Begini Sejarah Sabun Colek B29

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Minggu, 15 Agustus 2021
Begini Sejarah Sabun Colek B29

Para lelaki di Surabaya sedang mencuci. (Foto: KITLV)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEWU Gunawan (Go So He), selagi belanja di pasar pagi, sempat curi dengar keluhan ibu-ibu berkait kelangkaan sabung cuci Sunlight Zeep atau tersohor dengan mereka Tjap Tangan produksi Unilever di pasara.

Di tahun itu, 1930, krisis ekonomi besar melanda dunia, termasuk Hindia Belanda. Sektor industri berantakan. Tak sedikit perusahaan gulung tikar. Pabrik tutup. Pekerja menganggur. Produksi terhenti. Sementara beberapa perusahaan mampu bertahan terkendala kenaikan harga bahan pokok. Tak heran bila harga jual jadi melambung. Bahkan, sudah mahal, langka pula. Termasuk sabun cuci andalan para ibu: Tjap Tangan.

Baca juga:

Membongkar Klaim Raden Patah Orang Tionghoa

Keluhan ibu-ibu itu mengendap di benak Sewu. Lelaki 16 tahun perantau asal Mojokerto, Jawa Timur, melihat peluang besar dari kelangkaan juga mahalnya Tjap Tangan. Ia berniat memproduksi sabun cuci dengan harga murah.

Sewu mencari tahu cara membuat sabun dari bantuan seorang guru kimia. Ia lalu mengerti dan butuh kaostik soda sebagai bahan utama. Namun, bahan baku itu harus didatangkan dari luar negeri dan di tengah krisis ekonomi harganya sudah tak masuk akal. "Akhirnya pakai bahan gula dari tebu," kata Eka Gunawan, anak bungsu Sewu Gunawan, mengenang kisah ayahnya dikutip M Taufiqurohman pada Mereka Mau Hidup Seribu Tahun Lagi: Puluhan Merek Indonesia Yang Mampu Bertahan Lebih Dari Setengah Abad. "Jauh lebih murah dan ekonomis".

sabun b29
Kegiatan mencuci di masa lalu dilakukan di kali atau sungai. (Foto: KITLV)

Begitu niat tercetus, Sewu berusaha keras untuk mengutak-atik bahan, menghitung produksi, hingga mengemas sabun. Proses itu menguras keringat hingga menahun. Impian membuka usaha skala rumahan kemudian mewujud pada tahun 1942.

Pabrik skala rumahan dibangun di lahan seluas 300 meter persegi di Jalan Malaka, Jakarta Pusat. Ia mempekerjakan 100 pekerja untuk mengolah bahan mentah hingga mencetak menjadi sabun. Meski telah produksinya telah berjalan, Sewu masih kebingungan memberi nama merek dagang sabunnya.

Siaran radio berkali-kali melaporkan serangkaian kejadian selama Perang Pasifik dan masa akhir Perang Dunia 2. Sewu selalu tengiang-ngiang dengan Pesawat B29. Pesawat pengebom dan pengintai (reconnaissance aircraft) milik Angkatan Udara Amerika Serikat.

Pesawat B29 semakin kondang setelah diberi sandi 'Enola Gay' dan 'Bokscar' digunakan untuk menjatuhkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki. Ketenaran Pesawat Pengebom B29 langsung memikat hati Sewu Gunawan. Ia lantas, melalui perusahaan Sinar Antjol, mendaftarkan merek dagang sabun B29.

sabun b29
Para perempuan biasa datang bergerombol saat mencuci pakaian di sungai. (Foto: KITLV)

Sabun batangan B29 memang masih berjuang di pasaran saat kali pertama beredar. Saingan sabun cuci lain telah lebih dahulu melekat di hati masyarakat. Perlahan, penjualan mulai merangkak. Perubahan dari bentuk batangan menjadi krim kemudian lebih disenangi masyarakat. Selain, mudah pakai juga bisa digunakan untuk cuci piring, perabotan dapur, pakaian, hingga motor dan mobil.

Di tahun 1970, sabun B29 menjadi primadona. Perusahaan Sinar Antjol menggandeng pelawak perempuan kenamaan, Suratmi atau dikenal Ratmi B29, kebetulan bernama sama dengan merek sabun, untuk membintangi iklan Sabun B29. Saban hari, dari pagi hingga sore, banyolan pelawak perempuan bertubuh gempal itu setia mengajak ibu-ibu menggunakan sabun cuci multifungsi.

