Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Berangsur Surut, Kini 91 RT Terendam Banjir hingga Senin Pukul 10 Pagi

Frengky AruanFrengky Aruan - Senin, 07 Juli 2025
Berangsur Surut, Kini 91 RT Terendam Banjir hingga Senin Pukul 10 Pagi

Ilustrasi hujan. (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Banjir yang melanda sejumlah wilayah Jakarta perlahan-lahan mulai surut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan hingga Senin (7/7) pukul 10.00 WIB terdapat 91 Rukun Tetangga (RT) terendam banjir.

"BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 91 RT," kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD Provinsi DKI Jakarta, M Yohan kepada wartawan, Senin (7/7).

Yohan mengungkapkan, bahwa ada 880 jiwa yang terpaksa harus mengungsi.

Ia menargetkan, banjir tersebut cepat surut agar tidak mengganggu aktivitas warga.

"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," ucapnya.

Langkah yang dilakukan sekarang ini, kata dia, dengan mengerahkan personel untuk memonitor kondisi banjir.

Baca juga:

Pramono Klaim Banjir Jakarta Akibat Kiriman Air dari Bogor

BPBD DKI Jakarta juga mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat.

Lebih lanjut, ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi banjir.

"Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," terangnya.

Adapun data wilayah Jakarta terdampak banjir sebagai berikut:

Jakarta Pusat terdapat 17 RT yang terdiri dari:.

- Kel. Karet Tengsin

Jumlah: 17 RT

Ketinggian: 30 s.d 40 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Krukut

Jakarta Barat terdapat 14 RT yang terdiri dari:

- Kel. Kedaung Kaliangke

Jumlah: 3 RT

Ketinggian: 40 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Angke

- Kel. Rawa Buaya

Jumlah: 5 RT

Ketinggian: 40 s.d 70 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Angke

- Kel. Kedoya Selatan

Jumlah: 4 RT

Ketinggian: 60 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Pesanggrahan

- Kel. Kembangan Selatan

Jumlah: 1 RT

Ketinggian: 60 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Angke

- Kel. Kembangan Utara

Jumlah: 1 RT

Ketinggian: 30 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Pesanggrahan

Jakarta Selatan terdapat 18 RT yang terdiri dari:

- Kel. Tanjung Barat

Jumlah: 1 RT

Ketinggian: 40 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi & Luapan Kali Ciliwung

- Kel. Pela Mampang*

Jumlah: 3 RT

Ketinggian: 50 s.d 150 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi & Luapan Kali Ciliwung

- Kel. Pengadegan*

Jumlah: 2 RT

Ketinggian: 30 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi & Luapan Kali Ciliwung

- Kel. Rawa Jati

Jumlah: 7 RT

Ketinggian: 80 s.d 100 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi & Luapan Kali Ciliwung

- Kel. Jati Padang

Jumlah: 1 RT

Ketinggian: 80 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi & Luapan PHB Sarua

- Kel. Pejaten Timur

Jumlah: 4 RT

Ketinggian: 50 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi & Luapan Kali Ciliwung

Jakarta Timur terdapat 42 RT yang terdiri dari:

- Kel. Bidara Cina

Jumlah: 14 RT

Ketinggian: 80 s.d 130 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi & Luapan Kali Ciliwung

- Kel. Cipinang Muara

Jumlah: 2 RT

Ketinggian: 40 s.d 50 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi & Luapan Kali Sunter Hulu

- Kel. Kampung Melayu

Jumlah: 4 RT

Ketinggian: 80 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi & Luapan Kali Ciliwung

- Kel. Cawang

Jumlah: 7 RT

Ketinggian: 80 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi & Luapan Kali Ciliwung

- Kel. Cipinang Melayu

Jumlah: 15 RT

Ketinggian: 150 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi & Luapan Kali Sunter Hulu

Jalan Tergenang terdapat 3 Ruas Jalan yang terdiri dari:

1. Jl. Adi karya, Kel. Kedoya Selatan, Jakarta Barat

Ketinggian: 60 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

2. GG. H Musanif, Kel. Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat

Ketinggian: 40 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

3. Jl. Cipinang indah ( SMK Penabur ), Kel. Pondok Bambu, Jakarta Timur

Ketinggian: 60 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

Lokasi pengungsi

• Masjid Jami Al Khaer: 10 KK, 20 Jiwa

• Mushola Kelurahan Kedoya Selatan: 12 KK, 37 Jiwa

• Masjid Al Muhajirin: 22 KK, 79 Jiwa

• Masjid Al Ridwan & Mushola Sabili: 23 KK, 75 Jiwa

• Aula Kantor Kelurahan Bidara Cina: 33 KK, 137 Jiwa

• Masjid Jami Ittihadul Ikhwan : 24 KK, 74 Jiwa

• SDN 01/02 Kampung Melayu : 37 KK, 119 Jiwa

• Mushola Al-Ishlah Kampus Binawan Cawang : 11 KK, 30 Jiwa

• Masjid Al Muqorobbin: 35 KK, 116 Jiwa

• Masjid Al Hidayah: 8 KK, 31 Jiwa

• Posko Penungsi Tenda BPBD: 7 KK, 28 Jiwa

• Masjid Universitas Borobudur: 24 KK, 81 Jiwa

• RW 10: 14 KK, 53 Jiwa. (Asp).

#BPBD DKI Jakarta #Banjir #Rukun Tetangga
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Dunia
Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Ribuan orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk ibu kota Dhaka.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
 Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Indonesia
BPBD DKI Peringatkan Potensi Banjir Rob di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu hingga 16 Juli 2026
BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan potensi banjir rob di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu pada 16 Juli 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
BPBD DKI Peringatkan Potensi Banjir Rob di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu hingga 16 Juli 2026
Indonesia
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Penertiban tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Indonesia
Gunung Semeru Siaga, BPBD Lumajang Minta Warga Waspada Awan Panas
Warga juga harus mewaspadai ancaman sekunder berupa aliran lahar dingin di sepanjang sungai berhulu di Gunung Semeru, terutama saat hujan turun
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Gunung Semeru Siaga, BPBD Lumajang Minta Warga Waspada Awan Panas
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Indonesia
Langkah Antisipasi Pemprov DKI Hadapi Cuaca Ekstrem
BPBD DKI terus memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan perkembangan kondisi atmosfer yang dikeluarkan oleh BMKG.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Langkah Antisipasi Pemprov DKI Hadapi Cuaca Ekstrem
Indonesia
Jakarta Berpotensi Hadapi Cuaca Ekstrem 20-24 Mei, BPBD Ingatkan Warga Waspada
Wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu, diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang berpotensi menimbulkan banjir.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Jakarta Berpotensi Hadapi Cuaca Ekstrem 20-24 Mei, BPBD Ingatkan Warga Waspada
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Kedua embung tersebut berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, konservasi air, sekaligus ruang publik bagi warga.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
 Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Bagikan