Bagian Kesepakatan Damai Dengan Iran, AS Bakal Jadi Tuan Rumah Pertemuan Israel dan Lebanon

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
Bagian Kesepakatan Damai Dengan Iran, AS Bakal Jadi Tuan Rumah Pertemuan Israel dan Lebanon

Foto menunjukkan kebakaran yang disebabkan oleh serangan udara Israel di Beirut, Lebanon, Rabu (8/4/2026). ANTARA/Xinhua/Bilal Jawich/aa.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Israel telah melakukan berbagai serangan mematikan ke wilayah Lebanon sejak 2 Maret. Paling tidak serangan ini telah menewaskan 1.888 orang dan melukai 6.092 lainnya.

Iran mendesak Amerika Serikat memasukan perdamaian Lebanon sebagai bagian dari perundingan dan gencatan senjata.

Amerika Serikat (AS) mengungkapkan, akan menjadi tuan rumah pembicaraan langsung antara Israel dan Lebanon pekan depan sebagai bagian dari negosiasi gencatan senjata yang sedang berlangsung.

"Kami dapat mengonfirmasi bahwa Departemen akan menjadi tuan rumah pertemuan pekan depan untuk membahas negosiasi gencatan senjata yang sedang berlangsung dengan Israel dan Lebanon," kata pejabat tersebut, Kamis (/9/4) dikutip Anadolu.

Baca juga:

Berunding Dengan Iran, Trump Minta Isarel Kurangi Serangan ke Iran

Menurut laporan media, delegasi AS akan dipimpin oleh Duta Besar untuk Lebanon Michel Issa, dengan Israel diwakili oleh Duta Besarnya untuk Washington , Yechiel Leiter, dan Lebanon oleh Duta Besar Nada Hamadeh-Moawad.

Presiden Lebanon Joseph Aoun mengatakan bahwa gagasan gencatan senjata dengan Israel, diikuti oleh negosiasi langsung, mulai mendapatkan momentum positif di tingkat internasional.

Militer Israel meningkatkan serangan udara di seluruh wilayah Lebanon sejak Rabu (8/4), yang menewaskan sedikitnya 303 orang dan melukai 1.150 lainnya, meskipun telah diumumkan gencatan senjata selama dua pekan antara AS dan Iran.

Sementara mediator dari Pakistan dan pihak Teheran menyatakan bahwa gencatan senjata tersebut mencakup Lebanon, Washington, namun Tel Aviv membantah hal tersebut.

Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif pada Kamis malam menyebut Israel sebagai "kutukan bagi kemanusiaan" karena genosida yang mereka lakukan terus berlanjut.

"Israel adalah penjahat dan merupakan kutukan bagi kemanusiaan. Ketika perundingan perdamaian berlangsung di Islamabad, genosida masih berlanjut di Lebanon," kata Asif melalui platform X.

Rakyat sipil tak berdosa terus dibunuh oleh Israel di Gaza, kemudian Iran, dan kini Lebanon, kata dia. "Pertumpahan darah tak kunjung berhenti," ucap Menhan Pakistan itu.

#Iran #Perdamaian #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Indonesia
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina menyambut baik resolusi PBB tersebut, mengapresiasi sikap semua negara yang mendukungnya
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Dunia
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Pemerintah AS terpaksa menyetujui visa Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Menlu Abbas Araghchi untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-81 di New York
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Indonesia
Tim Ahli dari Amerika Serikat dan Hong Kong Akan Bantu Operasi Pencarian Korban KM Virgo Transport 8
Operasi salvage dilakukan untuk menangani kapal yang mengalami kecelakaan, terutama ketika kapal tenggelam, terbalik, kandas, atau mengalami kerusakan berat
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Tim Ahli  dari Amerika Serikat dan Hong Kong Akan Bantu Operasi Pencarian Korban KM Virgo Transport 8
Dunia
Terlambat 132 Tahun, Majalah Edisi 1894 Akhirnya Dikembalikan ke Perpustakaan AS
Jika denda tetap diberlakukan, peminjam seharusnya membayar sekitar USD 12.055 atau sekitar Rp 200 juta.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
 Terlambat 132 Tahun, Majalah Edisi 1894 Akhirnya Dikembalikan ke Perpustakaan AS
Bagikan