Sayangnya setelah Rasulullah SAW wafat, anak itu harus kembali merasakan kehilangan sosok ayah yang ia sayangi. Kemudian ia dirawat oleh Abu Bakar ra. Dari kisah anak yatim ini dan sifat Rasulullah SAW, terdapat beberapa pelajaran penting yang perlu kita contoh dan teladani.

Bagi kebahagian saat Idul Fitri pada anak yatim piatu seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW. (Foto: Instagram/@pencinta_anakyatim)
Bagi kebahagian saat Idul Fitri pada anak yatim piatu seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW. (Foto: Instagram/@pencinta_anakyatim)

Pertama, momen Idul Fitri seharusnya menjadi momen yang berbahagia. Tapi juga jangan sampai lupa karena terlalu larut dalam kebahagiaan, sampai melupakan nasib orang lain.

Kedua, pentingnya rasa tanggung jawab sebagai Nabi sekaligus kepala negara. bertanggung jawab atas nasib rakyatnya. Ketika melihat ada anak yatim atau yatim piatu, dengan sifat kepemimpinannya, tanpa pikir panjang, Rasulullah kemudian menawari untuk mengadopsinya. Karena merasa ini bagian dari tanggung jawabnya.

Ketiga, anjuran mengasihi anak yatim. Seperti yang dicontohkan Rasulullah di atas merupakan dorongan bagi umatnya untuk selalu menyantuni dan mengasihi anak yatim piatu. Ada banyak sekali hadits-hadits nabi yang menjelaskan anjuran dan keutamaan menyantuni anak yatim tersebut.

Jadi, di momen Idul Fitri yang penuh dengan kebahagian dan istimewa ini, akan lebih baik jika momen ini juga dapat dibagi pada orang lain. (Rzk)

Baca juga:

Peshawari Chappal, Sepatu Tradisional Pakistan Jadi Tren di Idul Fitri

#Lipsus Bulanan #Idul Fitri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Jaya Turunkan 2.470 Personel Pastikan Keamanan Jabodetabek Tetap Kondusif Pasca Lebaran 2026
Polda Metro Jaya menggelar Apel Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka pengamanan pasca Operasi Ketupat Jaya 2026 di Stadion Presisi Polda Metro Jaya, Kamis (26/3).
Frengky Aruan - Kamis, 26 Maret 2026
Polda Metro Jaya Turunkan 2.470 Personel Pastikan Keamanan Jabodetabek Tetap Kondusif Pasca Lebaran 2026
Indonesia
Hampir 5 Persen ASN 'Tak Ada Kabar' Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran 2026, Pemprov DKI Siapkan Hukuman Sanksi Disiplin
ASN yang tidak hadir tanpa keterangan yang sah akan dikenakan sanksi sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.
Frengky Aruan - Kamis, 26 Maret 2026
Hampir 5 Persen ASN 'Tak Ada Kabar' Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran 2026, Pemprov DKI Siapkan Hukuman Sanksi Disiplin
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
“Jadi bagi siapapun warga negara Indonesia yang mau datang ke Jakarta, Jakarta terbuka, tetapi Jakarta tentunya juga mensyaratkan orang untuk bekerja itu harus dengan kapasitas, kapabilitas, atau yang menjadi kebutuhan,” kata Pramono.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
Indonesia
Temui Jokowi di Momen Idul Fitri, Budi Arie Tanggapi soal Viral Tembok Ratapan Solo
Ketua Projo Budie Arie beetemu Presiden ke-7 Jokowi di kediamannya di Jalan Kutai Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Rabu (25/3).
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Temui Jokowi di Momen Idul Fitri, Budi Arie Tanggapi soal Viral Tembok Ratapan Solo
Indonesia
Presiden Prabowo Telepon Sejumlah Kepala Negara Islam, Silaturahmi Idul Fitri 1447 H hingga Perkuat Kerja Sama Internasional
Komunikasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian silaturahmi RI 1 dengan para pemimpin negara sahabat.
Dwi Astarini - Selasa, 24 Maret 2026
 Presiden Prabowo Telepon Sejumlah Kepala Negara Islam, Silaturahmi Idul Fitri 1447 H hingga Perkuat Kerja Sama Internasional
Indonesia
Sejumlah Provinsi Hadapi Bencana Hidrometeorologi saat Lebaran 2026, Lapor BNPB
BNPB melaporkan sejumlah provinsi menghadapi bencana hidrometeorologi pada 21-22 Maret 2026 atau saat Idul Fitri 1447 Hijriah.
Frengky Aruan - Senin, 23 Maret 2026
Sejumlah Provinsi Hadapi Bencana Hidrometeorologi saat Lebaran 2026, Lapor BNPB
ShowBiz
Lirik Lagu Lahir Batin, Karya Baru Masdddho Tentang Refleksi Diri di Hari Raya
Sosok Masdddho dikenal konsisten menghadirkan karya yang sarat emosi dan dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Maret 2026
Lirik Lagu Lahir Batin, Karya Baru Masdddho Tentang Refleksi Diri di Hari Raya
Fun
Lirik Sayang Raya, Lagu Lebaran Kolaborasi Malaysia-Indonesia dari Mal Hamka
“Sayang Raya” tidak hanya merayakan semangat Idul Fitri, tetapi juga menjadi simbol pertemuan budaya serumpun Malaysia dan Indonesia melalui harmoni musik.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Maret 2026
Lirik Sayang Raya, Lagu Lebaran Kolaborasi Malaysia-Indonesia dari Mal Hamka
Fun
Wajib Tahu, Kandungan Kalori Aneka Kue Lebaran
Simak juga tips mengonsumsi kue lebaran.
Frengky Aruan - Minggu, 22 Maret 2026
Wajib Tahu, Kandungan Kalori Aneka Kue Lebaran
Indonesia
Tembus 10 Juta Orang, Pemudik Angkutan Umum pada Lebaran 2026 Melonjak Dibanding Tahun Lalu
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat pergerakan penumpang selama angkutan mudik Lebaran 2026.
Frengky Aruan - Minggu, 22 Maret 2026
Tembus 10 Juta Orang, Pemudik Angkutan Umum pada Lebaran 2026 Melonjak Dibanding Tahun Lalu
Bagikan