MerahPutih.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 1447 H bagi aparatur sipil negara (ASN) telah mencapai Rp 3,1 triliun per 6 Maret 2026.
Pemerintah menargetkan seluruh pencairan THR abdi negara aktif dan pensiunan yang dianggarkan mencapai Rp 55 triliun sudah selesai pekan depan.
“Sebagian THR sudah keluar, mungkin seminggu ke depan selesai,” kata Purbaya, dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (6/3).
Baca juga:
THR ASN 2026 Naik 10%
Total anggaran Rp 55 triliun untuk pencairan THR lebaran ASN, PPPK, TNI/Polri, serta pensiunan tahun ini naik 10 persen dibanding tahun 2025 lalu yang sebesar Rp 49 triliun.
Untuk THR 2026, rincian alokasi anggarannya sebesar Rp 22,2 triliun diperuntukkan bagi 2,4 juta ASN pusat dan TNI/Polri, Rp 20,2 triliun untuk 4,3 juta ASN daerah, serta Rp 12,7 triliun untuk 3,8 juta pensiunan.
Baca juga:
Masih Ada ATM Rp 10 Ribu di Jakarta. Catat Lokasinya, Pas Buat Kasih THR Bocah-Bocah!
THR ASN 2026 Dibayar Penuh 100%
THR tahun ini dibayarkan 100 persen penuh, meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan, serta tunjangan kinerja sesuai regulasi.
Rincian Penyaluran THR
- ASN Pusat: Rp 3 triliun untuk 631 ribu pegawai dari total 2,2 juta ASN.
- ASN Daerah: Rp 127,6 miliar untuk 16.848 pegawai, disalurkan 3 pemerintah daerah dari 546 pemda.
- Pensiunan: Rp 11,4 triliun untuk 3.568.570 pensiunan, dengan realisasi mencapai 93,5 persen.
(*)