Bali kini Punya RS Pusat Estetika, Prabowo: Perawatan Wajah tak Perlu lagi Jauh-Jauh ke Korea

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 26 Juni 2025
Bali kini Punya RS Pusat Estetika, Prabowo: Perawatan Wajah tak Perlu lagi Jauh-Jauh ke Korea

Prabowo Resmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur dan Bali International Hospital.(foto: Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN Prabowo Subianto meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur dan Bali International Hospital di Bali, Rabu (25/6). Kawasan ekonomi khusus itu diperuntukkan pelayanan kesehatan bertaraf internasional, termasuk Bali International Hospital garapan BUMN.

Menurutnya, rumah sakit di Bali dapat mencegah triliunan rupiah devisa hilang ke luar negeri, mengingat banyak sekali masyarakat Indonesia yang berobat ke luar negeri.

"Kita tadi sudah diberi tahu bahwa begitu banyak WNI yang mencari pengobatan di luar negeri yang mengakibatkan juga pengeluaran devisa yang sangat besar,” kata Prabowo dalam siaran persnya dikutip Rabu (25/6).

Dia berharap, dengan fasilitas yang diresmikan hari ini, masyarakat tak perlu lagi berobat ke luar negeri. “Dengan inisiatif ini, kita bisa memberi pelayanan yang tidak kalah dengan yang terbaik di dunia," beber Prabowo.

Salah satunya ialah peresmian pusat estetika Ngoerah Sun Wellness & Aesthetic Center (NSWAC) di RSUP Prof Ngoerah di Bali.

Baca juga:

Prabowo Dorong Pusat Kesehatan di Dalam Negeri, Sebut Hemat Devisa dan Perkuat Ekonomi


Presiden mengakui kehebatan layanan di NSWAC sehingga ingin masyarakat maupun warga negara asing (WNA) melakukan perawatan di sana. Kehadiran Ngoerah Sun dengan fasilitas bagus dan layanan yang lengkap diharapkan bisa menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan berkualitas. “Termasuk memperkuat daya saing Indonesia dalam sektor pariwisata medis,” ujar Prabowo.

Pusat estetika sengaja dikembangkan di rumah sakit pemerintah di Bali sebab menyadari potensi Bali sebagai pusat wisata medis.

Pusat estetika itu mulai menerima pasien sejak Februari 2025, yang terdiri atas 250 WNA dan 1.200 WNI. Sementara itu, Direktur Utama RSUP Prof dr IGNG Ngoerah Kota Denpasar, dr I Wayan Sudana, menyampaikan NSWAC telah beroperasi sejak Januari 2025 secara terbatas, dan mulai menerima pasien dari dalam maupun luar negeri pada Februari 2025.

Respons publik, menurut dr I Wayan Sudana, sangat baik. Kehadiran NSWAC diharapkan dapat menekan keinginan masyarakat Indonesia melakukan perjalanan ke luar negeri untuk mendapatkan layanan serupa, khususnya Korea Selatan yang selama ini dikenal sebagai destinasi perawatan wajah.

“Karena standarnya sama dengan Korea Selatan. Jadi masyarakat yang membutuhkan layanan seperti itu cukup di Indonesia, cukup di Bali. Tidak perlu ke luar lagi,” ungkap Sudana.

Dalam beberapa tahun terakhir, 2 juta masyarakat Indonesia berobat ke luar negeri. Pengobatan itu membuat rupiah terbang ke luar negeri. Secara total, ada sekitar Rp 150 triliun devisa yang hilang karena banyak orang berobat ke luar negeri.

Baca juga:

Resmikan Ngoerah Sun Wellness, Prabowo Ngaku Tertarik dan Mungkin akan Datang

#Prabowo #Bali #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Amnesti 17 Agustus Diusulkan Bagi Usia Produktif, Bakal Dilatih di Sektor Pertanian Untuk Ketahanan Pangan
Penentuan program tersebut akan disesuaikan dengan hasil asesmen terhadap warga binaan yang menjadi calon penerima amnesti.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Amnesti 17 Agustus Diusulkan Bagi Usia Produktif, Bakal Dilatih di Sektor Pertanian Untuk Ketahanan Pangan
Indonesia
PKB Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Bersifat Terbatas, hanya Mengisi Jabatan yang Kosong
Presiden memiliki kewenangan penuh untuk menentukan siapa saja yang dinilai tepat mengisi posisi menteri, termasuk apabila terdapat jabatan yang kosong.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
PKB Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Bersifat Terbatas, hanya Mengisi Jabatan yang Kosong
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Indonesia
Prabowo Perintahkan PLN dan Pertamina Pangkas Anak dan Cucu Perusahaan
pemangkasan anak dan cucu perusahaa yang disebut sebagai layer-layer juga bertujuan mempercepat waktu pengambilan keputusan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Prabowo Perintahkan PLN dan Pertamina Pangkas Anak dan Cucu Perusahaan
Indonesia
Presiden Prabowo Bangun Sekolah Unggulan hingga Undang Universitas Terbaik Dunia
Presiden menegaskan fondasi utama untuk menguasai sains dan teknologi yakni sistem pendidikan yang kuat.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Presiden Prabowo Bangun Sekolah Unggulan hingga Undang Universitas Terbaik Dunia
Indonesia
Prabowo Ingin Berinvestasi Besar di Sektor Pendidikan, Bangun Sekolah Unggulan
Presiden Prabowo menjelaskan pemerintah mengundang universitas-universitas terbaik di dunia untuk bekerja sama dengan universitas di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Prabowo Ingin Berinvestasi Besar di Sektor Pendidikan, Bangun Sekolah Unggulan
Indonesia
Dihadapan Periset BRIN, Presiden Ingin Pimpin Pemerintahan Berdasar Realitas
Prabowo mengingatkan agar setiap persoalan tidak disikapi dengan mencari kambing hitam.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Dihadapan Periset BRIN, Presiden Ingin Pimpin Pemerintahan Berdasar Realitas
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
Presiden Prabowo Gelar Pertemuan Empat Mata Dengan PM Thailand Anutin
Agenda terakhir dalam rangkaian kunjungan resmi PM Thailand hari ini, Presiden Prabowo menggelar jamuan makan malam untuk PM Charnvirakul dan seluruh delegasinya di Istana.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Presiden Prabowo Gelar Pertemuan Empat Mata Dengan PM Thailand Anutin
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Bagikan