Pilpres 2019

Bakar Optimisme Pendukungnya, Jokowi: Indonesia Bakal Jadi Negara Maju dan Tak Akan Bubar

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 13 April 2019
Bakar Optimisme Pendukungnya, Jokowi: Indonesia Bakal Jadi Negara Maju dan Tak Akan Bubar

Capres petahana Jokowi berpidato depan para pendukungnya di Gelora Bung Karno (MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) membakar optimisme para pendukungnya dalam kampanye akbar di Gelora Bung Karno, Jakarta.

Dalam pidato singkatnya, Jokowi menegaskan bahwa para pendukungnya selalu optimistis dengan keadaan negara dan bangsa Indonesia.

Ia bahkan menyinggung pembangunan infrastruktur yang masif dilakukan sebagai jembatan emas menuju pembangunan sumber daya manusia.

"Yang memiliki sumber daya yang luas. Kita fokus infrastruktur dan lima tahun kedepan fokus pembangunan SDM," kata Jokowi di GBK, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4).

Jokowi melanjutkan, negara maju tak ada yang terpecah belah.

Jokowi membakar semangat optimisme para pendukungnya
Jokowi membakar semangat dan optimisme para pendukungnya (MP/Rizki Fitrianto)

"Semua bersatu membangun. Negara maju tak ada yang pesimis. Semua harus optimis. Modal yang maju adalah optimis," kata Jokowi seraya disambut gemuruh pendukungnya.

"Jangan sampai ada rasa pesimis, yang harus kita kobarkan adalah optimis untuk maju," tambah Jokowi yang mengenakan kemeja putih ini.

Menurut Jokowi, Indonesia masuk negara terkuat ekonomi berkat bergabungnya di G-20.

"Bahkan menurut perkiraan negara kita di tahun 2045 akan menjadi ekonomi terkuat 4 besar dunia. Kit aharus menghadapi tantabgan dan didepan kita. Jangan merasa lemah dan pesimis, karena Indonesia negara besar. Negara besar yang memiliki bangsa yang baik;" katanya.

Jokowi mengklaim, dirinya sudah turun ke kampung-kampung untuk memastikan semua berjalan dengan baik.

"Kita memerlukan pekerjaan yang besar. Perbaikan harus diketahuia apa yang dibutuhkan oleh rakyat. Saya turun ke desa dan kampung-kampung. Karena saya ingin mengecek program berjakan dengan baik. Jangan ada program yang mangkrak," tandasnya.

Selain itu Jokowi juga memaparkan sejumlah pencapaian selama pemerintahannya salah satunya penurunan angka kemiskinan. Menurut Jokowi, angka kemiskinan sudah berada di angka satu digit dibanding sebelumnya yang dua digit.

"Ini kita harus syukuri. Angka pengangguran juga turun. Di tengah ekonomi global yang sulit, kita tahu negara kita bisa bertahan di angka 5. Kita harus bersyukur. Jangan sampai kita tidak bersyukur. Jangan sampai kita kufur nikmat," kata Jokowi.

Para pendukung Jokowi-Ma'ruf di Gelora Bung Karno
Para pendukung Jokowi-Ma'ruf di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta (MP/Rizki Fitrianto)

Jokowi yang mengenakan kemeja putih ini menambahkan, dia dan cawapresnya, Ma'ruf Amin sepakat mewakafkan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.

"Kita memastikan lima tahun kedepan lebij kuat ekonominya. Untuk petani, nelayan, guru, dokter, ons, tni, polri, seniman, pemerja kreatif, pengusaha kecil menengah besar, anak muda, ibu bapak. Kami bertekad tidak ada lagi rajyat yang teringgal di bawah garis kemiskinan," terang Jokowi seraya disambut gemuruh pendukungnya.

Seolah menyindir pesimisnya Prabowo yang menyatakan Indonesia akan bubar, Jokowi menegaskan bahwa negara Indonesia tidak akan bubar.

"Kita sekarang ini sudah berada pada jalan yang benar. berada pada track yang benar. memang kadang ada kesulitan, memang kadang ada kepahitan. Tapi itulah sebuah bangsa besar menuju Indonesia Maju," katanya berapi-api.

Ia meminta, jangan semua minta instan, dadakan. Pembangunan butuh proses dan berkelanjutan.

"Tidak ada dalam negara sebesar indonesia. percaya saya. Kita dengan track yang sudah betul, dengan jalan yang sudah benar, kita optimis negara kita indonesia ke depan akan lebih maju," pungkas Jokowi.(Knu)

#Joko Widodo #Kampanye Akbar #Pilpres 2019 #KH Ma'ruf Amin #Pemilu 2019
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai tantangan yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto merupakan warisan dari pemerintahan Jokowi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dinobatkan sebagai lulusan terbaik UGM. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Beredar informasi yang menyebut, pembuat ijazah Jokowi muncul ke publik dan membuat pengakuan.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Indonesia
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Jokowi membantah isu ingin mengambil alih Partai NasDem dan NasDem Tower. Ia menegaskan tudingan tersebut tidak benar dan tidak masuk akal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Indonesia
Rismon Sianipar Harus Memohon Langsung ke Jokowi, Restorative Justice-nya Masih Dikaji
Polda Metro Jaya mengungkapkan syarat utama yang harus dipenuhi oleh kedua belah pihak, sehingga restorative justice Rismon Sianipar bisa terpenuhi
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Rismon Sianipar Harus Memohon Langsung ke Jokowi, Restorative Justice-nya Masih Dikaji
Indonesia
Jokowi Bantah Kasih Rp 50 Miliar untuk Restorative Justice, Sebut tak Masuk Akal
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, membantah isu memberikan Rp 50 miliar untuk restorative justice. Ia mengatakan, hal tersebut tak masuk akal.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
Jokowi Bantah Kasih Rp 50 Miliar untuk Restorative Justice, Sebut tak Masuk Akal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Buang Anggaran, Jokowi Tidak Setuju Program Koperasi Merah Putih
Jokowi melarang Purbaya membangun program Koperasi Merah Putih karena lebih baik anggarannya diberikan kepada rakyat.
Frengky Aruan - Rabu, 08 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Buang Anggaran, Jokowi Tidak Setuju Program Koperasi Merah Putih
Indonesia
Jokowi Angkat Bicara Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon Akibat Serangan Israel
Dalam situasi normal, perjalanan udara Beirut menuju Jakarta memakan waktu minimal 17 jam
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
Jokowi Angkat Bicara Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon Akibat Serangan Israel
Indonesia
Mentahkan Pernyataan Jokowi, DPR Pastikan Tim Pemerintah Hadir Saat Pembahasan UU KPK
Politisi dari Fraksi PKS ini menekankan bahwa narasi "inisiatif DPR" tidak bisa berdiri sendiri
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Februari 2026
Mentahkan Pernyataan Jokowi, DPR Pastikan Tim Pemerintah Hadir Saat Pembahasan UU KPK
Bagikan