Bea Cukai Sita Batu Kerikil dari Calon Jemaah Haji
Petugas memeriksa isi koper jamaah calon haji di Asrama Haji Transit Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (2/8). (ANTARA/Mohamad Hamzah)
MerahPutih.com - Petugas Bea dan Cukai Bandara Juanda, Surabaya menyita batu kerikil seorang calon haji kelompok terbang 38 Embarkasi Surabaya. Rencananya, batu-batu kerikil yang dibungkus plastik itu hendak digunakan untuk melontar jumroh di Tanah Suci.
"Saya bawa kerikil untuk siap-siap jika tidak menemukan kerikil di sana, jadi tidak perlu mencari lagi," kata calon jemaah haji asal Malang, Usman Yasir di Asrama Haji Surabaya, Rabu (9/8).
Batu kerikil itu dikumpulkan dari depan rumahnya, kemudian dibungkus di dalam kantong plastik dan dimasukkan tas bawaannya.
"Ya tidak apa-apa disita, soalnya saya bawa kerikil ini karena tidak tahu. Saya hanya khawatir tidak ada di sana," ucap pria asal Karang Ploso, Malang tersebut.
Wakil Sekretaris I Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Sutarno Pertowiyono membenarkan petugas menyita batu kerikil milik calon haji dan mengembalikannya ke petugas daerah.
"Sesuai aturan berlaku, apapun barang larangan yang dibawa calon haji disita dan dikembalikan ke petugas daerah untuk selanjutnya diserahkan ke keluarga calon haji yang bersangkutan," katanya.
Sutarno mengaku sudah sering mengimbau kepada petugas di daerah serta kepada para calon haji tidak perlu membawa batu kerikil dari Tanah Air karena sudah tersedia di Tanah Suci.
"Batu untuk melontar jumroh di sana sudah banyak. Jadi tidak perlu khawatir. Kami selalu mengimbau, termasuk saat proses manasik di daerah masing-masing," katanya.
Sebelumnya, petugas juga telah menyita batu kerikil yang dibawa oleh calon haji kloter 36 asal Banyuwangi. Batu kerikil itu dimasukkan ke dalam tas untuk alasan sama. (*)
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
15 Tahun Batik Wistara Konsisten Berdayakan Disabilitas Lewat Batik Khas Surabaya
Situasi Surabaya dan Jawa Timur secara Umum Relatif Kondusif dan Terkendali Pasca-Demonstrasi yang Memanas, Sebut Polda
Sisi Barat Gedung Grahadi Dibakar Tidak Lama Setelah Khofifah Indar Parawansa Temui Massa
81.632 Jemaah Tiba di Madinah, Keberangkatan Jemaah ke Makkah Dimulai 10 Mei 2025
Membahayakan Penerbangan, Jemaah Calon Haji Dilarang Bawang Minyak Gosok, Parfum hingga Power Bank di Pesawat
Dubes RI untuk Arab Saudi Ingatkan Calon Jemaah Haji Gunakan Visa Haji Resmi jika Tidak Ingin Kena Denda hingga Rp 400 Juta
353 Calon Jemaah Haji Kloter 1 AHD Diberangkatkan, Wagub Jateng: Jaga Nama Baik Bangsa
393 Calon Jemaah Haji Kloter Pertama Berangkat ke Arab Saudi, Kemenag: Dahulukan Amal yang Wajib Sebelum Sunah
Perlu Jadi Perhatian Calon Jemaah Haji, Barang Bawaan dalam Penerbangan Harus Sesuai Aturan agar Tidak Jadi Hambatan
Haji 2025, Bandara Adi Soemarmo Fasilitasi Layanan Fast Track Makkah Route