Kesehatan

Bagian Tubuh yang Bisa Menjadi Sarang Kuman Jika Jarang Dibersihkan

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 26 November 2020
Bagian Tubuh yang Bisa Menjadi Sarang Kuman Jika Jarang Dibersihkan

Bagian tubuh ini terkadang malas dibersihkan. (Foto: Pexels/Buenosia Carol)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JANGAN mungkir di antara kamu pasti masih ada yang suka mandi secara cepat. Walaupun sudah terkena air dan sabun hingga terlihat bersih, namun kamu harus berhati-hati, apakah kamu sudah membersihkan secara seksama setiap bagian dari tubuhmu?

Terkadang saat kamu mandi, masih ada bagian tubuh yang hanya kamu bersihkan secukupnya saja. Hal tersebut bisa menjadikan bagian tubuhmu sebagai sarang bakteri karena banyak sel kulit mati dan kotoran lainnya yang menumpuk. Apa saja bagian tubuh tersebut? Mari kita simak agar kamu bisa membersihkannya dengan benar.

Baca Juga:

Mandi Sebelum Tidur Bikin Lebih Rileks


1. Sela-sela jari kaki

kaki
kaki sering diabaikan padahal penting membersihkannya. (Foto: Pixabay/andreas160578)

Bagian tubuh yang sering diabaikan untuk dibersihkan ialah sela jari kaki. Padahal hampir setiap hari kita menggunakan alas kaki dalam waktu yang lama, hal itu menyebabkan kotoran menumpuk dengan cepat. Tidak hanya itu, bertelanjang kaki pun juga bisa membuat bakteri bersarang. Melansir laman Health Beat, jika kamu jarang membersihkan sela jari kaki, maka akan menyebabkan eksim, kutu air hingga kudis.

2. Punggung

punggung
Poro-pori tersumbat dapat menyebabkan jerawat di punggung. (Foto: Unsplash/Marcel Strauß)


Punggung merupakan bagian terbesar di tubuh yang sering terkena keringat ketika kita berpakaian. Jerawat di punggung yang sering muncul pun disebabkan karena pori-pori dan kelenjar di punggung kamu tersumbat, hal tersebut juga dipacu dengan kurangnya membersihkan area punggung secara benar.

3. Bagian belakang telinga

telinga
Bagian belakang telingan jangan sampai terlewatkan. (Foto: Pexels/Joshua Oliver)


Melansir laman Healthy Hearing, menggunakan cotton bud dapat menusuk gendang telinga secara sengaja. Menurut Dr. Kirschner, bagian yang sering terlewatkan untuk dibersihkan ialah bagian belakang telinga. Menurutnya, bagian tersebut agak tersembunyi dan dapat membuat bakteri menumpuk. Ia pun menambahkan di belakang telinga terdapat kelenjar sebaceous yang mengeluarkan sebum untuk menjaga kelembapan kulit.

Baca Juga:

Malas Olahraga? Mandi Air Panas Saja

4. Gigi

gigi
Gosoklah gigi dengan teliti. (Foto: Pexels/rawpixelcom)


Meskipun kamu selalu menggosok gigi setiap hari, namun masih banyak orang yang tidak membersihkan giginya dengan teliti. Hal itu bisa dibantu dengan cara kamu menyikat gigi secara tepat. Dilansir laman Bustle, kamu harus letakkan sikat gigi pada sudut 45 derajat dari arah gusi. Kamu juga harus menyikat permukaan luar dan dalam menggunakan gerakan secara perlahan.

5. Lidah

lidah
jangan lupa bersihkan lidah agar nafas tidak bau. (Foto: Pexels/cottonbro)


Menurut Dr. John D. Kling, D.D.S. yang dikutip laman Healthline, tidak membersihkan lidah dengan baik akan membuat nafas kamu menjadi bau. Bakteri pun juga akan terakumulasi secara besar di area lidah antara indera perasa serta struktur lidah lainnya.

6. Jarang mengganti handuk

handuk
Cucilah hnaduk setelah dua tiga kalai pakai. (Foto: Pexels/Dana Tentis)


Jika tubuhmu sudah bersih dan tetap memakai handuk yang kotor, hal itu akan menyebabkan bakteri yang kotor berpindah ke tubuhmu. Dilansir laman Business Insider, Philip Tierno, seorang ahli mikrobiologi, mengatakan bahwa kamu harus mencuci handuk setelah dua sampai tiga kali digunakan. (scp)

Baca Juga:

Mandi Ternyata Bisa Menstimulasi Otak Anak

#Kesehatan #Telinga #Telinga Bersih #Gigi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan