Kesehatan

Berbagai Pilihan Pemanis Sehat dan Rendah Kalori

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 06 Februari 2021
Berbagai Pilihan Pemanis Sehat dan Rendah Kalori

Segera ganti gula biasa dengan alternatif pemanis yang lebih sehat. (Foto_ Pixabay_

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

APAKAH kamu termasuk tipe sweet tooth yang tidak bisa hidup tanpa makanan manis? Jika begitu, sebaiknya kamu mulai mengganti gula biasa dengan alternatif pemanis yang lebih sehat. Sayangnya, hampir semua camilan manis mengandung gula yang buruk bagi kesehatan. Selain itu, terlalu banyak konsumsi makanan manis setiap hari juga membuatmu berisiko terkena penyakit diabetes dan obesitas.

Seperti dilansir Aplaceformom.com, gula merupakan salah satu rempah yang digunakan untuk menambah cita rasa atau mengawetkan makanan. Untungnya, saat ini ada berbagai macam pengganti gula yang jauh lebih sehat dan tentunya aman bagi penderita diabetes. Selain lebih sehat, alternatif pemanis ini juga rendah kalori sehingga sangat cocok untuk mereka yang sedang melakukan diet sehat.

BACA JUGA:

1. Stevia

stevia
Stevia aman dikonsumsi bagi penderita diabetes dan obesitas. (Foto: Pixabay_ 13082)

Stevia merupakan ekstrak dari tumbuh-tumbuhan yang memiliki kadar kalori rendah. Meskipun begitu, rasa dari stevia tak kalah dengan gula biasa bahkan jauh lebih manis. Karena memiliki kalori yang sangat rendah, stevia biasa dianjurkan untuk penderita diabetes dan obesitas. Kamu tetap bisa makan manis tanpa khawatir kadar gula dalam darah naik seketika.

2. Madu

madu
Madu telah lama menjadi alternatif pemanis. (Foto: Pixabay_ fancycrave1)

Madu sudah sejak lama digunakan sebagai alternatif pemanis pengganti gula biasa. Apalagi madu juga mengandung tambahan nutrisi yang tidak ada di dalam gula biasa seperti seperti antioksidan, mineral, dan vitamin. Madu juga lebih mudah dicerna oleh tubuh jika dibandingkan dengan gula biasa.

3. Sukralosa

sukralosa
Sukralosa diklaim 600 kali lebih manis dari gula biasa. (Foto:Pixabay_ 955169)

Sukralosa saat ini sudah mulai dilirik sebagai pengganti gula biasa. Sukralosa dianggap sebagai alternatif pemanis yang lebih unggul dibandingkan dengan pemanis lainnya karena mengandung nol kalori serta diklaim 600 kali lebih manis dari gula biasa. FDA mengatakan sukralosa merupakan pengganti gula paling aman untuk ibu hamil dan menyusui.

4. Pasta kurma

kurma
Buah kurma diolah menjadi pemanis yang tinggi serat. (Foto: Pixabay_ Enotovyj)

Selain bisa digunakan sebagai alternatif pemanis, kurma juga kaya akan mineral, serat, dan vitamin. Kamu bisa mengurangi asupan kalori sekaligus menambah nilai gizi pada hidangan yang menggunakan pasta kurma sebagai pemanis. (mar)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Maria Theresia

Your limitation -- it's only your imagination.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan