Basarnas Evakuasi Empat Korban Banjir Pacitan

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 04 Desember 2017
Basarnas Evakuasi Empat Korban Banjir Pacitan

Warga menyeberangi banjir bandang yang memutus jalur lintas selatan Desa Hadiwarno, Pacitan, Jawa Timur, Selasa (28/11). (ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Basarnas bersama Tim SAR gabungan dan relawan mengevakuasi empat korban banjir dalam kondisi meninggal dunia di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, sehingga keseluruhan korban yang telah ditemukan menjadi 24 orang dari total dilaporkan hilang 25 jiwa.

Badan SAR Nasional Pos SAR Trenggalek melaporkan, korban terakhir yang berhasil dievakuasi bernama Bonatin (50), warga Dusun Grigak, Desa Kemuning Tegalombo.

Pencarian dilakukan tim Basarnas dengan cara menyisir Sungai Grindulu mulai titik lokasi korban diketahui terseret hingga area Arjosari yang berjarak kurang lebih tujuh kilometer.

"Korban selanjutnya kami serahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," kata tim Humas Basarnas Octaviano di Pacitan, Senin (4/12).

Tiga korban lain yang berhasil dievakuasi tim SAR gabungan pada hari ini adalah Inem (60), warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Kebonagung; pasangan suami-istri Sarton (70) dan Sipon (65), warga Desa Ketro, Kecamatan Tulakan.

Masih ada satu korban yang belum berhasil dievakuasi, yakni korban atas nama Yusuf (61) warga Dusun Mantenan, Desa Sidomulyo Kebonagung yang tertimbun longsor.

Penjelasan Basarnas, operasi pencarian korban Yusuf yang tertimbun longsor di rumahnya di Dusun Mantenan, Desa Sidomulyo, Kebonagung itu terkendala lokasi yang terjal serta stok air yang minim.

"Stok air habis sehingga menyulitkan saat melakukan pembukaan longsor menggunakan alkon (mesin pompa air)," terang pihak Basarnas melalui Octaviano.

Selanjutnya, pencarian korban terakhir bakal dilanjutkan Basarnas bersama tim SAR gabungan TNI/Polri bersama relawan warga pada Selasa (5/12).

Laman infobencana.pacitankab.go.id, menginformasikan bahwa wilayah dengan kerusakan rumah terbanyak berada di Kecamatan Nawangan dengan 196 rumah, Kebonagung 178 rumah, Ngadirojo 101 rumah, Tegalombo 24 rumah, Tulakan 45 rumah, Punung 42 rumah, Donorojo 21 rumah dan Pringkuku empat rumah.

Selain rumah warga rusak, sepanjang 23.130 meter jalan di Pacitan mengalami kerusakan dari tingkat sedang hingga cukup parah, 820 meter tanggul rusak dan 86 meter jembatan rusak.

Sementara, jumlah korban tercatat 25 orang, dengan 23 di antaranya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan dua lainnya masih dalam pencarian.

"Rekapitulasi jumlah korban Bencana banjir dan tanah longsor terdiri dari enam korban banjir, 19 orang korban tanah longsor," kata Komandan Tanggap Darurat Bencana Alam Pacitan Letkol (Kav) Aristoteles Hengkeng Nusa Lawitang. (*)

#Banjir #Bencana Alam #Basarnas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Indonesia
2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Tim petugas gabungan termasuk dari BPBD Pekalongan saat ini sedang melakukan kaji cepat terhadap dampak dari longsor ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Indonesia
Basarnas Hentikan Penyelaman KM Virgo Transport 8, Operasi Pencarian Korban Tetap Berlanjut
Basarnas tetap melakukan pencarian di permukaan laut, terutama di wilayah yang berpotensi menjadi lokasi korban hanyut terbawa arus.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Basarnas Hentikan Penyelaman KM Virgo Transport 8, Operasi Pencarian Korban Tetap Berlanjut
Dunia
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Ratusan pendaki di Jalur Annapurna, yang sangat krusial bagi perekonomian Nepal, harus menghentikan pendakian lebih awal untuk menyelamatkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Dunia
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Bencana banjir parah terjang 23 provinsi di Thailand, tewaskan 19 orang dan berdampak pada 700 ribu warga Bangkok. Pemerintah tetapkan libur khusus!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Indonesia
2 Kapal Tambahan Dikerahkan Cari Korban Hilang KMP Virgo Transport 8 Tenggelam
Selain unsur laut, Tim SAR Gabungan juga memaksimalkan dukungan unsur udara dengan mengerahkan helikopter milik Basarnas dan TNI Angkatan Laut.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
2 Kapal Tambahan Dikerahkan Cari Korban Hilang KMP Virgo Transport 8 Tenggelam
Indonesia
WNA Rusia Hilang di Tebing Tanjung Mebulu Bali, Basarnas Turunkan Personel
WNA Rusia dikabarkan hilang di Tanjung Mebulu, Bali. Basarnas pun langsung menurunkan personel dan melakukan pencarian.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
WNA Rusia Hilang di Tebing Tanjung Mebulu Bali, Basarnas Turunkan Personel
Indonesia
10 Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan pada Hari ke-13 Pencarian
Sebanyak 10 korban KM Virgo Transport 8 kembali ditemukan pada hari ke-13 pencarian. Total 160 korban telah dievakuasi, sementara 83 masih dicari.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
10 Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan pada Hari ke-13 Pencarian
Indonesia
93 Orang Masih Didalam KM Virgo Transport 8 Tenggelam
Keberlanjutan pencarian di bawah air sangat bergantung pada kondisi alam, khususnya situasi di bawah permukaan laut
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
93 Orang Masih Didalam KM Virgo Transport 8 Tenggelam
Indonesia
Setelah Pulau Enggano, Basarnas Temukan Jasad Pria Tanpa Identitas Baru di Pantai Mukomuko
Basarnas Bengkulu kembali menemukan mayat pria tanpa identitas di pesisir pantai Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Setelah Pulau Enggano, Basarnas Temukan Jasad Pria Tanpa Identitas Baru di Pantai Mukomuko
Bagikan