Fashion

Bangkit dari Keterpurukan, Kisah Inspiratif Nikki Hind Desainer Tunanetra Australia

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Selasa, 09 Mei 2023
Bangkit dari Keterpurukan, Kisah Inspiratif Nikki Hind Desainer Tunanetra Australia

Nikki kehilangan penglihatan di mata sebelah kirinya dari lahir dan menjadi lebih parah pascamelahirkan. (Foto: Instagram/@nikkihind)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

NIKKI Hind punya kepercayaan sebagai seorang desainer difabel. Dia tunanetra, tapi yakin bahwa seseorang dapat mencapai apa pun dalam hidup selama tahu cara bagaimana menggunakan kelebihannya di balik kekurangannya.

Nikki tanamkan kuat kepercayaan ini dalam dirinya. Hasilnya, dia menjadi perancang busana tunanetra pertama di Australia yang baru saja memperkenalkan koleksi busana pertamanya di Melbourne Fashion Week 2019.

“Desain fesyen menghubungkan aku kembali dengan bagian terbaik dari dirikum merasa mampu, punya tujuan, kesenangan, kegembiraan, ambisi, dan optimisme,” kata Nikki dalam www.visionaustralia.org.

Nikki mulai kehilangan penglihatannya ketika hamil pertama, sekira 14 tahun yang lalu. Ini menyebabkan dirinya mengalami stroke dan kehilangan 50% kemampuan melihat.

Baca juga:

Gim Forza Motorsport akan Bisa Dimainkan Tunanetra

Sebenarnya Nikki sudah mengalami kebutaan pada mata kirinya sejak lahir. Namun, stroke memperparahnya. Dia jadi tak bisa melihat dengan dua matanya secara permanen.

“Sebelum kehamilan, aku bekerja di bagian hubungan masyarakat dan manajemen acara, itu merupakan kejutan besar kehilangan penglihatan sambil belajar menjadi seorang ibu,” kata Nikki.

Nikki melanjutkan, “Fokusku adalah pada si Kecil dan baru sekira 10 tahun kemudian aku memiliki kesempatan untuk memikirkan bagaimana kehilangan penglihatan ternyata dapat memengaruhi kesempatan kerja.”

Kehilangan dua penglihatan bukan pengalaman mudah bagi siapapun, termasuk untuk Nikki. Dia merasa terisolasi dan cemas terus menerus.

Nikki juga mulai menghadapi kesulitan secara finansial sembari memiliki buah hati. Setelah sekian lama terpuruk, akhirnya Nikki mulai menemukan secercah harapan.

Nikki tidak punya niat untuk tetap hancur. Jadi dia memutuskan untuk meraih mimpi dengan sesuatu yang inspiratif dan kreatif.

“Desain fesyen selalu menjadi tempat yang membuat aku bahagia dan kreatif. Saat masih remaja, aku biasa berbaring di lantai dan menonton acara penghargaan, dengan buku sketsa dan pensil, memimpikan penghargaan desain untuk aku sendiri.”

Baca juga:

'Bersama Lebih Bermakna' Ajak Tunanetra Baca Alquran

Akhirnya, Nikki memutuskan mendaftar di kursus TAFE desain mode untuk mempelajari keterampilan yang dia butuhkan demi mewujudkan desainnya. Koleksi pertamanya menjadi lahirnya Blind Grit.

Blind Grit adalah pakaian olahraga inspirasional yang diciptakan oleh orang-orang yang ingin menaklukan tantangan dan siap menghadapinya.

“Blind Grit menghargai kualitas yang dibutuhkan untuk hidup dengan disabilitas dan melewati masa sulit setelah mengalami trauma. Ini adalah penghormatan kepada manusia yang memiliki ketahanan luar biasa dan mampu bertahan di luar zona nyaman yang seringkali dianggap sepele oleh orang lain," ujar Nikki.

Setiap orang yang bekerja di Blind Grit mulai dari fotografer, desainer grafis, hingga penata rias adalah orang-orang yang hidup dengan disabilitas atau selamat dari trauma.

"Aku ingin mengubah persepsi dan mengubah citra mereka yang hidup dengan disabilitas dan selamat dari trauma,” ungkap Nikki.

Nikki kini aktif dalam mendorong orang memaksimalkan potensinya daripada sibuk melihat kekurangan dirinya. (kmp)

Baca juga:

Perusahaan Ini Kembangkan Sepatu Pintar AI Untuk Tunanetra

#Fashion #Tunanetra #Desainer #Difabel #Penyandang Disabilitas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fun
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
BRImo CODE.STRT 2026 kembali hadir dalam rangkaian JF3 Fashion Festival dengan lebih dari 50 brand, kompetisi basket, skate, dance, musik, hingga area kuliner di Summarecon Mall Serpong.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
Fun
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
JAECOO Indonesia berkolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA menghadirkan konsep personalisasi untuk J5 EV.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
Fashion
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
BTN Indonesia Fashion Week 2026 resmi ditutup setelah lima hari penyelenggaraan. Tema Ulos Simetria menghadirkan transformasi Ulos menjadi adibusana modern.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
Fashion
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Kain ulos menjadi magnet di Indonesia Fashion Week 2026. Kain tersebut tampil modern dengan sentuhan warna pastel.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Fashion
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
Perjalanan menuju malam puncak bukanlah proses yang singkat. Kompetisi ini diawali dengan 270 sketsa desain dari para peserta di berbagai daerah.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
ShowBiz
LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Melalui LUMINARA, para desainer memperlihatkan bahwa kekayaan budaya Indonesia dapat terus berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masa kini.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
 LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Fashion
HARSA dari LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026, Bawa Pesan Kebahagiaan dalam Berkarya
Melalui HARSA, LAKON Indonesia kembali menegaskan keyakinan bahwa masa depan karya tangan Indonesia dibangun melalui proses yang dijalani dengan sepenuh hati.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
HARSA dari LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026, Bawa Pesan Kebahagiaan dalam Berkarya
Fashion
Italia Bidik Garut Jadi Distrik Industri Kulit dan Mode, Kolaborasi Menguat lewat IFW 2026
Misi dagang Italia di BTN Indonesia Fashion Week 2026 membuka peluang besar bagi industri kulit dan alas kaki Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Italia Bidik Garut Jadi Distrik Industri Kulit dan Mode, Kolaborasi Menguat lewat IFW 2026
Bagikan