Banjir Rob Meluas di Jakarta, 16 RT dan 3 Jalan Tergenang Akibat Pasang Maksimum
(Ilustrasi) Petugas BPBD DKI Jakarta meninjau ketinggian air akibat banjir rob di kawasan Penjaringan Jakarta Utara pada Selasa (29/4/2025) ANTARA/HO-BPBD DKI
MerahPutih.com - Gelombang pasang air laut hingga ke darat atau banjir rob terus meluas dan merendam sejumlah wilayah di Ibu Kota. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan terdapat 16 Rukun Tetangga (RT) dan 3 ruas jalan yang terendam banjir rob pada pukul 12.00 WIB.
Berdasarkan informasi dari BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok, peringatan dini banjir pesisir (rob) diperkirakan berlangsung pada 1 hingga 10 Desember 2025.
Banjir rob ini terjadi karena adanya fenomena pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase Bulan Purnama dan Perigee (Supermoon). Kombinasi tersebut berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum yang kemudian memicu banjir pesisir.
"BPBD mencatat saat ini terdapat 16 RT dan 3 ruas jalan tergenang," ujar Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, Kamis (4/12).
Baca juga:
10 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir Rob, BPBD Imbau Warga Waspada
Dari 16 RT tersebut, 13 RT yang terdampak berada di Kelurahan Pulau Harapan, Kabupaten Kepulauan Seribu, dengan ketinggian air sekitar 10 cm.
Kemudian 3 RT lainnya berada di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, dengan ketinggian genangan mencapai 20 cm. Untuk 3 ruas jalan yang terkena banjir rob berada di:
- Jl. Magot dan Elbok RT 003 RW 03, Kelurahan Untung Jawa, Kepulauan Seribu — ketinggian air 15 cm
- Depan Puskesmas dan Samping Lapangan Futsal RT 001 RW 03 — ketinggian air 10 cm
- Jl. RE Martadinata RT 001 RW 012 (Depan JIS), Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara — ketinggian air mencapai 40 cm
Baca juga:
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah serta berkoordinasi dengan Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan, memastikan tali-tali air berfungsi optimal, serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan surut dalam waktu cepat.
"BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan," tutupnya. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Jelang Libur Panjang Dishub Jakarta Kembali Buka Pelayaran ke Kepulauan Seribu
Dishub Kandangkan 4 Kapal Cepat ke Kepulauan Seribu Akibat Cuaca Buruk
Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob hingga 20 Januari 2026
Bulan Baru Datang, Pesisir Jakarta Siap-Siap Diterjang Banjir Rob
Update Banjir Jakarta: 11 RT Masih Terendam, Ribuan Warga Bertahan di Pengungsian
11 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir, Total Pengungsi 1.398 Jiwa
Curah Hujan Tinggi, BNPB Turun Tangan Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta
Banjir Jakarta Utara, BPBD Salurkan Makanan hingga Matras ke Pengungsi
Jakarta Dikepung Hujan Ekstrem, Pasukan Biru Siaga untuk 'Perang' Lawan Genangan di 5 Wilayah DKI
Update Banjir Jakarta: 22 RT dan 5 Ruas Jalan Tergenang, Ribuan Warga Mengungsi