Begini Kriteria untuk Masuk dalam Rekor MURI

Febrian AdiFebrian Adi - Minggu, 19 Februari 2023
Begini Kriteria untuk Masuk dalam Rekor MURI

Denny Darko berhasil mendapatkan rekor MURI terbaru. (Foto: Merahputih.com/Febrian Adi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SENIMAN Denny Darko kembali memecahkan rekor untuk pembuatan kubus rubik terbanyak (1.705 rubik) di Indonesia melalui karyanya yang terpampang di tengah Main Atrium Gandaria City. Hal itu tentu merupakan salah satu misi dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk terus mendorong generasi muda dalam menciptakan karya-karya unik dan superlatif agar mampu memecahkan rekor.

“Pemberian rekor ini tentunya merupakan harapan akan lebih banyak seniman muda yang mampu menciptakan karya-karya superlative dan unik, sebagai salah satu aktivitas yang baik dilakukan saat ini,” ucap Direktur Marketing MURI Awan Rahargo di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (17/2).

Baca juga:

Mencoba Masuk ke Dunia Kuantum dari Film ‘Ant-Man and The Wasp: Quantumania’

Instalasi Denny Dargo yang meraih MURI. (Foto: Merahputih.com/Kamila)

Lebih lanjut, Awan mejelaskan MURI memiliki sejumlah kriteria dalam menentukan suatu karya untuk bisa mendapatkan penghargaan atau rekor MURI. Antara lain adalah karyanya harus superlatif.

Karya superlatif merupakan karya orisinal yang terukur, misalnya karya terbesar, tercepat, terlama, terpanjang, terpendek, tertinggi dan sejenisnya. Kriteria selanjutnya menurut Awan karya tersebut harus memiliki keunikan dan keistimewaan yang tidak dimiliki orang lain. seperti kambing berkaki tiga atau ular berkepala dua.

Terakhir adalah memenuhi aspek paling pertama. “Karya-karya atau kegiatan yang dinilai merupakan pertama kali dilakukan maka akan masuk salah satu kriteria,” tambah Awan.

Selain karya atau kegiatan yang pertama kali dilakukan. MURI juga terus mendorong talenta-talenta muda untuk memecahkan rekor yang sudah ada sebelumnya. Awan berharap, generasi muda bisa terus berkegiatan positif dan mengembangkan talenta-talenta yang dimiliki supaya membanggakan bangsa.

Baca juga:

Rubik Mosaik Denny Darko Pecahkan Rekor MURI

“Seniman muda yang mampur memecahkan rekor dunia, MURI akan apresiasi sebagai the world record,” jelasnya.

Sementara itu, Denny Darko yang baru saja memecahkan rekor MURI terbaru juga memiliki misi yang sama untuk terus mengembangkan talenta muda. Hal ini terlihat dari instalasi kubus rubik tersebut ia mengajak Chintya Akemi Keirayuki sebagai partner-nya kali ini.

“Pada pemecahan rekor MURI kali ini, saya mengajak talenta muda Keirayuki untuk membantu dalam pemecahan rekor kubus rubik ini. Jadi tanpa Keirayuki pun rekor ini belum tentu bisa dipecahkan,” tutup Denny Darko. (Far)

Baca juga:

Eva Alicia, Seniman Muda Berprestasi Cetak Rekor Muri Lukisan Terpanjang

#MURI #Rekor MURI #Museum Rekor Indonesia #Karya Seni
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

