Bahayanya Pemutih Kulit Mengandung Merkuri
Pemutih wajah mengandung merkuri dapat mengancam kesehatan.(foto: pexels, mike murray)
HATI-HATI menggunakan krim pemutih wajah. Alih-alih bikin kulit putih, krim pemutih malah merusak kulitmu. Krim pemutih kulit dengan kandungan merkuri ialah satu yang harus kamu hindari. Kandungan bahan merkuri bisa membawa dampak yang serius bagi kesehatan. Merkuri sering kali disalahgunakan sebagai bahan untuk produk pemutih wajah. Meski bisa mencerahkan kulit dalam waktu singkat, kandungan yang merkuri yang terdapat dalam produk kecantikan dapat memberikan dampak buruk bagi kulit maupun kesehatan.
Seperti dikabarkan Alodokter, merkuri adalah bahan kimia yang terkadang digunakan dalam sabun dan krim pemutih kulit. Tidak hanya itu, beberapa produk kecantikan lainnya, seperti maskara dan pembersih riasan mata juga kerap menambahkan merkuri sebagai bahan pengawet dalam produknya.
BACA JUGA:
Merkuri kerap digunakan untuk memutihkan kulit karena kandungannya mampu menghambat pembentukan pigmen kulit. Dengan begitu, kulit tampak lebih cerah dalam waktu singkat. Meski mampu memberikan hasil yang instan, dampaknya bagi kesehatan tentu tidak bisa dianggap remeh.
Di Indonesia, pengggunaan merkuri dalam produk kecantikan, seperti pembersih wajah, krim pelembap sudah dilarang. Namun, merkuri dalam riasan mata dan pembersihnya masih diperbolehkan dengan batas kadar yang tidak lebih dari 0,007 persen. Walaupun merkuri dalam krim pemutih sudah dilarang pemerintah, kamu sebagai pengguna beragam produk kecantikan wajib waspada, karena banyak seller nakal yang menjual produk kecantikan dengan komposisi yang mengandung merkuri.
Produk mengandung merkuri biasanya tidak terdaftar, tidak mencantumkan nomor Badan POM, tidak memberikan petunjuk penggunaan yang jelas, dan menuliskan keterangan produk dalam bahasa asing atau bahkan tidak mencantumkan sama sekali.
BACA JUGA:
Mengonsumsi merkuri dalam produk kecantikan terbukti berbahaya. Bahan kimia itu dengan mudah diserap kulit dan masuk ke aliran darah. Merkuri juga bersifat korosif, sehingga penggunaanya bisa membuat lapisan kulit jadi tipis. Dampak merkuri lainnya yakni menyebabkan kerusakan pada saluran pencernaan dan sistem saraf.
Selain itu, merkuri juga berisiko mengganggu fungsi berbagai organ tubuh, seperti otak, jantung, paru-paru, ginjal, hingga sistem antibodi. Hal itu disebabkan masuknya merkuri ke tubuh bisa menyebabkan keracunan merkuri.
Penggunaan merkuri pada produk pemutih kulit juga sifatnya memicu kanker. Tidak mengherankan jika pengguna merkuri juga memiliki probabilitas terdampak penyakit kanker kulit. Dengan dampak merkuri yang sedemikian negatif, kamu perlu lebih teliti dalam memilih krim pemutih ya.(zvw)
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Minum Air Putih Sambil Berdiri Bisa Picu Penyakit Batu Ginjal
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
dr Richard Lee Daftar Permohonan Praperadilan Usai Terancam 12 Tahun Kurungan, Begini Respons Polisi
Beauty Science Tech 2026, Satukan Sains, Teknologi, dan Dampak Bermakna
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer