BEM SI Desak Komjen Listyo Usut Kasus Dugaan Pelanggaran HAM dan Penembakan Laskar FPI

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 22 Januari 2021
BEM SI Desak Komjen Listyo Usut Kasus Dugaan Pelanggaran HAM dan Penembakan Laskar FPI

Kabareskrim Polri Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo saat menjalani uji kepatutan dan kelayakan calon Kapolri di Komisi III DPRANTARA FOTO/Pool/Galih Pradipta/foc.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mendesak Kapolri terpilih Komjen Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas kasus dugaan pelanggaran HAM di Indonesia.

Kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia belum menjadi menjadi fokus utama institusi Polri. Salah satunya adalah kasus pembantaian satu keluarga di Sigi yang hingga saat ini masih belum tuntas.

Baca Juga

Surat Persetujuan Komjen Listyo Sigit Jadi Kapolri Sudah di Istana

"Ditambah lagi kasus penembakan enam anggota laskar FPI yang cukup menyita perhatian publik," tulis pernyataan sikap BEM SI untuk institusi Polri kepada wartawan, Jumat (23/1).

BEM SI mendorong Polri menindaklanjuti rekomendasi Komnas HAM soal dugaan pelanggaran HAM dalam kasus tewasnya enam anggota FPI. Hal ini, merujuk pada UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri, tujuan kepolisian adalah terbinanya ketenteraman masyarakat dengan menjunjung tinggi HAM.

Maka mereka mendukung Komjen Listyo Sigit Prabowo yang telah disetujui DPR untuk menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis untuk mengusut tuntas kasus HAM, serta menjaga kredibilitas Polri.

Calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan) memberikan keterangan pers usai mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan di Lobi Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/1). Foto: ANTARA
Calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan) memberikan keterangan pers usai mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan di Lobi Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/1). Foto: ANTARA

Selain persoalan HAM, BEM-SI juga meminta Komjen Sigit memberi ruang luas bagi aspirasi publik untuk berlangsungnya demokrasi yang sehat. Sebab, sisi ini terciderai ketika polisi melakukan proses pengamanan demonstrasi sepanjang 2019 hingga 2020.

Tidak sedikit demonstran mendapatkan perlakuan represif aparat selama menyalurkan aspirasi.

"Demokrasi yang menjadi asas bernegara dicederai oleh berbagai tindakan represif yang dilakukan aparat kepolisian di lapangan," beber BEM-SI dalam keterangan resminya.

Kemudian, BEM SI juga meminta Komjen Sigit mampu menjaga kredibilitas Polri sebagai instansi penegak hukum. Selanjutnya, mereka juga meminta Komjen Sigit untuk menegakkan supremasi hukum dengan seadil-adilnya.

"Mengembalikan marwah Polri sebagai pengayom masyarakat," tulis BEM-SI mengungkapkan permintaan lain kepada Komjen Sigit. (Knu)

Baca Juga

Kritik Listyo, YLBHI: Pam Swakarsa Berpotensi Timbulkan Konflik Horizontal

#BEM SI #Calon Kapolri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
3.983 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Aksi BEM SI di Depan DPR
Sebanyak 3.983 personel gabungan disiagakan mengamankan aksi BEM SI di depan DPR. Polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
3.983 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Aksi BEM SI di Depan DPR
Indonesia
Calon Kapolri Komjen Suyudi Janji Rombak Pola Rekrutmen hingga Penyederhanaan Lembaga Polri
Komjen Suyudi menegaskan tak boleh ada praktik titipan, transaksi, hingga sponsorship dalam proses rekrutmen dan pembinaan SDM Polri.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Calon Kapolri Komjen Suyudi Janji Rombak Pola Rekrutmen hingga Penyederhanaan Lembaga Polri
Indonesia
Tebak-Tebak Buah Manggis Varian Mini Cooper 2022 di Garasi Calon Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto
Penasaran dengan isi garasi calon tunggal Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto? Berdasarkan data LHKPN terbaru, ia hanya mendaftarkan NMAX dan Mini Cooper 2022 berstatus hibah. Intip ulasan lengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Oktober 2026
Tebak-Tebak Buah Manggis Varian Mini Cooper 2022 di Garasi Calon Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto
Indonesia
Rekam Jejak Komjen Suyudi Ario Seto Dinilai Punya Modal Kuat Benahi Polri
Komjen Pol Suyudi Ario Seto dinilai punya modal kuat pimpin Polri. Simak ulasan lengkap pengamat soal tantangan reformasi dan profesionalisme kepolisian ke depan!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Oktober 2026
Rekam Jejak Komjen Suyudi Ario Seto Dinilai Punya Modal Kuat Benahi Polri
Indonesia
Bongkar Total Kekayaan Calon Tunggal Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto, Aset Properti di Jaksel Bikin Salfok
Penasaran dengan harta kekayaan Komjen Suyudi Ario Seto? Cek rincian total kekayaan Calon Tunggal Kapolri terbaru di LHKPN 2025 yang mencapai Rp5,8 miliar dan 100% bebas utang!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Oktober 2026
Bongkar Total Kekayaan Calon Tunggal Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto, Aset Properti di Jaksel Bikin Salfok
Indonesia
Gebrakan Program 100 Hari Calon Tunggal Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto
Penasaran dengan visi misi calon Kapolri Komjen Pol Suyudi Ario Seto? Simak detail program 100 hari pertamanya mulai dari berantas judi online hingga reformasi internal Polri di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Oktober 2026
Gebrakan Program 100 Hari Calon Tunggal Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto
Indonesia
Polri di Tangan Komjen Suyudi, tak Ada lagi ‘No Viral No Justice’
Suyudi mengatakan masyarakat yang membuat laporan polisi harus mendapatkan penanganan dan informasi perkembangan perkara.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Polri di Tangan Komjen Suyudi, tak Ada lagi ‘No Viral No Justice’
Indonesia
Profil Komjen Suyudi, Jagoan Reserse yang Diajukan Prabowo Jadi Kapolri
Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto sebagai calon tunggal Kapolri guna menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Profil Komjen Suyudi, Jagoan Reserse yang Diajukan Prabowo Jadi Kapolri
Indonesia
Elite Politik Solid, Penghambat Reformasi Jilid II
Gerakan perubahan besar seperti yang terjadi pada 1998 membutuhkan kombinasi krisis ekonomi dan krisis politik yang berlangsung secara bersamaan.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Elite Politik Solid, Penghambat Reformasi Jilid II
Indonesia
Mensesneg Tanggapi Ultimatum BEM SI soal Rupiah, Klaim Pemerintah Terus Bekerja Keras
Mensesneg Prasetyo Hadi merespons ultimatum BEM SI yang memberi tenggat 18 hari kepada pemerintah untuk mengatasi pelemahan rupiah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Mensesneg Tanggapi Ultimatum BEM SI soal Rupiah, Klaim Pemerintah Terus Bekerja Keras
Bagikan