Kesehatan

Benarkah Makan Kulit Pisang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan?

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 10 Desember 2019
Benarkah Makan Kulit Pisang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan?

Kulit pisang rumornya bisa bantu turunkan berat badan (Foto: Pixabay/_alicja_)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEBANYAKAN dari kita tahu bahwa pisang baik untuk kesehatan. Dengan kandungan 12% dosis harian potassium yang direkomendasikan dan 20% vitamin C dan B6, ditambah sebuah pisang juga menawarkan kurang lebih 3 gram serat. Selain rasanya yang enak, Pisang juga merupakan sumber pati resisten alami yang menekan nafsu makan. Pada gilirannya itu bisa membantu misi penurunan berat badan.

Melansir laman kesehatan Health, seorang ahli gizi mengatakan jika kita ingin mendapatkan manfaat penuh dari pisang, kita juga harus memakan kulitnya. Makan pisang langsung dengan kulitnya? Sudah ada yang mencoba?

Baca juga:

Sederet Manfaat Positif Mengonsumsi Pisang Terlalu Matang

Secara khusus ahli gizi mengatakan, memakan kulit pisang bisa meningkatkan asupan serat untuk tubuh, setidaknya 10%, karena banyak serat makanan yang ditemukan pada kulit pisang. Ia bahkan menjelaskan, dengan memakan kulit pisang kita bisa mendapatkan hampir 20% lebih banyak vitamin B6 dan vitamin C. Dengan itu, kita bisa meningkatkan asupan potasium dan magnesium dalam tubuh.

Benarkah Makan Kulit Pisang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan?
Kulit pisang kuning (Foto: Pixabay/Alexas_Fotos)

Tapi tunggu, itu bukan berarti kita disarankan untuk memakan kulit pisang secara langsung. Kulit pisang perlu dimasak untuk membuatnya jadi lembut, proses itu memecah beberapa dinding sel di dalam kulit pisang dan membuat nutrisi mudah diserap.

Warna kulit pisang pun memiliki manfaat yang masing-masing berbeda. Kulit pisang berwarna hijau kaya akan kandungan asam amino dan tryptophan. Selain itu, kulit pisang hijau juga kaya akan pati resisten yang sangat bermanfaat untuk kesehatan usus. Sedangkan kulit pisang berwarna kuning tinggi akan proporsi antioksidan yang lebih tinggi terkait dengan efek anti-kanker.

Baca juga:

Pisang Merah, si Langka yang Kaya Manfaat

Tapi sebelum kita mulai memasak dan mengonsumsi kulit pisang, perlu diingat disamping memiliki beberapa nilai gizi yang terbukti, bukti ilmiah untuk mendukung klaim penurunan berat badan dengan metode ini masih kurang. Belum ada penelitian yang dipublikasikan tentang ini, jadi kita tidak tahu secara pasti bagaimana memakan kulit pisang dapat membantu penurunan berat badan.

Sementara secara teoritis nutrisi seperti serat, prebiotik, dan antioksidan dapat membantu menurunkan berat badan, karena penelitiannya kurang, tidak ada pembuktian yang pasti. Beberapa ahli gizi lain bahkan mengatakan tidak perlu untuk memasukkan kulit pisang ke dalam pola makan.

Meski masih abu-abu, jika kamu memutuskan untuk mencobanya pilihlah pisang organik dan mencucinya untuk membersihkannya dari residu pestisida. Setelah itu, kamu bisa mencampurkannya ke dalam smoothies dengan tambahan buah manis maupun vanila. (ADP)

Baca juga:

Pisang Seharga Rp 1,6 Miliar Sukses Gemparkan Dunia, Apa Spesialnya?

#Buah Pisang #Kesehatan #Diet
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan