Ramadan 2022

Bahan Makanan yang Harus Ada dalam Menu Buka dan Sahur

P Suryo RP Suryo R - Senin, 11 April 2022
Bahan Makanan yang Harus Ada dalam Menu Buka dan Sahur

Pilih menu sehat di bulan Ramadan. (Foto: freepik/freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KECUKUPAN asupan nutrisi tidak semata-mata tergantung pada banyaknya jumlah makanan yang disantap, melainkan seberapa besar gizi yang terkandung dalam makanan tersebut. Hal ini penting untuk menjaga kesehatan tubuh, sehingga bisa menjalankan puasa dengan lancar.

Dilansir dari laman Alodok, berikut adalah beberapa makanan bergizi yang tidak boleh ditinggalkan, baik saat berbuka puasa maupun sahur bersama keluarga di rumah.

Baca Juga:

Tips Memasak tanpa Minyak Goreng, Lebih sehat

Makanan atau minuman manis

kuliner
Makanan dan minuman manis sebagai pengganti energi yang hilan. (Foto: freepik/timolina)

Tidak ada salahnya jika kamu menyajikan makanan atau minuman manis dalam porsi secukupnya sebagai menu pembuka saat berbuka puasa. Hal ini karena makanan atau minuman manis, seperti sirop, teh manis, buah kurma, atau melon, dinilai dapat mengembalikan energi dalam tubuh.

Tapi perlu di ingat, porsi makanan manis yang dikonsumsi tidak boleh terlalu banyak. Konsumsi makanan dan minuman manis secukupnya saja, agar terhindar dari masalah kesehatan akibat kelebihan kadar gula darah.

Makanan berkarbohidrat kompleks

kuliner
Karbohidrat komplek kaya akan energi, mineral dan serat. (Foto: freepik/lifeforstock)

Pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks sebagai pasokan energi, mineral, dan serat yang dibutuhkan oleh tubuh setelah seharian berpuasa. Jenis makanan yang disajikan bisa berupa nasi merah atau roti gandum.

Baca Juga:

Sambut Ramadan dengan Menu Khas Muslim Peranakan

Sayuran dan buah-buahan

kuliner
Selalu sajikan sayuran dan buah-buahan selama bulan ramadan. (Foto: freepik/freepik)

Sayuran dan buah-buahan merupakan kelompok makanan yang kaya akan nutrisi di dalamnya, mulai dari mineral, serat, hingga vitamin. Selama bulan Ramadan, usahakan selalu untuk tetap mengonsumsi sayur dan buah. Sajikan buah dan sayur saat berbuka puasa maupun sahur.

Ikan dan daging

kuliner
Pilih daging dan ikan sebagai protein baik untuk tubuhmu. (Foto: freepik/azerbaijanstockers)

Jangan lupa untuk memasukkan makanan berprotein ke dalam daftar menu ya. Protein ini berfungsi untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Pilihlah protein rendah lemak, seperti ikan, ayam tanpa kulit, atau daging tanpa lemak.

Demi menjaga kesehatan jantung, hindari makanan yang banyak mengandung lemak, seperti gorengan, sop buntut, sate, daging sosis, jeroan, daging kambing, daging bebek, pizza, burger, dan masakan bersantan. Selamat menyiapkan menu sehat selama berpuasa ya! (DGS)

Baca Juga:

Manis Legit Surabi Khas Sunda

#Lipsus April Puasa #Kuliner #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan