Kecantikan

Benarkah Skincare Probiotik Bagus untuk Kulit Wajah?

annehsannehs - Sabtu, 17 Oktober 2020
Benarkah Skincare Probiotik Bagus untuk Kulit Wajah?

Dapatkan kulit bersinar dari luar dan dalam. (Foto: Pexels/Pixabay))

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PROBIOTIK identik dengan khasiatnya dalam melancarkan sistem pencernaan. Bakteri baik yang sangat bermanfaat ini biasanya diperoleh dari makanan, minuman atau suplemen probiotik.

Selama beberapa waktu terakhir, skincare probiotik mulai ramai diperbincangkan di dunia kecantikan. Jika dioleskan ke wajah, skincare ini dipercaya bisa memberikan beberapa manfaat bagi kulit, termasuk menenangkan kulit, melembapkan kulit dan membantu pemulihan jerawat.

Baca juga:

Yuk Cek 3 Produk Skincare Terbaik yang Sedang Hits di Media Sosial!

Segelintir brand kecantikan di seluruh dunia pun berlomba-lomba untuk memformulasikan skincare probiotik ini. Lantas, apakah probiotik benar-benar bagus untuk kulit? Menurut Hypebae, para dokter dan ahli kecantikan mengungkapkan fakta dibalik skincare probiotik.

Apa itu probiotik?

Skincare probiotik dikatakan mampu meredakan jerawat. (Foto- Healthline)
Skincare probiotik dikatakan mampu meredakan jerawat. (Foto: Healthline)

Probiotik merupakan bakteri sehat yang hidup di usus dan di permukaan kulit. Probiotik terdiri dari banyak jenis, tetapi paling umum adalah spesies Lactobacillus dan Bifidobacterium yang bermanfaat untuk mengatasi berbagai masalah pencernaan.

Biasanya, probiotik hadir dalam makanan yang difermentasi seperti kimchi, tempe, yogurt, hingga acar. Selain itu, probiotik sering ditambahkan pada produk pembersih, pelembap, dan masker.

Baca juga:

Hijabers, Yuk Follow 5 Akun Beauty Influencer Ini Untuk Inspirasi OOTD!

Menurut Dr. Bret Agin, perubahan mikrobioma usus memang bisa memberikan efek langsung ke kulit. Contohnya adalah bagaimana perubahan pola makan bisa mempengaruhi bakteri pada usus, dan mempengaruhi timbulnya jerawat serta kondisi peradangan kulit lainnya.

"Kulit dan usus sangat terhubung, karena mereka terbuat dari 'tabung' yang sama ketika tubuh manusia dibentuk," tambah Dr. Purvisha Patel dari Visha Skincare.

Kesimpulannya, probiotik yang dimakan bisa mendukung kesehatan usus, sehingga bermanfaat bagi kulit. Tetapi probiotik topikal (pemakaian luar) tidak berefek pada sistem pencernaan.

Manfaat probiotik topikal (probiotik pemakaian luar)

Probiotik topikal mampu melembapkan kulit. (Foto HUM Nutrition)
Probiotik topikal mampu melembapkan kulit. (Foto HUM Nutrition)

Probiotik topikal mampu memperkuat mikrobioma kulit yang bersifat melindungi kulit. Perlindungan ini mampu mempertahankan kelembapan dan memperbaiki tekstur kulit.

Menurut Dawn Clifford selaku penemu brand probiotik skincare bernama Glowbiotics, skincare probiotik mampu mengatasi kemerahan dan kekeringan kulit.

Clifford juga menambahkan bahwa skincare probiotik sangat bermanfaat bagi mereka yang memiliki kondisi kulit kronis seperti eksim, psoriasis, dan jerawat.

"Probiotik terbukti secara klinis mampu mengurangi munculnya peradangan dan bisa membantu mengurangi kemerahan dan iritasi, sehingga bisa membantu meningkatkan kejernihan dan warna kulit merata," tambah Dr. Roshini Raj dari TULA.

Jika kamu ingin mendapatkan hasil yang lebih maksimal, iringi penggunaan probiotik topikal bersamaan dengan mengonsumsi makanan atau suplemen kaya akan bakteri baik. (shn)

Baca juga:

Begini Membedakan Purging dan Break Out Ketika Mencoba 'Skincare' Baru

#Kecantikan #Kesehatan #Kesehatan Kulit
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Lifestyle
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
MS Glow memiliki pabrik dan gudang utama di Malang. Setiap harinya, ribuan pengiriman diproses.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan