Bawaslu Masih Selidiki Pamflet Ajakan Salat Jumat Bareng Prabowo
Ketua Bawaslu RI Abhan (Foto: bawaslu.ri.go)
MerahPutih.Com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI telah menginstruksikan jajarannya di Jawa Tengah untuk mendalami temuan pamflet ajakan salat berjamaah bareng Capres nomor 02 Prabowo Subianto di Masjid Kauman Semarang.
Ketua Bawaslu Abhan mengatakan, hingga saat ini, pihaknya masih melakukan pengkajian terkait hal itu. Apakah melanggar aturan pemilu atau tidak.
"Kami sedang minta kepada Bawaslu Provinsi Jawa Tengah untuk melakukan pengkajian lebih lanjut," ujarnya kepada wartawan, Kamis (14/2).
Abhan menuturkan, pihaknya belum menentukan sikap terkait temuan pamflet ajakan salat bersama Prabowo tersebut. Hanya saja, kata dia, Bawaslu akan terus memantau kegiatan seluruh tim kampanye dan peserta pemilu termasuk paslon capres/cawapres.
"Ya tentu Bawaslu untuk mengawasi seluruh kegiatan dari kepemiluan. Kalau ada kegiatan di tempat ibadah untuk kampanye itulah yang masuk pelanggaran. Tetapi kan harus dilihat, kampanyenya harus terpenuhi unsur-unsurnya. Harus lihat kasusnya," terang dia.
Menambahkan, Abhan menjelaskan, pada prinsipnya rumah ibadah dilarang untuk digunakan sebagai lokasi kampanye sebagaimana tertera dalam UU pemilu.
"Jadi gini ya pada prinsipnya siapapun yang mau melakukan ibadah di tempat ibadah, yang mau melakukan ibadah ya, tidak ada larangan. itu batasannya di UU menjelaskan bahwa tempat ibadah dilarang untuk berkampanye, itu saja," pungkasnya.(Fdi)
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Debat Capres Kedua, BPN Sebut Akan Ada Kejutan dari Prabowo
Bagikan
Berita Terkait
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Prabowo Tandatangani Piagam Board of Peace, Indonesia Kawal Perdamaian di Gaza
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan