Bandara Iskandar MudaAceh Terima 18 Ton Bantuan, Distribusi Pakai Helikopter ke Daerah Terisolir

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Desember 2025
Bandara Iskandar MudaAceh Terima 18 Ton Bantuan, Distribusi Pakai Helikopter ke Daerah Terisolir

esawat TNI membawa bantuan bencana mendarat di Bandara SIM, Blangbintang, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (4/12/2025). ANTARA/M Haris SA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dan TNI terus melanjutkan pendistribusian bantuan melalui udara bagi korban terdampak bencana hidrometeorologi yang masih berada di daerah terisolasi.

Tercatat sebanyak 18 ton bantuan untuk korban bencana di Provinsi Aceh tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Kabupaten Aceh Besar.

Belasan ton bantuan tersebut diterbangkan dari Jakarta menggunakan pesawat TNI AU Airbus A400.

Bantuan kemanusiaan tersebut di antaranya dari Presiden RI Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Palang Merah Indonesia (PMI).

Baca juga:

Data Korban Banjir Sumatra: Meninggal 708 Jiwa, Warga Hilang 499 Orang

Serta dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) alumni Akabri 90, Akabri 97, bantuan Menteri Pertanian (Mentan), dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Perwira Bantuan Muda Perencanaan Operasi Kodam Iskandar Muda Mayor Arm Suhendri mengatakan pesawat tersebut membawa beras, makanan, obat-obatan, tenda, dan lainnya.

Selanjutnya, bantuan tersebut segera didistribusikan di wilayah bencana yang terisolir melalui udara menggunakan helikopter. Pendistribusian dimaksimalkan agar bantuan segera tiba kepada korban bencana.

"Rencana pada Jumat (5/12) ada sebanyak 25 pengiriman bantuan ke daerah bencana, yang diutamakan wilayah terisolasi Mudah-mudahan cuaca saat pengiriman mendukung," kata Suhendri.

#Banjir Sumatra #Banjir Bandang #Banjir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Indonesia
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
anjir bandang terjang Solok akibat hujan lebat 94 mm/hari. BMKG sebut peringatan dini sudah dikeluarkan 7 hari sebelum bencana.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Dunia
Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Di tengah suasana duka, pemerintah tetap melanjutkan operasi pencarian.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
 Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Selain korban jiwa, banjir bandang juga menyapu permukiman, jalan, lahan pertanian, serta berbagai infrastruktur yang berada di sepanjang jalur alirannya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Indonesia
Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Banjir bandang tercatat menewaskan lebih dari 1.000 orang, sedangkan lebih dari 3.900 orang masih dinyatakan hilang.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
  Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Dunia
Banjir Bandang Menyapu Grand Canyon, 1 Tewas dan 15 Orang Hilang
Banjir tersebut menghancurkan sejumlah jembatan penyeberangan dan menghanyutkan bongkahan batu besar ke arah hilir.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
 Banjir Bandang Menyapu Grand Canyon, 1 Tewas dan 15 Orang Hilang
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Bagikan