Kesehatan

Mandi Sebelum Tidur Bikin Lebih Rileks

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 17 November 2020
Mandi Sebelum Tidur Bikin Lebih Rileks

Mandi malam sebelum tidur dapat membantu badan lebih rileks. (Foto: Pixabai/955169)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETELAH seharian beraktivitas yang diinginkan adalah beristirahat dengan nyaman. Sebagian besar orang menganggap bahwa mandi di malam hari akan membuat tubuh semakin lelah dan sulit tidur. Menurut laman TreeHunger, mandi sebelum tidur dapat membantu kamu tidur lebih nyenyak. Terutama jika suhu airnya air hangat dan waktu mandi yang tepat.

Selain itu, di pagi hari kamu juga bisa bangun lebih dini dan segar. Mandi di malam hari sangat bermanfaat bagi orang yang mengalami insomnia.

Baca Juga:

Mandi Pagi Yuk! Banyak Manfaatnya, loh!


1. Tidur lebih nyenyak

tidur
Salah satu kuncinya adalah air dengan suu yang tepat. (Foto: Pexels/Pixabay)


Mandi di malam hari memiliki banyak manfaat terutama mandi dengan waktu dan suhu yang tepat, maka tubuh akan jauh lebih mudah tertidur. Menurut Dr. Dianne Augelli dari Center for Sleep Medicine di New York menyebutkan bahwa suhu tubuh adalah komponen kunci dalam mengatur ritme sirkadian yang dapat mengatur kapan tubuh merasa lelah atau terjaga.


2. Kulit bersih

mandi
Membantu merawat kulit menjadi bersih. (Foto: Pixabay/ivanovgood)


Mandi sebelum tidur bisa mendapatkan kulit yang lebih bersih, terutama jika kamu telah melakukan aktifitas seharian yang menghasilkan banyak keringat. Menurut National Sleep Foundation, membersihkan badan sebelum tidur dapat mengangkat sel-sel kulit mati, mencegah timbulnya jerawat, dan mengangkat kotoran dan polutan yang terkumpul akibat aktivitas sehari-hari.

3. Aliran darah

mandi
Suhur air yang tepat membantu melancarkan aliran darah. (Foto: Pexels/Pixabay)


Mandi sebelum tidur adalah salah satu kebiasaan terbaik. Dilansir dari LifeHealth, mandi di malam hari dapat membantu aliran darah yang tepat ke dalam tubuh. Karena suhu tubuh dapat meningkat terutama jika mandi dengan air hangat, sehingga aliran darah akan jauh lebih lancar.

Baca Juga:

Setop Kebiasaan yang Merugikan Kesehatan di Kamar Mandi!

4. Segarkan pikiran dan tubuh

mandi
Membantu menurunkan ketegangan. (Foto: Pexels/Andrea Piacquadio)


Manfaat lainnya yaitu mandi di malam hari dapat menyegarkan pikiran dan tubuh. Sehingga dapat membantu menurunkan ketegangan dari pikiran dan tubuh yang bisa menyegarkan suasana hati. Dengan begitu, pada akhirnya dapat membantu untuk tidur lebih nyenyak.


5. Singkirkan bau badan

mandi
Mandi adalah cara paling ampuh untuk mengatasi bau badan (foto: Pixabay/Olichel)


Mandi sebelum tidur dapat membuat badan bersih sehingga tempat tidur kamu pun juga tetap terjaga dari kotoran. Tidur dengan tubuh dan kasur yang bersih akan mengurangi timbulnya bau badan dan mengurangi risiko munculnya jerawat. (shf)

Baca Juga:

Mandi Ternyata Bisa Menstimulasi Otak Anak

#Kesehatan #Mandi Bersih #Kesehatan Kulit
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan