Beda Hajatan Musik, Beda Pula Outfitnya

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 09 Mei 2022
Beda Hajatan Musik, Beda Pula Outfitnya

Mengenal outfit para penonton di berbagai festival musik (Foto: Merahputih.com/Raden Yusuf Nayamenggala)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MELANDAINYA angka kasus harian COVID-19 di Indonesia, menjadi angin segar bagi para ekosistem musik Tanah Air. Arkian, para musisi, penyelenggara, kru, penggemar musik, dan seluruh pendukung konser akhirnya bisa bertatap muka seru-seruan di hajatan musik nan dua tahun belakangan hiatus.

Beberapa penyelenggara bahkan secara resmi telah mengumumkan tanggal resmi, lineup, bahkan harga tiket konser. Pengumuman tersebut langsung disambut hangat penggemar musik. Mereka seolah tak sabar ingin bergembira bersama teman-teman sing along, dan berbusana pol-polan.

Baca Juga:

Dua Tahun Absen, Synchronize Fest Akan Hentak Jakarta di Oktober 2022

Khusus outfit, tiap gelaran musik punya semacam benang merah. Gelaran musik tahunan paling di Ibukota memang punya nuansa festival nan berbeda, sesuai dengan genre musik atau lineup juga target pengunjungnya. Jangan sampai kamu salah kostum datang ke salah satu festival musik. Tentunya outfit menjadi sangat penting, agar rasa percaya diri meningkat, juga biar foto-fotomu lebih kece.

Bicara soal outfit pada festival musik, Generasi Z nan suka dengan nuansa festive akan menyanbangi festival musik musim panas tahunan diselenggarakan Ismaya Live, We The Fest.

Outfit ala-ala musim panas jadi pilih banyak orang saat hadir di We The Fest (Foto: Merahputih.com/Raden Yusuf Nayamenggala)

Pada festival musik tersebut pengunjung didominasi mengenakan summer outfit atau outfit ala-ala musim panas. Summer outfit sangat cocok untuk cuaca di lokasi acara JIExpo Kemayoran, Jakarta, dengan cuaca panas terkadang begitu terik.

Terlebih lagi di festival musik seperti We The Fest, kamu membutuhkan energi untuk berjalan dari panggung ke panggung dan berbagai spot menarik. Jadi, rasanya outfit summer merupakan salah satu pilihan tepat untuk hadir ke festival musik multigenre seperti We The Fest.

Baca Juga:

RAN Hingga Ardhito Pramono akan Tampil di Bear Experience Festival

Biasanya, kombinasi outfit pengunjung perempuan memakai crop top dengan hot pants serta aksesori seperti kacamata, topi, jam tangan, anting, dan gelang. Sementara untuk outfit pengunjung laki-laki biasanya memakai kemeja bowling atau cubano, celana pendek, kacamata, topi, dan sneakers.

Outfit serba hitam mendominasi di Hammersonic Festival (Foto: Merahputih.com/Rizki Fitrianto)

Dari festival musim panas, kita beralih ke festival hajatannya penggemar musik metal, Hammersonic. Hammersonic merupakan salah satu festival musik metal terbesar di Tanah Air. Sejumlah band ternama internasional pernah tampil, antara lain Bullet For My Valentine, Hatebreed, Lamb of God, Nile, Suffocation, Asking Alxendria, hingga Megadeth. Tahun ini, Hammersonic bahkan telah mengumumkan secara resmi kehadiran Slipknot.

Outfit paling cocok untuk pergi ke Hammersonic, tentu berbeda dengan outfit ke festival musik musim panas semacam We The Fest. Para penonton Hammersonic identik dengan nuansa metal dengan baju 'hitam'.

Biasanya para pengunjung mengenanak outfit t-shirt band metal berwarna hitam dikombinasikan dengan celana jeans atau celana panjang hitam atau cargo pants, dan sepatu kanvas classic. Selain itu, ada juga aksesoris tambahan seperti kacamata, ikat kepala, dan topi serba hitam.

Outfit casual dan ala-ala 'Anak Senja' banyak terlihat di Synchronize Fest (Foto: Merahputih.com/Raden Yusuf Nayamenggala)


Festival selanjutnya nan outfit penontonnya cukup berbeda, tak lain festival musik multi-genre tahunan berskala nasional Synchronize Fest.

Outfit penonton Synchronize Fest terbilang casual dan cukup beragam. Namun, outfit cukup banyak ditemui di Synchronize Fest, biasa dibilang outfit 'anak senja'.

