Basarnas Cari Korban Kapal Tenggelam KMN Cahaya Sinar

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 28 Februari 2024
Basarnas Cari Korban Kapal Tenggelam KMN Cahaya Sinar

Tim Basarnas diberangkatkan untuk mengevakuasi korban Kapal KMN Cahaya Sinar yang tenggelam di sekitar Perairan Wawonii, Sultra. (Antara/HO-Basarnas Kendari)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim Penyelamat Basarnas Kendari melakukan operasi pencarian terhadap delapan korban Kapal KMN Cahaya Sinar yang tenggelam di sekitar Perairan Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), sejak dinihari tadi sekitar pukul 02.27 WITA.

Delapan orang awak kapal yang dinyatakan hilang itu masing-masing bernama Subhan yang merupakan kapten kapal, kemudian Suherman, Suriadi, Suryanto, Rian, Aco, Arjun, dan Rival. Peristiwa kecelakaan kapal pertama kali diinformasikan salah seorang ABK.

Baca Juga:

Basarnas Punya Robot Ular Hingga Jet Suit

"Yang melaporkan bahwa telah terjadi kecelakaan kapal yakni KMN Cahaya Sinar tenggelam di Perairan Wawonii," kata Kepala Basarnas Kendari Muhammad Arafah di Kendari, dilansir dari Antara, Rabu (28/2)

Berdasarkan informasi tersebut, Tim Penyelamat Basarnas Kendari diberangkatkan dengan menggunakan KN SAR Pacitan menuju lokasi yang diinformasikan. "Adapun jarak menuju lokasi kecelakaan kapal itu sekitar 70 mil laut dari Dermaga Basarnas Kendari," ujar Arafah.

Baca Juga:

Tim SAR Evakuasi 151 Penumpang Kapal Kandas di Perairan Pangkalpinang

Total penumpang kapal naas itu sebanyak 11 orang. Tiga orang bernama Sudirman, Nadi, dan Syukur, berhasil selamat, sedangkan delapan orang lainnya masih dalam pencarian.

"Unsur yang terlibat dalam operasi pencarian itu yakni Penyelamat Basarnas Kendari lima orang, ABK KN SAR Pacitan 24 orang, dan dari korban selamat dua orang," tutur Kepala Basarnas Kendari itu.

Kapal KMN Cahaya Sinar diketahui berangkat dari Kendari dengan tujuan mencari ikan di sekitar Perairan Pulau Wawonii pada Senin (26/2). Namun, pada 27 Februari 2024 sekitar pukul 08.30 WITA kapal itu dihantam gelombang yang mengakibatkan air masuk hingga akhirnya tenggelam. (*)

Baca Juga:

Ulang Tahun Ke-51 Basarnas, Jokowi: Terima Kasih Atas Dedikasinya

#Basarnas
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
BMKG dan BNPP Diminta Gandeng Influencer dan Aplikasi Populer Sebagai Modernisasi Early Warning System
Basarnas juga diminta memberikan perhatian khusus pada materi SAR
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
BMKG dan BNPP Diminta Gandeng Influencer dan Aplikasi Populer Sebagai Modernisasi Early Warning System
Indonesia
DPR Kritik Pemotongan Anggaran Basarnas di Tengah Risiko Bencana Nasional yang Meningkat
Komisi V DPR RI menegaskan bahwa dukungan anggaran harus berbanding lurus dengan dampak nyata bagi publik
Angga Yudha Pratama - Kamis, 29 Januari 2026
DPR Kritik Pemotongan Anggaran Basarnas di Tengah Risiko Bencana Nasional yang Meningkat
Indonesia
Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Dasar Jurang, Jasadnya Tidak Utuh
Tim Basarnas akhirnya menemukan jenazah terakhir korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Dasar Jurang, Jasadnya Tidak Utuh
Indonesia
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Saat ini, tim medis tengah melakukan identifikasi awal terhadap korban tersebut
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Indonesia
Basarnas Sebut Rekaman Langkah Kaki Kopilot ATR 42-500 Merupakan Data Beberapa Bulan Lalu saat di Yogyakarta
Hal ini, menurut Mohammad Syafii, telah disampaikan pada pihak keluarga Farhan.
Frengky Aruan - Selasa, 20 Januari 2026
Basarnas Sebut Rekaman Langkah Kaki Kopilot ATR 42-500 Merupakan Data Beberapa Bulan Lalu saat di Yogyakarta
Indonesia
Korban Pesawat ATR 42-500 Sulit Dijangkau, Teknik Rappelling Digunakan dalam Proses Evakuasi
Teknik rappelling yaitu metode turun dari ketinggian (tebing, jurang, struktur vertikal) menggunakan tali khusus dengan bantuan alat descender (seperti figure-8 atau autoblock) yang terhubung ke harness atau alat pelindung diri (APD).
Frengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
Korban Pesawat ATR 42-500 Sulit Dijangkau, Teknik Rappelling Digunakan dalam Proses Evakuasi
Indonesia
Satu Korban Laki-laki Pesawat ATR 42-500 Dievakuasi dari Jurang Kedalaman 200 Meter Bukit Bulusaraung
Dilaporkan sebelumnya, korban yang belum teridentifikasi identitasnya ditemukan pada pukul di 14.20 WITA pada koordinat 04°54' 44"S dan 119° 44' 48" S oleh tim Rescue Unit (SRU) 3.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
Satu Korban Laki-laki Pesawat ATR 42-500 Dievakuasi dari Jurang Kedalaman 200 Meter Bukit Bulusaraung
Indonesia
Kebakaran di Area PT Antam, Basarnas Siap Siaga Membantu
Berdasarkan laporan pemantauan awal Kantor SAR Jakarta, indikasi kebakaran ditandai asap tebal berkadar gas beracun di area tambang emas Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (13/1) dini hari.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Kebakaran di Area PT Antam, Basarnas Siap Siaga Membantu
Indonesia
Pencarian Korban Hilang Akibat Banjir di Aceh Dihentikan, 31 Orang Masih Dinyatakan Hilang
Operasi pencairan korban bencana banjir di Provinsi Aceh sudah berlangsung selama 31 hari dan pada Kamis (25/12) merupakan hari terakhir operasi pencarian.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 25 Desember 2025
Pencarian Korban Hilang Akibat Banjir di Aceh Dihentikan, 31 Orang Masih Dinyatakan Hilang
Indonesia
Bocah 10 Tahun Hilang di Sungai Inggoi, Pawang Buaya Ternate Ikut Turun Tangan
Korban hilang bernama Affan (10), warga Desa Amasing Bacan, dilaporkan pergi berenang di Sungai Inggoi sejak Selasa (16/12) sore.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Desember 2025
Bocah 10 Tahun Hilang di Sungai Inggoi, Pawang Buaya Ternate Ikut Turun Tangan
Bagikan