Ramadan 2018

Begini Kehidupan Umat Islam di Tiongkok Menurut Konjen RRT di Surabaya

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 18 Mei 2018
Begini Kehidupan Umat Islam di Tiongkok Menurut Konjen RRT di Surabaya

Konjen RRT di Surabaya Gu Jingqi memberikan bingkisan kepada anak-anak saat berbuka puasa di Konjen Surabaya (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Massifnya pemberitaan media-media barat terkait kesulitan kehidupan beragama di Tiongkok membuat Konsul Jenderal Tiongkok di Surabaya angkat suara.

Menurut Gu Jingqi, kehidupan umat beragama khususnya umat Islam di Tiongkok dijamin dan dihargai oleh pemerintah.

"Pemerintah kami sangat menghargai warganya memeluk agama, semua pemeluk agama bebas dan hidup berdampingan di Tiongkok. Kami (pemerintah) tidak melarang warganya dalam hal agama dan keyakinan masing-masing," terang Gu Jingqi, saat berbuka puasa bersama media di Surabaya, Kamis (17/5) malam.

Konjen RRT di Surabaya Gu Jingqi
Konjen RRT di Surabaya Gu Jingqi berikan sambutan saat peresmian perpustakaan Cheng Hoo (ANTARA FOTO/Didik)

Terkaitnya adanya asumsi dan dugaan orang Indonesia bahwa kehidupan umat beragama di negara Tirai Bambu itu dikekang dan diatur pemerintah, hal itu tidak terlepas dari framing yang dibangun media-media barat.

Menurut dia, selama ini rakyat Indonesia, khususnya Jatim lebih banyak tahu tentang Tiongkok dari (versi) media Barat, tentunya syarat dengan kepentingan barat.

"Kami meragukan (media Barat) objektivitasnya," katanya.

Untuk lebih meningkatkan pemahaman dan hubungan baik antara Tiongkok dan Indonesia, Gu berharap banyak kepada ulama/ kyai dan media massa di Tanah Air.

"Lebih banyak tokoh agama dan kalangan media yang berkunjungan dan mengetahui langsung Tiongkok lebih baik sehingga bisa secara objektif menilai Tiongkok sekarang," kata Jingqi saat berbuka puasa di rumah dinas Konjen RRT di Surabaya.

Gu Jingqi bersama Arek Suroboyo
Gu Jingqi bersama Arek Suroboyo (Foto: ConsulateSurabaya)

Karena itu, menurut dia, pihaknya akan berupaya lebih banyak lagi mengundang media dan tokoh agama di Jatim untuk berkunjungan ke berbagai provinsi di Tiongkok. Ada 5 daerah otonom yang banyak dihuni oleh masyarakat beragama Islam.

Ia menjelaskan, RRT 30 tahun lalu dengan sekarang sangat berbeda. Kalau dulu rakyatnya bekerja untuk pemerintah, sekarang terbalik, pemerintah bekerja untuk rakyatnya sehingga pembangunan diutamakan untuk kesejahteraan rakyat.

Dulu rakyat Tiongkok kalau mau mengurus surat-surat kependudukan "dipersulit", kalau kasih (nyogok) uang, arak atau rokok baru oleh pejabat pemerintahan dilayani dan dipercepat penyelesaiannya.

Gu Jingqi bersama Konjen AS di Surabaya
Konsul Jenderal Amerika Serikat di Surabaya Heather Variava (kanan) bersama Konsul Jenderal Tiongkok di Surabaya Gu Jingqi (kiri) memainkan wayang potehi (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

"Sekarang hal seperti itu tidak ada, memanfaatkan teknologi digital segala urusan terbuka dan harus selesai dalam hitungan jam, pejabat korup disikat," tuturnya sambil memperagakan dengan tangannya seolah memotong.

Ia juga sebagaimana dilansir Antara, bercerita tentang perkembangan muslim di Tiongkok terkait dengan Indonesia. Laksamana Cheng Ho dengan ratusan armada kapal perangnya menjelajah Asia Tenggara, termasuk Indonesia dan sebagian di antaranya adalah tokoh Islam yang menyebarkan agama Islam di pesisir Indonesia.

Itu terjadi sekitar 250 tahun sebelum orang Eropa, khususnya Belanda datang di Indonesia. Tapi kalau Laksamana Cheng Ho datang untuk berdagang dan menjalin hubungan sosial, budaya maupun ekonomi, sementara bangsa Eropa ingin menguasai dan akhirnya menjajah.