Mereka biasanya mengenakan kaos band, bucket hat, tote bag, celana panjang jeans atau celana pendek, kaos kaki, dan sepatu kanvas. Selain itu, biasanya dikombinasikan dengan sejumlah aksesori seperti jam tangan dan kacamata. (Ryn)

Baca Juga:

Dira Sugandi Hadirkan Kembali Lagu 'Satu Cinta'

#Musik #Wisata #Mei +62 Bicara Hajatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Aruma Tuangkan Perjalanan Menerima Diri Lewat EP Baru 'Dan Ternyata Aku Cukup'
Aruma menghadirkan EP Dan Ternyata Aku Cukup berisi lima lagu yang merekam perjalanan emosional, menerima diri, berdamai, dan menemukan rasa cukup.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Aruma Tuangkan Perjalanan Menerima Diri Lewat EP Baru 'Dan Ternyata Aku Cukup'
ShowBiz
Oasis Bikin Heboh Festival Film Venesia, Liam dan Noel Gallagher Dapat Standing Ovation 8 Menit
Liam dan Noel Gallagher mendapat standing ovation selama delapan menit di Festival Film Venesia setelah pemutaran dokumenter Oasis 'Don’t Look Back in Anger'.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Oasis Bikin Heboh Festival Film Venesia, Liam dan Noel Gallagher Dapat Standing Ovation 8 Menit
ShowBiz
Mengulik Makna Lagu 'Tamu Berwajah Itu' Nadin Amizah, Bagian dari Album 'Laika, yang Ditinggalkan'
'Tamu Berwajah Itu' menjadi salah satu lagu Nadin Amizah di album 'Laika, yang Ditinggalkan'. Simak informasi dan daya tarik lagu tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Mengulik Makna Lagu 'Tamu Berwajah Itu' Nadin Amizah, Bagian dari Album 'Laika, yang Ditinggalkan'
ShowBiz
Tiara Andini Bawa 'Tulang dan Nadi' Pulang ke Jember Lewat Video Musik Menyentuh
Tiara Andini menghadirkan music video 'Tulang dan Nadi' di Jember, kota kelahirannya. Lagu ini mengangkat makna cinta dari orang-orang terdekat.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Tiara Andini Bawa 'Tulang dan Nadi' Pulang ke Jember Lewat Video Musik Menyentuh
ShowBiz
Felix Stray Kids Ungkap Sisi Reflektif Lewat Lagu Solo 'Slow It Down', Simak Liriknya
Felix Stray Kids merilis lagu solo terbaru 'Slow It Down'. Lagu ini mengangkat pesan tentang memperlambat langkah dan menemukan keseimbangan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Felix Stray Kids Ungkap Sisi Reflektif Lewat Lagu Solo 'Slow It Down', Simak Liriknya
ShowBiz
Lomba Sihir Siapkan Konser Ujung Dunia, Rayakan Tujuh Tahun Perjalanan Bersama
Lomba Sihir akan menggelar konser tersebut di GBK Basketball Hall, Jakarta, pada 21 November 2026.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Lomba Sihir Siapkan Konser Ujung Dunia, Rayakan Tujuh Tahun Perjalanan Bersama
ShowBiz
Nadin Amizah Bicara tentang Kasih Sayang dalam 'Laika Kau Mudah Dicinta'
Melalui lagu ini, Nadin menghadirkan cerita tentang seseorang yang pada dasarnya tidak menuntut banyak hal dalam hidup.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Nadin Amizah Bicara tentang Kasih Sayang dalam 'Laika Kau Mudah Dicinta'
ShowBiz
'Terbaik' Mike Mohede, Tentang Cinta yang tak Terbalas dengan Ketulusan
Melalui lagu ini, tergambar rasa kecewa, sakit hati, dan kebingungan ketika cinta yang diberikan dengan penuh ketulusan justru berakhir dengan pengkhianatan.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
'Terbaik' Mike Mohede, Tentang Cinta yang tak Terbalas dengan Ketulusan
ShowBiz
Ray Shabir Resmi Debut Lewat Single 'Falling', Bawa Dunia Kepenyairan ke Musik
Ray Shabir resmi debut sebagai singer-songwriter melalui single 'Falling' yang dirilis 7 Agustus 2026, membawa pengalaman kepenulisannya ke musik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
Ray Shabir Resmi Debut Lewat Single 'Falling', Bawa Dunia Kepenyairan ke Musik
ShowBiz
Rony Parulian Buka Dunia Personal lewat Album 'Dunia dan Seisinya', Hadirkan Cerita Cinta hingga Imajinasi
Rony Parulian merilis album kedua, Dunia dan Seisinya, berisi 10 lagu tentang cinta, imajinasi, harapan, dan perjalanan hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
Rony Parulian Buka Dunia Personal lewat Album 'Dunia dan Seisinya', Hadirkan Cerita Cinta hingga Imajinasi
Bagikan