Sabun B29 langsung menguasai 80 persen pasar Indonesia. "Banyak sekali permintaan, tapi kami tak bisa memenuhinya dalam waktu singkat," kata Direktur Sales Marketing, Arie Handoyo Halim.

Kesohoran Sabun B29 mulai agak meredup ketika banyak sabun sejenis muncul di akhir tahun 1980-an. Ketika tongkat estafet beralih ke tangan anaknya, Eka Gunawan, masalah mendasar juga sedang dihadapi B29.

Ia memutar otak. Alumnus Universitas San Fransisco itu mencoba mengarungi pasar luar negeri. Mula-mula Rusia, namun Eka mengaku resah dengan stabilitas politik di negara-negara balkan. Ia memutar haluan dan mengincar pasar Afrika. "Ketimbang ngotot-ngototan di dalam negeri, lebih baik cari pasar lain saja," kata Eka.

Baca juga:

Tradisi "Besaran", Ziarah Makam Wali Dianggap Setara Naik Haji

Sabun B29, menurut Taufiqurrohman merupakan sabun Indonesia pertama nanti berhasil dijual secara berkala di negara-negara Afrika. Penjualannya pun sangat memuaskan. Larisnya penjualan Sabun B29 makin kentara ketika Krisis Ekonomi 1997. Permintaan membludak di Afrika sampai dia kali lipat produksi normal.

Meski begitu, keuntungan dari ekspor tak bisa menutupi carut-marut finansial akibat dampak krisis di dalam negeri. Pekerja harus menerima pil pahit pemotongan waktu kerja, dari tiga hanya tinggal satu shift. "Pesan ayah jangan ada PHK sesulit apa pun," kata Eka berpegang pada nasihat ayahnya. (*)

Baca juga:

Sejarah Orde Baru Larang Pelajar Islam Berhijab!

#Sejarah #Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Band alternatif Supple merilis single 'In A Mess' sebagai pembuka album terbaru sekaligus berkolaborasi dengan BOOspace lewat I AM BOOCLOTH EXHIBITION.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Lifestyle
7 Juli Memperingati Hari Apa? Presiden Haiti, Jovenel Moïse Tewas Dibunuh di Kediamannya
7 Juli memperingati hari apa? Simak daftar hari besar nasional dan internasional, Hari Pustakawan Indonesia, World Chocolate Day, Festival Tanabata, serta peristiwa bersejarah yang terjadi pada tanggal 7 Juli
ImanK - Senin, 06 Juli 2026
7 Juli Memperingati Hari Apa? Presiden Haiti, Jovenel Moïse Tewas Dibunuh di Kediamannya
Lifestyle
6 Juli Memperingati Hari Apa? Penasaran dengan Daftar Hari Besar dan Momen Bersejarah?
6 Juli memperingati hari apa? ini daftar hari penting pada 6 Juli, mulai Hari Zoonosis Sedunia, HUT Telkom Indonesia, peristiwa bersejarah, hingga tokoh yang lahir dan meninggal pada tanggal ini
ImanK - Minggu, 05 Juli 2026
6 Juli Memperingati Hari Apa? Penasaran dengan Daftar Hari Besar dan Momen Bersejarah?
Fashion
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Tahun ini, JF3 membawa tema 'Recrafted: Shaping the Future'.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
BTN Indonesia Fashion Week 2026 menghadirkan inovasi baru lewat kolaborasi dengan Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
Fashion
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Isa Boulder dikenal sebagai label fesyen yang mengedepankan eksplorasi material, teknik tekstil eksperimental, serta pendekatan body-conscious silhouette.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
BTN Indonesia Fashion Week 2026 memperkuat kolaborasi Indonesia dan Italia melalui Italian Trade Agency dan ASSOMAC untuk mendorong inovasi industri mode nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
Olahraga
Tanjung Verde Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Debutan tak Terkalahkan Lolos ke 32 Besar
Tanjung Verde mencetak sejarah dengan lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Mereka menjadi negara dengan populasi terkecil yang pernah mencapainya.
Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026
Tanjung Verde Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Debutan tak Terkalahkan Lolos ke 32 Besar
Fashion
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Koleksi ini terdiri dari atasan kemeja, tee, kaus lengan panjang, celana panjang dan pendek, celana bermuda, serta dua sepatu spesial.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Fashion
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
ESMOD Jakarta memberikan panggung bagi para mahasiswa untuk memamerkan kemampuan mereka dalam menerjemahkan ide kreatif menjadi rancangan busana.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
Bagikan