"Kami sejak dulu inginnya bekerja sama. Sekarang Tiongkok cukup maju dan kemajuan bidang teknologi serta ekonominya ini juga ingin dikerjasamakan dengan Indonesia. Kami sahabat baik Indonesia yang bisa dipercaya," ujarnya sambil tersenyum.(*)

Baca berita menarik lainn dalam artikel: Ketika Mars Syubbanul Wathon Bergema di Beijing

#Tiongkok #Islam #Buka Puasa Bersama
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Tidak ada Korban WNI, KJRI Beberkan Kronologis Aksi Penembakan di Islamic Center of San Diego
Motif penembakan masih diselidiki, namun Kepolisian San Diego menduga insiden ini berkaitan dengan serangan kebencian terhadap komunitas Muslim.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Mei 2026
Tidak ada Korban WNI, KJRI Beberkan Kronologis Aksi Penembakan di Islamic Center of San Diego
Indonesia
Kemenag Bantah Isu Kelola Rekening Masiid Seluruh Indonesia
Kementerian Agama justru terus mendorong pengelolaan masjid yang profesional, transparan, dan akuntabel oleh DKM atau pengurus masjid, tanpa intervensi dalam bentuk penguasaan dana oleh pemerintah.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Kemenag Bantah Isu Kelola Rekening Masiid Seluruh Indonesia
Indonesia
Iwakum Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim
Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum) menggelar buka puasa bersama sekaligus santunan anak yatim dan dhuafa di Yayasan YAKIN Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 11 Maret 2026
Iwakum Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim
Fun
Rekomendasi Bukber AYCE Hotel di Tangerang: Paket Ramadan Termurah hingga Premium
Simak daftar harga paket bukber Ramadan di hotel Tangerang 2026. Mulai Rp135 ribu hingga premium AYCE, lengkap dengan pilihan menu Nusantara dan internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 23 Februari 2026
Rekomendasi Bukber AYCE Hotel di Tangerang: Paket Ramadan Termurah hingga Premium
Indonesia
Keutamaan Iklas Bagi Seorang Muslim
Ramadan menjadi momentum terbaik untuk membersihkan niat dan melapangkan hati. Dengan keikhlasan, ibadah terasa lebih khusyuk
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 19 Februari 2026
Keutamaan Iklas Bagi Seorang Muslim
Indonesia
DMI Kecam Peristiwa Tragis Pemuda Musafir Dikeroyok dan Meninggal Saat Mau Istirahat di Masjid
DMI mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan menindak tegas seluruh pelaku sesuai dengan peraturan dan hukum yang berlaku.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 November 2025
DMI Kecam Peristiwa Tragis Pemuda Musafir Dikeroyok dan Meninggal Saat Mau Istirahat di Masjid
Indonesia
Umrah Mandiri Dibolehkan, DPR Minta Pemerintah Terbitkan Panduan Khusus
Sistem pelaksanaan umrah kini harus melalui aplikasi Nusuk yang dikembangkan Pemerintah Arab Saudi, termasuk untuk pemesanan hotel yang wajib terdaftar dalam aplikasi tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Umrah Mandiri Dibolehkan, DPR Minta Pemerintah Terbitkan Panduan Khusus
Indonesia
Abu Bakar Ba'asyir Nasihati Jokowi Supaya Kembali Mengamalkan Hukum Islam dengan Baik
Pertemuan Jokowi dengan Abu Bakar Ba'asyirberlangsung tertutup selama 30 menit.
Wisnu Cipto - Senin, 29 September 2025
Abu Bakar Ba'asyir Nasihati Jokowi Supaya Kembali Mengamalkan Hukum Islam dengan Baik
Indonesia
Prabowo Perintahkan Menteri Gerak Cepat Lakukan Hilirisasi, Kerjasama Dengan China
Prabowo menekankan pentingnya kerjasama antar negara, seperti yang dilakukan Indonesia dan Tiongkok.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 29 Juni 2025
Prabowo Perintahkan Menteri Gerak Cepat Lakukan Hilirisasi, Kerjasama Dengan China
Indonesia
Ketum Muhammadiyah: Rangkaian Ibadah Idul Adha Media Kikis Sifat Kebinatangan Manusia
Idul Adha 1446 Hijriah menjadi momen ajang meningkatkan kepedulian dan pengorbanan terhadap sesama.
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Juni 2025
Ketum Muhammadiyah: Rangkaian Ibadah Idul Adha Media Kikis Sifat Kebinatangan Manusia
Bagikan