Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Benda Peninggalan The Beatles Bakal Dilelang

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 27 September 2020
Benda Peninggalan The Beatles Bakal Dilelang

Kacamata legendaris John Lennon. (Foto: Reuters)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BALAI lelang benda seni rupa Sotheby’s kembali mengadakan lelang daring dari benda-benda bersejarah dari The Beatles. Lelang ini diselenggarakan untuk menandai 50 tahun bubarnya grup band legendaris asal Inggris itu. Sejumlah barang-barang antik pun bisa kamu pilih langsung di laman resmi Sotheby’s.

Lelang dari ini sudah dilaksanakan sejak 23 September dan ditutup pada 1 Oktober 2020 waktu setempat. Mereka menawarkan barang-barang yang mencakup seluruh karier pertunjukan The Beatles.

Baca juga:

Sotheby's Bakal Lelang Lukisan Potret Kekasih Pablo Picasso

Sebut saja seperti daftar pelanggaran yang dicatat oleh guru John Lennon selama di sekolah, hingga selebaran yang mengiklankan beberapa konser awal mereka di area Liverpool.

Terdapat pula salinan yang ditandatangani dari single pertama mereka dari 1962, Love Me Do, yang dibanderol dengan harga 15 ribu pound dan 20 ribu pound atau sekitar Rp285 kita hingga Rp380 juta.

Barang yang menarik perhatian lainnya adalah kacamata John Lennon senilai 30 ribu hingga 40 ribu pound sterling, atau sekitar Rp572 juta hingga Rp762 juta.

Baca juga:

Fantastis! Lirik Lagu 'Hey Jude' Tulisan Tangan Paul McCartney Terjual Rp14 Miliar

Benda Bersejarah Peninggalan The Beatles Bakal Dilelang
Kesalahan yang dilakukan John Lennon selama di sekolah. (Foto: Sotheby's)

Ada juga jam tangan Cartier milik mantan manajer The Beatles, Brian Epstein, yang diproduksi pada 1966 dan diperkirakan mencapai 25 ribu poundsterling atau sekitar Rp476 juta.

Kematian Epstein pada 1967 dianggap sebagai faktor kunci yang akhirnya membuat grup band legendaris asal Liverpool itu berpisah.

“Jam tangan ini tetap ada di keluarga sejak kematian Epstein. Epstein dapat terlihat mengenakan jam tangan khas ini di banyak foto dari tur dunia The Beatles pada 1966 dan seterusnya,” tulis rumah lelang tersebut.

Benda Bersejarah Peninggalan The Beatles Bakal Dilelang
Jam tangan Brian Epstein. (Foto: Sotheby's)

Mengutip laman NME putra bungsu John Lennon, Sean Ono Lennon, akan mewawancarai Paul McCartney untuk acara radio khusus yang membahas mendiang ayahnya.

Di sisi lain, dokumenter terakhir wawancara John Lennon akan rilis akhir 2020. Film dokumenter itu menampilkan wawancara Lennon sebelum tewas ditembak oleh penggemar fanatiknya, Mark David Chapman pada 8 Desember 1980 di depan apartemennya di Manhattan, Kota New York. (and)

Baca juga:

Dokumenter Wawancara Terakhir John Lennon Rilis Akhir Tahun Ini

#Musik #Pelelangan #Barang Antik #The Beatles
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan