Bangun RS di Tepi Barat Palestina, MUI: Ringankan Penderitaan Rakyat

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 06 Januari 2020
Bangun RS di Tepi Barat Palestina, MUI: Ringankan Penderitaan Rakyat

Penandatanganan kesepakatan mengenai bantuan biaya pembangunan rumah sakit Indonesia di kota Hebron, Tepi Barat Palestina.(KBRI Amman)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan memberikan bantuan dana untuk pembangunan rumah sakit di kota Hebron, wilayah Tepi Barat Palestina.

"Pembangunan rumah sakit ke-2 di wilayah Tepi Barat ini diharapkan bisa memberikan manfaat untuk meringankan penderitaan rakyat Palestina," ujar Duta Besar RI untuk Kerajaan Yordania dan Palestina, Andy Rachmianto dalam pernyataan tertulis, Senin (6/1).

Baca Juga

Pemukim Yahudi Bakar Pohon-Pohon Zaitun Milik Warga Palestina

Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional MUI, Muhyiddin Djunaidi, dan Walikota Hebron, Tayser Abu Sneineh, menandatangani kesepakatan terkait bantuan pembangunan rumah sakit tersebut di Amman, Yordania, pada Sabtu (4/1).

Rumah sakit yang akan didirikan di atas tanah wakaf seluas 4000 meter persegi itu menelan biaya 6,745 juta dolar AS (sekitar Rp94 miliar), yang disumbang MUI sebesar 5,915 juta dolar AS (sekitar Rp82,5 miliar).

Sementara sisa biaya pembangunan, yakni sekitar Rp11,5 miliar, menjadi tanggung jawab pemerintah kota Hebron.

Warga Palestina demo di Gaza. Foto: AFP Photo/Mohammed Abed
Warga Palestina demo di Gaza. Foto: AFP Photo/Mohammed Abed

Rumah sakit itu nantinya ditujukan bagi masyarakat Hebron, yang jumlahnya mencapai 1,2 juta orang, yang membutuhkan perawatan medis, khususnya fisioterapi dan rehabilitasi.

Dubes Andy menambahkan bahwa pembangunan rumah sakit ini merupakan bentuk nyata komitmen dan dukungan besar bangsa Indonesia terhadap rakyat Palestina yang mengalami penderitaan akibat konflik Palestina-Israel.

Baca Juga

Palestina: Deal of The Century Langkah Tipu Daya Donald Trump

Walikota Sneineh menyambut baik bantuan yang diberikan oleh bangsa Indonesia itu dan menyebut bahwa rakyat Palestina selalu menganggap Indonesia sebagai saudara dekat yang selalu membantu setiap kali dibutuhkan.

Terlebih, ia mengatakan, pada tahun 2020 ini Israel berencana untuk membuka permukiman baru di beberapa wilayah Palestina, termasuk kota Hebron. (*)

#Palestina #MUI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Presiden Palestina Mahmoud Abbas menelepon Presiden Prabowo Subianto, memuji Indonesia sebagai negara paling konsisten membela Palestina.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Dunia
Iran Luncurkan Rudal Balistik, Israel Tutup Semua Jalur Masuk ke Gaza
Organisasi Palestina dan internasional telah berulang kali memperingatkan tentang memburuknya kondisi kelaparan di wilayah tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
Iran Luncurkan Rudal Balistik, Israel Tutup Semua Jalur Masuk ke Gaza
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Indonesia Tolak Warga Palestina Masuk ke Tanah Air
Menteri Imipas Agus Andrianto menegaskan dokumen itu palsu.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Indonesia Tolak Warga Palestina Masuk ke Tanah Air
Dunia
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Uni Eropa resmi menjatuhkan sanksi terhadap 4 lembaga Israel dan pimpinannya atas pelanggaran HAM di Tepi Barat. Sanksi meliputi pembekuan aset dan larangan perjalanan ke negara anggota Uni Eropa.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Indonesia
Wartawan Italia Dipukuli dan Celananya Diambil Saat Ditahan Militer Israel, Bagaimana Nasib 9 WNI?
Wartawan Italia Alessandro Mantovani mengaku dipukuli pasukan Israel saat misi Armada Global Sumud.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Wartawan Italia Dipukuli dan Celananya Diambil Saat Ditahan Militer Israel, Bagaimana Nasib 9 WNI?
Indonesia
Tim GPCI Jemput 9 WNI di Turkiye Usai Dibebaskan Israel
Sembilan WNI itu merupakan bagian dari relawan Global Sumud Flotilla (GSF) dan Freedom Flotilla Coalition (FFC) yang sempat ditahan di Penjara Ktziot Israel
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Tim GPCI Jemput 9 WNI di Turkiye Usai Dibebaskan Israel
Indonesia
Israel Bebaskan Relawan Flotilla Termasuk 9 WNI dari Penjara Ktziot
Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) memastikan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sempat ditahan pasukan Israel dalam misi Global Sumud Flotilla akhirnya dibebaskan
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Israel Bebaskan Relawan Flotilla Termasuk 9 WNI dari Penjara Ktziot
Dunia
9 WNI Ikut Global Sumud Flotilla Diculik. Israel Langgar Hukum Internasional
Israel melakukan penculikan terhadap para WNI yang sedang dalam misi kemanusiaan internasional ke Gaza itu karena tidak adanya sanksi keras terhadap Israel setelah kejahatan-kejahatan sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Mei 2026
9 WNI Ikut Global Sumud Flotilla Diculik. Israel Langgar Hukum Internasional
Dunia
Indonesia dan 9 Negara Kecam Serangan Israel Terhadap Global Sumud Flotilla
Mereka juga menyerukan komunitas internasional menjalankan tanggung jawab hukum dan moral untuk melindungi warga sipil serta misi kemanusiaan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Mei 2026
Indonesia dan 9 Negara Kecam Serangan Israel Terhadap Global Sumud Flotilla
Dunia
BRICS Desak Israel Angkat Kaki dari Gaza dan Tuntut Gencatan Senjata Segera
Konflik bersenjata antara Hamas dan Israel sejak 7 Oktober 2023 telah menelan korban jiwa yang sangat besar
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
BRICS Desak Israel Angkat Kaki dari Gaza dan Tuntut Gencatan Senjata Segera
Bagikan