Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

‘Before I Die’, Mantra Ajaib dari Park Hye-jin

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 15 September 2021
 ‘Before I Die’, Mantra Ajaib dari Park Hye-jin

Park Hye-jin rilis album perdana.(istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBUAH album yang menjadi pembuktian dari Park Hye-jin resmi dirilis. Album istimewa bertajuk Before I Die ini sepenuhnya ditulis dan diproduseri langsung olehnya.

Musisi, produser, rapper, penyanyi, dan DJ kelahiran Korea Selatan ini melibatkan Clams Casino & Take A Daytrip, Blood Orange, Nosaj Thing, dan Galcher Lustwerk sebagai kolaborator untuk album debut ini.

BACA JUGA:

'My Universe', Kolaborasi BTS dan Coldplay, Sold-Out dalam Beberapa Menit

Untuk merayakan kelahiran album sakral ini, Hye-jin yang kini menetap di Los Angeles, Amerika Serikat, turut merilis video musik dari Let’s Sing Let’s Dance. Sebuah lagu dance yang menampilkan vokal bak mantra dari Hye-jin di atas permainan piano serta bas yang mengentak.

Pada video berdurasi 3 menit 48 detik tersebut, seorang karyawan yang baru saja menyelesaikan shift-nya terlihat berdansa bebas mengikuti irama dari lagu bersama Hye-jin, ditemani gemerlap neon merah menghiasi supermarket.

Lagu tersebut juga menjadi medium Hye-jin memamerkan musikalitas unik. Ia mengambil inspirasi dari lintas genre, seperti elektronik, hip-hop, hingga downtempo.

Video musik tersebut digarap Kevin Lombardo, orang yang pernah menangani beberapa musisi ternama, mulai dari Omar Apollo, Gus Dapperton hingga Channel Tres.

park hye-jin
Album debut yang diproduseri sendiri oleh Park Hye-jin. (foto: Instagram @parkhyejin)

“Dalam video ini kita melihat Hye-jin mengunjungi berbagai tempat di New York sembari mengurasikan sebuah vibe. Video ini mewakili vibe yang Hye-jin persembahkan kepada para pendengarnya,” ungkapnya.

Lombardo mengungkapkan, awal mula keinginannya untuk berkolaborasi dengan Hye-jin, yaitu ketika ia mengirimkan sebuah pesan pribadi ke media sosial milik Hye-jin. Akhirnya Hye-jin mengiyakan dan terciptalah kolaborasi perdana di antara mereka.

“Aku mengatakan betapa aku mencintai karya-karyanya dan kita harus berkolaborasi. Akhirnya kami sampai pada titik ini, sangat bersyukur aku dapat menjadi bagian dari album perdananya,” lanjut Lombardo.

Terdapat 15 lagu dalam album Before I Die termasuk beberapa single yang telah dirilis sebelumnya, yakni I Need You, Whatchu Doin Later, Y Don’t U, dan Lets Sing Let’s Dance.

Sebagai musisi pendatang baru, Hye-jin telah meraih kesuksesan melalui sejumlah rilisannya. Seperti daftar Best of 2020 yang dikurasi media Billboard, The Guardian, dan NYLON. ia juga termasuk essential emerging artists for 2021 versi NME dan didaulat oleh Stereogum sebagai ‘One to Watch’.(far)

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
'Gloryland' menawarkan atmosfer yang inspiratif dengan lirik yang menekankan harapan, persatuan, perjuangan, dan tekad untuk meraih kemenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Bagikan