Fashion

Barang Preloved Branded Masih Menjadi Primadona di Tengah Pandemi

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 08 Agustus 2021
Barang Preloved Branded Masih Menjadi Primadona di Tengah Pandemi

Barang Preloved Branded kian diminati saat pandemi. (Foto: Mp/Raden Yusuf Nayamenggala)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TERPAAN pandemi COVID-19 di Tanah Air, sontak memberikan dampak buruk bagi hampir seluruh sektor industri, tak terkecuali industri fesyen. Hal itu pun lantas memaksa para pelaku industri fesyen harus lebih kreatif demi bisa survive di masa sulit.

Namun, tak semua sektor di industri fesyen 'tiarap', karena faktanya banyak produk yang justru semakin diminati di kala pandemi, seperti halnya preloved branded item.

Baca Juga:

Brand Modest Fesyen Lokal Jadi Raja di Negeri Aing

Hal itu dipaparkan oleh Fashion Stylist Bimo Permadi, saat press conference Ginger.luxthings, Sabtu (7/8). Menurut Bimo, saat ini justru tren barang preloved sedang bagus.

"Selama pandemi ini aku takjub dengan orang-orang, pertama pandemi ini preloved market itu bagus-bagus banget, barang-bareng rare yang tidak bisa ditemukan pada pandemi keluar semua, banyak orang yang merasa sudah tidak membutuhkan barang dan akhirnya dijual dengan berbagai alasan, seperti butuh uang untuk suatu hal atau untuk biaya pengobatan," jelas Bimo.

Tren barang preloved branded saat ini sedang bagus (Foto: ginger.luxthings)

Karena hal itu, Bimo menuturkan bahwa banyak barang-barang branded langka yang kondisinya masih bagus di pasar preloved.

Selain itu, Bimo juga menjelaskan, masa pandemi COVID-19 tidak lantas menyurutkan semangat para penjual barang preloved branded. Seperti halnya yang dilakukan oleh Adelsbranded Preloved Boutique yang baru saja rebranding menjadi Ginger.Luxthings.

Selain telah mengemban nama besar di dunia barang preloved branded dengan predikat trusted seller, Ginger.Luxthings yang didirikan oleh Marisa Tumbuan meyakinkan para konsumennya dengan melakukan live instagram sambil berkolaborasi bersama sederet artis dan pegiat fesyen ternama Tanah Air.

Ia berkolaborasi bersama Bimo Permadi, Nadia Mulya, Nazira C Noer, Arzetti Bilbina, hingga Cut Keke. Pada live instagram tersebut, dijelaskan detail demi detail barang-barang preloved branded yang dijual. Langkah tersebut tentunya akan sangat meyakinkan para konsumen, untuk membeli barang-barang preloved branded yang keasliannya terjamin.

Namun, dibalik langkah rebranding yang cukup berani Adelsbranded Preloved Boutique menjadi Ginger.Luxthings, ada sebuah kisah yang cukup menarik. Alasan utama dari rebranding tersebut yakni akun Adelsbrandedbags diretas oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Saat itu, Marisa selaku owner tidak lantas berdiam diri, baginya tidak ada pilihan selain terus bergerak dan tak berlarut dalam kesedihan. "Banyak buyer yang bilang gabisa diambil lagi apa IG nya?, kasian mba Marisa harus dari awal lagi, akhirnya saya merasa kadang kita enggak ada pilihan untuk terus berjalan, jangan stuck dengan masalah, jangan hanyut dengan problema, kita harus keluar melangkah dengan strategi baru," tutur Marisa

Hingga akhirnya Marisa pun memilih untuk rebranding menjadi Ginger.luxthings. Menurut Marisa, rebranding tersebut juga untuk melakukan penyegaran sekaligus merayakan kolaborasi pertamanya dengan sang putri sulung, Adellia Adaninggar.

"Ini mimpi semua ibu ya, dapat melakukan semua kegiatan bersama putrinya. Baru tahun ini bisa terwujud nih. Memulai bisnis bersama Adels,” tutur Marisa pada saat jumpa media luring tanggal 7 Agustus 2021.

Baca Juga:

Tips Sukses Berbisnis Fesyen Anak Ala Sabine and Heem

Marisa Tumbuan berkolaborasi dengan putri sulungnya dalam membangun Ginger.luxthings. (Foto: istimewa)

Nama Ginger.Luxthings dipilih oleh Marisa dan Adellia terinspirasi dari aroma dan manfaat Jahe yang di masa pandemi ini menjadi primadona untuk meningkatkan imunitas. Karena itu, Ginger.Luxthings kehadirannya diharapkan dapat memberikan warna, nuansa dan manfaat yang bagi para pencinta preloved branded items di Indonesia.

"Kita berharap Ginger.Luxthings ini bisa meningkatkan immune booster dari pelanggan kita, karena kita percaya bahwa setiap orang memiliki cara masing-masing untuk meningkatkan daya tahan tubuh salah satunya melakukan kegiatan yang menyenangkan dirinya seperti berbelanja produk fashion seperti tas, sepatu dan lain- lain," Jelas Adellia, owner Ginger.luxthings.

