MerahPutih.com - Direktur Utama TransJakarta, Budi Kaliwono memastikan tidak akan mematikan perekonomian angkutan umum dan ojek online atau pangkalan, dengan adanya pengoprasian gratis bus TransJakarta di Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
"Enggak ada pengurangan aktifitas perekonomian (angkot dan ojek), tapi kami memberikan jasa, mendistribusikan kepadatan yang biasa terjadi di dua jalur ini lebih ke distribusi ke semua," ujar Budi di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (21/12).
Lebih lanjut, Budi mengatakan bus yang digunakan untuk mengangkut warga di pasar terbesar di Asia Tenggara ini adalah bus berjenis low entry. Lanjut dia, pihaknya juga akan menyiapkan 10 shuttle bus dilengkapi stiker Tanah Abang Explorer dan dalam satu unit bus dapat menampung 66 penumpang.
"Gratis karena ini shuttle bus, Kita kasih yang terbaik low entry, sebanyak 10 shuttle," jelasnya.
Budi menambahkan, karena bus yang digunakan adalah low entry maka nantinya format shelter adalah bus stop.
"Shelter-nya bus stop karena format low entry trans Jakartakan ke kiri semuanya," jelas Budi.
Budi mengaku, nantinya disetiap pemberhentian bus akan dipasang alat tapping, namun tak akan mengurangi debit para pengguna bus.
"Kita lagi pasang alat tapping nanti kita coba tap dengan kartu yang kerjasama dengan DKI, taping enggak di debit, kartu biasa tapi bisa di tapping," pungkasnya. (Asp)