Berita
Lukisan Denny JA Diberkati Paus Fransiskus, Nilainya Diprediksi Melonjak Sangat Tinggi
Lukisan Denny JA jadi sorotan usai diberkati Paus Fransiskus di Galeri Nasional. Analisis AI memperkirakan nilainya hingga Rp 34 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Lukisan Denny JA Diberkati Paus Fransiskus, Nilainya Diprediksi Melonjak Sangat Tinggi
Berita Foto
Aksi Ribuan Driver Gojek Bersihkan 147 Masjid di 14 Kota, Pecahkan Rekor MURI
Aksi driver Gojek membersihkan Masjid Al-Ibadah di kawasan Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selat Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 11 Maret 2026
Aksi Ribuan Driver Gojek Bersihkan 147 Masjid di 14 Kota, Pecahkan Rekor MURI
Indonesia
Khoirul Anam Cetak Sejarah, Sekuriti S2 Penulis Karya Ilmiah Level Internasional
Karya-karya Khoirul Anam telah dipublikasikan di jurnal nasional dan internasional serta sejumlah buku ber-ISBN yang terdaftar di Perpustakaan Nasional.
Wisnu Cipto - Rabu, 11 Februari 2026
Khoirul Anam Cetak Sejarah, Sekuriti S2 Penulis Karya Ilmiah Level Internasional
Lifestyle
Resmi Ditutup, ini 5 Galeri di Art Jakarta 2025 yang Menarik Perhatian Pengunjung
Galeri di Art Jakarta 2025 ini menarik perhatian pengunjung. Pameran seni itu sudah resmi ditutup pada Minggu (5/10) kemarin.
Soffi Amira - Senin, 06 Oktober 2025
Resmi Ditutup, ini 5 Galeri di Art Jakarta 2025 yang Menarik Perhatian Pengunjung
Tradisi
Peragaan Busana Hari Batik Nasional 1.717 Pelajar di KRL Pecahkan Rekor MURI
Sebanyak 1.717 siswa menampilkan peragaan busana batik di KRL Solo-Jogja, dalam memperingati Hari Batik Nasional, Kamis (2/10)
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Oktober 2025
Peragaan Busana Hari Batik Nasional 1.717 Pelajar di KRL Pecahkan Rekor MURI
Lifestyle
Dari Paris ke Bali, Pameran ‘Light and Shadow Inside Me’ Eugene Kangawa Siap Jadi Koleksi Permanen di Eugene Museum 2026
Seri fotogram ini akan dipamerkan dalam sebuah pameran khusus di Art Basel Paris pada Oktober 2025.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 September 2025
Dari Paris ke Bali, Pameran ‘Light and Shadow Inside Me’ Eugene Kangawa Siap Jadi Koleksi Permanen di Eugene Museum 2026
Lifestyle
Art Jakarta 2025 Tampilkan 75 Galeri dari 16 Negara, Kembali Bawa Segmen Unggulan
Art Jakarta 2025 menampilkan 75 galeri dari 16 negara. Nantinya, ada segmen unggulan di Art Jakarta 2025 yang tak boleh dilewatkan.
Soffi Amira - Rabu, 24 September 2025
Art Jakarta 2025 Tampilkan 75 Galeri dari 16 Negara, Kembali Bawa Segmen Unggulan
Indonesia
Gamelan Ethnic Music Festival 2025 Siap Digelar, Seniman dari 7 Daerah Bakal Ikut Meramaikan
Gamelan Ethnic Music Festival 2025 akan digelar pada 22-23 Agustus 2025. Seniman dari tujuh daerah akan ikut tampil.
Soffi Amira - Rabu, 20 Agustus 2025
Gamelan Ethnic Music Festival 2025 Siap Digelar, Seniman dari 7 Daerah Bakal Ikut Meramaikan
Lifestyle
Museum MACAN Gelar Pameran “GORENGAN Bureau”, Karya Adi Sundoro yang Penuh Edukasi
Museum MACAN menggelar pameran GORENGAN Bureau. Karya tersebut merupakan milik Adi Sundoro.
Soffi Amira - Minggu, 25 Mei 2025
Museum MACAN Gelar Pameran “GORENGAN Bureau”, Karya Adi Sundoro yang Penuh Edukasi
Lifestyle
Melihat Jejak Kolonialisme dan Krisis Lingkungan Karya Kei Imazu di Museum MACAN
Museum MACAN menggelar pameran The Sea is Barely Wrinkled. Pameran ini menampilkan karya perupa asal Jepang, Kei Imazu.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Mei 2025
Melihat Jejak Kolonialisme dan Krisis Lingkungan Karya Kei Imazu di Museum MACAN
Bagikan