Konsep Ginger.Luxthings ini juga unik. Karena konsepnya tidak hanya butik untuk preloved branded bags, namun juga kebutuhan home & living yang saat ini banyak di cari oleh konsumen, mengingat para konsumen lebih banyak beraktivitas di rumah.

Saat ini Ginger.Luxthings memiliki dua butik offline yaitu di Bali tepatnya di Canggu dan di Jakarta yaitu di Darmawangsa Square Level I – 117, Jakarta Selatan. Pembukaan dua butik di saat pandemi juga merupakan manuver Marisa dan Adelia untuk tetap bertahan di saat pandemi.

Menurut Marisa, melebarkan sayap ke Bali merupakan bagian dari usaha untuk tidak menyerah menghadapi pandemi. Dia melihat bahwa Bali merupakan 'Melting Pot' Indonesia. Marisa pun berencana akan terus membesarkan Ginger.Luxthings dengan membuat butik offline di kota-kota besar lainnya di Indonesia. (ryn)

Baca Juga:

Busana Berteknologi Tinggi Diklaim Bisa Membunuh Virus

#Fashion #Preloved Item #Barang Preloved
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Fashion
Beauty Science Tech 2026, Satukan Sains, Teknologi, dan Dampak Bermakna
ParagonCorp memadukan sains, teknologi, dan nilai kebermanfaatan guna menghadirkan inovasi yang kompetitif secara global serta berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Beauty Science Tech 2026, Satukan Sains, Teknologi, dan Dampak Bermakna
ShowBiz
Perancang Busana Italia Valentino Meninggal Dunia di Usia 93 Tahun
Sejak awal, Valentino dikenal lewat gaun-gaun merahnya sehingga dikenal dalam dunia mode sebagai 'Valentino red'.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Perancang Busana Italia Valentino Meninggal Dunia di Usia 93 Tahun
Fashion
UNTOLD Stories: di Balik Outfit Kece Atlet Indonesia untuk SEA Games Thailand 2025
Brand fesyen lokal UNTOLD menjadi perancang streetwear atlet Indonesia di SEA Games 2025 Thailand lewat koleksi 'Satu untuk Indonesia'.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Desember 2025
UNTOLD Stories: di Balik Outfit Kece Atlet Indonesia untuk SEA Games Thailand 2025
Fashion
‘Light and Shape’: ESMOD Jakarta Rayakan Inovasi Mode dari Desainer Muda di Creative Show 2025
ESMOD Jakarta Creative Show 2025 menghadirkan 198 karya dengan tema 'Light and Shape'. Tampilkan inovasi, teknik, dan identitas kreatif desainer muda.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Desember 2025
‘Light and Shape’: ESMOD Jakarta Rayakan Inovasi Mode dari Desainer Muda di Creative Show 2025
Fashion
UNIQLO Gandeng BABYMONSTER untuk Koleksi UT Terbaru, Tampilkan Desain Edgy dan Playful
Koleksi UT UNIQLO x BABYMONSTER hadir dengan grafis 'BATTER UP', siluet crop boxy, dan konten spesial para member.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 03 Desember 2025
UNIQLO Gandeng BABYMONSTER untuk Koleksi UT Terbaru, Tampilkan Desain Edgy dan Playful
Fashion
Thrifting makin Digandrungi, Industri Tekstil dalam Negeri Ketar-Ketir
Thrifting memang menyenangkan hati konsumen, tapi malah membikin hati produsen dan perajin tekstil Indonesia meringis karena ketimpangan yang sangat mencolok.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
Thrifting makin Digandrungi, Industri Tekstil dalam Negeri Ketar-Ketir
ShowBiz
Tumbler Viral, Lebih daripada Gaya Hidup Sehat tapi Fashion Statement
Botol minum ini telah jadi penanda status sosial seseorang di publik.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
Tumbler Viral, Lebih daripada Gaya Hidup Sehat tapi Fashion Statement
Fashion
Panduan Thrifting Jakarta, Rekomendasi Seru dari Blok M Square hingga Pasar Santa
Banyak pemburu thrift merasa bahwa pakaian bekas memiliki karakter khas yang sulit ditemukan pada produk massal.
Dwi Astarini - Kamis, 27 November 2025
Panduan Thrifting Jakarta, Rekomendasi Seru dari Blok M Square hingga Pasar Santa
ShowBiz
Menenun Cerita Lintas Budaya: Kolaborasi Artistik Raja Rani dan Linying
The Breeze: Swim Swim Capsule Collection
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 November 2025
Menenun Cerita Lintas Budaya: Kolaborasi Artistik Raja Rani dan Linying
Fashion
JF3 Fashion Festival Bawa Industri Mode Indonesia ke Kancah Global, akan Tampil di Busan Fashion Week 2025
JF3 Fashion Festival mewujudkan visi Recrafted: A New Vision demi mengangkat kreativitas dan keahlian tangan Indonesia ke tingkat global melalui kolaborasi dan inovasi berkelanjutan.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
JF3 Fashion Festival Bawa Industri Mode Indonesia ke Kancah Global, akan Tampil di Busan Fashion Week 2025
Bagikan