Bahas Masalah Ekonomi dan Pembangunan, Prabowo: di Asia Tenggara, Indonesia Tertinggal
Prabowo Subianto berbicara di Rakernas LDII (Foto: Twitter @ldii_news)
MerahPutih.com - Calon presiden dari Koalisi Indonesia Adil Makmur Prabowo Subianto menyampaikan kesenjangan ekstrem masih menjadi tantangan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Salah satu masalah yang tengah Indonesia hadapi, kata Prabowo, adalah kesenjangan ekstrem. "Di Indonesia, satu persen populasi menguasai 45,5 persen kekayaan dan sumber daya," kata Prabowo dalam pidatonya pada Forum Ekonomi Indonesia (IEF) di Jakarta, Rabu (21/11).
Situasi demikian, menurut Prabowo, menempatkan Indonesia sebagai negara keempat dengan tingkat kesenjangan tertinggi dunia.
Kesenjangan tinggi, seperti diungkapkan Prabowo, dibuktikan dengan beberapa indikator. Adapun di antaranya seperti rendahnya tingkat literasi dan minim akses ke air bersih.
"Dibandingkan dengan negara-negara tetangga di Asia Tenggara, Indonesia menempati urutan ke-113 dari 188 negara dalam hal Indeks Pembangunan Manusia (IPM/HDI)," kata Prabowo.
IPM merupakan indikator pembangunan yang menghubungkan pertumbuhan ekonomi dengan kualitas hidup.
Indikator yang diukur dalam IPM tidak hanya Produk Domestik Bruto (PDB), tetapi tingkat harapan hidup, tingkat pendidikan, dan akses publik terhadap air bersih.
Menurut Prabowo, Indonesia masih cukup tertinggal dalam memastikan ketersediaan akses air bersih untuk rakyat. "Dari 180 negara, Indonesia menempati peringkat 123 dalam ketersediaan air bersih," kata Prabowo.
Sementara itu, Singapura menempati peringkat 12, diikuti dengan Malaysia (55), Thailand (71), Vietnam (85), dan Filipina (107).
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat
Bonus Atlet SEA Games 2025 Cair, NOC: Wujud Perhatian Prabowo untuk Olahraga Indonesia
Prabowo Lontarkan Gurauan ke Kapten TNI Rizki Juniansyah Usai Dapat Bonus Rp 1 Miliar
Momen Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali SEA Games Thailand 2025